Profil Anwar Abbas, Wakil Ketua MUI yang Menanggapi Kasus Jozeph Paul Zhang

Rifan Aditya

Jum'at, 23 April 2021 | 11:28 WIB
Profil Anwar Abbas, Wakil Ketua MUI yang Menanggapi Kasus Jozeph Paul Zhang
Profil Anwar Abbas, Wakil Ketua MUI yang Menanggapi Kasus Jozeph Paul Zhang - Anwar Abbas. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Sosok Wakil Ketua MUI Anwar Abbas tengah menjadi sorotan setelah ikut menanggapi kasus Jozeph Paul Zhang. Untuk mengenal lebih dekat, simak profil Anwar Abbas yang telah dirangkum Suara.com di bawah ini.

Nama Anwar Abbas malang melintang selama puluhan tahun di dunia keilmuan umat muslim. Anwar kini menjabat sebagai Wakil Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia). Jauh sebelum itu, Anwar juga menjadi akademisi dan aktif di kepengurusan pusat Muhammadiyah. Berikut profil Anwar Abbas.

Biodata Anwar Abbas

Anwar Abbas lahir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat 15 Februari 1955 silam. Kiprahnya sebagai akademisi dimulai jauh sebelum dia menjabat sebagai wakil ketua umum MUI.

Riwayat Pendidikan Anwar Abbas

Anwar Abbas merupakan lulusan Magister Agama dengan konsentrasi Ekonomi Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta serta Magister Manajemen STIE-IPWI Jakarta.

Dia kemudian mendapatkan gelar doktor syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Perjalanan Karier Anwar Abbas

Anwar Abbas memulai karier sebagai dosen Program Studi Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1983. Dia juga pernah menjabat Wakil Rektor di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.

baca juga

Kiprah di organisasi Islam sekaligus akademisi membuat Anwar Abbas masuk dalam rekomendasi 200 mubalig Indonesia pada Ramadhan 2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020. Anwar Abbas sekaligus menjadi Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia periode 2015-2020.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. (Suara.com/Stephanus Aranditio).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Kritikan Anwar Abbas

Nama Anwar Abbas menjadi perbincangan setelah mempertanyakan kinerja Polri dalam menangani sejumlah kasus kerumunan massa yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19. Sebut saja penanganan berbeda terhadap kerumunan yang dibuat Habib Rizieq dan Presiden Joko Widodo. Dia dengan tegas meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjatuhkan hukuman yang seadil-adilnya tanpa tebang pilih siapa pelakunya.

Kendati begitu, Anwar Abbas selaku tokoh MUI tetap mendukung keputusan pemerintah yang dinilai memberi dampak baik. Sebagai contoh MUI mendukung keputusan larangan mudik pada 2021 seperti tahun sebelumnya. Anwar Abbas menyadari keputusan itu diambil untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.

Sebelumnya pada 2019 nama Anwar Abbas sempat mencuat setelah memberi komentar terhadap dipanggilnya Bachtiar Nasir yang juga tokoh Muhammadiyah oleh aparat penegak hukum.

Saat itu, Bachtiar Nasir tersandung kasus pencucian uang dari dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Saat itu Bachtiar Nasir dituduh menyelewengkan dana umat. Saat itu, Bachtiar Nasir juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Mengomentari Kasus Jozeph Paul Zhang

Anwar Abbas berpendapat bahwa Jozeph Paul Zhang berani menghina Nabi Muhammad dan Islam sebab merasa tidak akan ditindak, lantaran Kapolri beragama Kristen. Hal ini dikatakan Waketum MUI itu dalam acara "Apa Kabar Indonesia" bertajuk "Buronan Polisi: Jozeph Bisa Dideportasi?".

"Orang yang namanya Paul Zhang ini, ribut kita semua itu, negara lain pun ribut dibuatnya karena terjadi pelanggaran-pelanggaran yang sangat fundamental dan mendasar," kata Anwar Abbas.

Ia menambahkan, "Karena yang namanya agama itu sesuatu yang kita anggap suci, yang namanya Nabi itu bagi pemeluk agama adalah orang-orang yang sangat dihormati. Jadi, kalau seandainya agama dan Nabi dihina, dicela, dicerca, ya tentu saja kemarahan akan memuncak dan akibatnya, stabilitas dalam negeri akan menjadi terganggu".

Anwar Abbas menilai Jozeph Paul Zhang terkesan tak kenal takut dan malah menantang sebab yakin dirinya tidak akan diapa-apakan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Saya melihat Bapak Kapolri yang sangat sensitif sekali soal hal ini. Kalau dalam video yang saya baca dan dengar itu, Paul Zhang ini yakin dia tidak akan diapa-apakan karena Kapolrinya Kristen," ujar Anwar Abbas.

Meski demikian, Anwar Abbas meyakini bahwa Listyo Sigit Prabowo akan bersikap tegas atas pelanggaran yang dilakukan oleh Jozeph Paul Zhang.

Demikian penjelasan profil Anwar Abbas, Wakil Ketua MUI yang ikut menanggapi kasus Jozeph Paul Zhang.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menghina Lagi, Jozeph Paul Zhang: Islam Bangsa yang Biadab

Menghina Lagi, Jozeph Paul Zhang: Islam Bangsa yang Biadab

Bali | Jum'at, 23 April 2021 | 07:25 WIB

Kominfo Blokir Youtube dan Facebook Jozeph Paul Zhang Si Penghina Nabi

Kominfo Blokir Youtube dan Facebook Jozeph Paul Zhang Si Penghina Nabi

Sumbar | Jum'at, 23 April 2021 | 11:15 WIB

Ngabalin Sebut Anwar Abbas Tidak Bisa Sembunyikan Kebencian pada Kapolri

Ngabalin Sebut Anwar Abbas Tidak Bisa Sembunyikan Kebencian pada Kapolri

Bekaci | Jum'at, 23 April 2021 | 06:50 WIB

Terkini

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

×