Di New York, Warga yang Sudah Vaksin Covid-19 Dapat Hadiah Selinting Ganja

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 22 April 2021 | 13:22 WIB
Di New York, Warga yang Sudah Vaksin Covid-19 Dapat Hadiah Selinting Ganja
[Sadzak Photography/shutterstock]

Suara.com - Warga New York, Amerika Serikat, yang telah divaksinasi Covid-19 mendapat hadiah unik berupa lintingan ganja.

Menyadur France24, Kamis (22/4/2021), ini adalah perayaan atas pengesahan aturan ganja yang baru di New York.

Panitia membagikan doobies atau ganja gratis di Manhattan kepada siapa pun yang membawa bukti bahwa ia sudah menerima setidaknya satu suntikan vaksin.

"Ini pertama kalinya kami bisa duduk-duduk dan secara resmi menyerahkan joints (ganja lintingan)," kata Michael O'Malley, salah satu penyelenggara giveaway 'Joints for Jabs' di Union Square.

"Kami mendukung upaya federal untuk menggelar vaksinasi. Dan kami juga berusaha membuat mereka melegalkan ganja secara federal," katanya kepada AFP.

Penyelenggara memilih 20 April untuk menandai 20/4, hari perayaan tahunan di antara penggemar ganja. Aktivis ganja juga membagikan ganja gratis di Washington DC.

Ilustrasi ganja (stock image)
Ilustrasi ganja (stock image)

Beberapa orang tampak membentuk antrean yang teratur ketika lintingan ganja dkdistribusikan pada pukul 11:00. Seorang wanita memegang papan bertuliskan "pro-vaxx, pro-weed." tampak di antara mereka.

Warga yang ingin mendapat ganja gratis harus menunggu paling lama 10 menit di bawah sinar matahari musim semi. Mereka menunjukkan kartu vaksinasi di kertas atau melalui telepon dan memberikan alamat email.

Hanya ada sedikit verifikasi yang diperlukan untuk mencegah seseorang mengantri dua kali. "Kami tidak terlalu berhati-hati," O'Malley mengakui.

baca juga
Seorang pria merokok ganja dan menunjukkan kartu vaksinasi saat aktivis ganja membagikan ganja lintingan gratis pada warga New York. (Angela Weiss/AFP)
Seorang pria merokok ganja dan menunjukkan kartu vaksinasi saat aktivis ganja membagikan ganja lintingan gratis pada warga New York. (Angela Weiss/AFP)

Sarah Overholt, 38, pergi dengan dua lining ganja di sakunya setelah menunjukkan kartu vaksinasi miliknya dan ibunya yang berusia 70 tahun.

Untuk Overholt, mariyuana dan vaksin sama-sama penting. "Saya merokok setiap hari dan saya menjadi orang yang lebih baik jika saya merokok (ganja), percayalah," katanya sambil tersenyum.

Pada 31 Maret, Gubernur New York Andrew Cuomo menandatangani undang-undang yang mengizinkan orang dewasa berusia 21 tahun ke atas untuk membeli ganja dan menanam tanaman untuk konsumsi pribadi di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangguhkan di AS, Vaksin Johnson & Johnson Bakal Dipakai Yunani

Ditangguhkan di AS, Vaksin Johnson & Johnson Bakal Dipakai Yunani

Health | Kamis, 22 April 2021 | 09:58 WIB

Soal Kontroversi Vaksin Nusantara, IDI Minta Tidak Perlu Dipolitisasi

Soal Kontroversi Vaksin Nusantara, IDI Minta Tidak Perlu Dipolitisasi

Hits | Kamis, 22 April 2021 | 07:36 WIB

Ada Efek Mirip Stroke, Penggunaan Vaksin Sinovac di Thailand Dilanjutkan

Ada Efek Mirip Stroke, Penggunaan Vaksin Sinovac di Thailand Dilanjutkan

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 04:15 WIB

Terkini

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

×