Disebut jadi Bekal Memerintah, PKS Ungkit Masa Lalu PDIP jadi Oposisi

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 27 April 2021 | 13:55 WIB
Disebut jadi Bekal Memerintah, PKS Ungkit Masa Lalu PDIP jadi Oposisi
Mardani Ali Sera berbicara saat PKS mengunjungi kantor DPP PDI Perjuangan. (istimewa)

Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan PDI Perjuangan mengapresiasi langkah PKS yang memilih menjadi oposisi di dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo. Apresiasi itu disampaikan dalam pertemuan kedua partai di DPP PDI Perjuangan.

Mardani menuturkan PDI Perjuangan yang sudah lebih dulu menjadi oposisi selama periode Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan PKS bahwa menjadi oposisi merupakaj hal bagus.

"PDIP mengingatkan menjadi oposisi itu bagus. Pengalaman 10 tahun PDIP menjadi oposisi menjadi bekal memerintah sekarang. PDIP apresiasi sikap PKS menjadi oposisi," kata Mardani kepada wartawan, Selasa (27/4/2021).

Sementara itu terkait bahasan pertemuan PKS dan PDIP, Mardani mengatakan kedua partai membahas isu-isu terkini. Mulai dari pandemi Covid-19 hingga peningkatan kualitas demokrasi.

"Bahas penanganan Covid-19, penguatan ekonomi nasional hingga peningkatan kualitas Pemilu dan demokrasi," ujar Mardani.

PKS Kunjungi PDIP

PKS melakukan kunjungan politik lanjutan, kali ini rombongan yang dipimpin Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta Pusat.

Kedatangan Aboe beserta jajaran PKS itu disambut langsung Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Dalam keterangannya, Hasto mengatakan Aboe merupakan rekan yang sudah lama dikenalnya saat di DPR.

Hasto menambahkan, kendati posisi PKS dan PDI Perjuangam berbeda, di mana PKS di luar pemerintahan, tetapi bukan berarti tidak ada ruang dialog untuk kedua partai. Karena alasan itu pula, kedua belah pihak melakukan pertemuan pada hari ini.

"Walau berbeda posisi di pemerintahan, bukan berarti tak ada ruang untuk dialog," kata Hasto dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Sementara itu Aboe Bakar mengaku pihaknya senang dapat melakukak silaturahmi polituk ke PDI Perjuangan.

"Kita datang ke sini seperti sedang berasa di rumah sendiri. Terasa penuh dengan berkah," kata Aboe.

Aboe menambahkan kedatangan PKS ke kantor DPP PDI Perjuangan sekaligus untuk belajar tentang bagaimana mengurus negara.

"Bagi-bagi ilmunya lah," kata Aboe.

Diketahui, mendampingi Aboe dalam kunjungan PKS ialah Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Ketua DPP Mardani Ali Sera, Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati, dan Wakil Sekretaris Jenderal Hubungan Antar Lembaga Moh Rozaq Asyhari. 

Sedangkan dari PDI Perjuanhan yang mendampingi Hasto, antara lain Wakil Bendahara Rudianto Tjen, Wakil Sekjen yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto, Ketua DPP PDIP mulai dari Ahmad Basarah, Djarot Saiful Hidayat, Wiryanti Sukamdani, Hamka Haq, I Made Urip, Sukur Nababan.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamu PKS di DPP, PDIP: Walau Beda Posisi bukan Berarti Tak Ada Dialog

Jamu PKS di DPP, PDIP: Walau Beda Posisi bukan Berarti Tak Ada Dialog

News | Selasa, 27 April 2021 | 13:07 WIB

PDIP Curiga Anies Alihkan Isu Korupsi dengan Jalur Sepeda Permanen

PDIP Curiga Anies Alihkan Isu Korupsi dengan Jalur Sepeda Permanen

News | Minggu, 25 April 2021 | 13:45 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Rawan, PDIP Singgung Anies Sibuk jadi Food Vlogger

Jalur Sepeda Jakarta Rawan, PDIP Singgung Anies Sibuk jadi Food Vlogger

News | Minggu, 25 April 2021 | 13:08 WIB

Isu Koalisi Demokrat-PKS, Publik Minta Dua Tokoh Sowan Habib Rizieq

Isu Koalisi Demokrat-PKS, Publik Minta Dua Tokoh Sowan Habib Rizieq

Batam | Jum'at, 23 April 2021 | 19:06 WIB

Terkini

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB

Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim

Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:44 WIB

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:42 WIB

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:12 WIB