- Mitsubishi Motors meluncurkan New Xforce HEV yang dibekali mesin 4A92 berkapasitas 1.600cc bersiklus Atkinson dan transmisi dua percepatan transaxle.
- Kendaraan hibrida ini dilengkapi fitur EV Mode yang dapat beroperasi hingga kecepatan 121 kilometer per jam untuk pengalaman berkendara senyap.
- Fitur Charge Mode memungkinkan pengisian daya baterai kendaraan secara otomatis saat digunakan tanpa memerlukan stasiun pengisian eksternal.
Suara.com - Popularitas mobil hibrida terus meningkat karena kemampuannya memadukan efisiensi mesin bensin dengan respons tenaga motor listrik. Mitsubishi New Xforce HEV hadir membawa pendekatan teknologi berbeda melalui sistem elektrifikasi terintegrasi yang mencakup mesin bensin khusus serta motor listrik dan transmisi dua percepatan.
Sistem ini dirancang untuk bekerja secara cerdas dalam menentukan sumber tenaga paling ideal berdasarkan kondisi jalan. Penggunaan komponen yang saling terhubung menjadikan New Xforce HEV sebagai kendaraan yang lebih modern dengan usungan teknologi HEV generasi terbaru dari Mitsubishi Motors. Pengemudi juga dimanjakan dengan fitur EV Mode serta Charge Mode yang memaksimalkan penggunaan daya listrik dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
![Mitsubishi Xforce HEV hadir dengan penyempurnaan pada suspensi dan mesin yang lebih powerful. [Suara.com/Liberty Jemadu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/20/67838-mitsubishi-xforce-hev.jpg)
Keunggulan utama teknologi ini terletak pada mesin bensin berkode 4A92 berkapasitas 1.600cc DOHC MIVEC yang menggunakan siklus Atkinson. Berbeda dengan siklus Otto konvensional, siklus Atkinson memungkinkan katup intake terbuka lebih lama selama langkah kompresi sehingga konsumsi bahan bakar lebih rendah namun tetap menghasilkan tenaga optimal. Konsep ini secara efektif mengurangi kerugian pemompaan yang sering terjadi pada mesin biasa.
Selain mesin, New Xforce HEV dilengkapi transmisi dua percepatan transaxle yang unik. Keberadaan dua rasio ini memberikan fleksibilitas untuk mengatur penggerak antara motor listrik atau mesin bensin sesuai kecepatan kendaraan. Sistem dapat melakukan pemutusan otomatis dari motor listrik saat melaju di kecepatan tinggi dan beralih ke mesin bensin tanpa jeda untuk menjaga efisiensi di semua rentang kecepatan.
![PT MMKSI optimistis penjualan Mitsubishi New XForce akan capai target di GIIAS 2026. [Suara.com/Liberty Jemadu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/04/61319-mitsubishi-xforce.jpg)
Karakter menarik lainnya adalah kemampuan EV Mode yang tetap bisa dioperasikan pada kecepatan tinggi hingga mencapai 121 kilometer per jam selama sistem memungkinkan. Hal ini memberikan pengalaman berkendara yang sangat senyap dan responsif berkat torsi instan dari motor listrik.
Terakhir ada fitur Charge Mode yang membedakan kendaraan ini dari model sejenis. Fitur ini berfungsi mengisi daya baterai saat mobil sedang digunakan sehingga cadangan listrik tetap terjaga tanpa memerlukan pengisian daya dari luar atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum. Dengan kombinasi teknologi tersebut, New Xforce HEV menawarkan sensasi berkendara yang bertenaga sekaligus sangat efisien bagi pengguna di Indonesia.