alexametrics

Cegah Penularan Corona, Wagub DKI Minta Masyarakat Kurangi Belanja di Pasar

Dwi Bowo Raharjo
Cegah Penularan Corona, Wagub DKI Minta Masyarakat Kurangi Belanja di Pasar
Wagub DKI Jakarta meninjau mal Kota Kasablanka, Sabtu (13/6/2020). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Pemprov DKI akan meminta aparat untuk meningkatkan pengawasan di pasar.

Suara.com - Masyarakat Jakarta diminta untuk mengurangi belanja di pasar menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan virus corona.

"Kami minta masyarakat untuk bisa mengendalikan, mengerem belanja-belanja ke pasar," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Hal ini dikatakan Riza menyusul ramainya warga yang menyambangi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjelang hari raya idul fitri.

Nantinya Pemprov DKI akan meminta aparat untuk meningkatkan pengawasan.

Baca Juga: Sudah Diteken Anies, Wagub DKI: SIKM Bisa Diurus Lewat Aplikasi

"Tentu kami minta aparat meningkatkan pengawasan," ujar dia.

Kekinian suasana Pasar Tanah Abang kembali ramai menjelang lebaran terlihat dari pembeli yang berdatangan ke area perbelanjaan tersebut.

"Sudah ramai meskipun tidak seramai Lebaran 2019," kata Saipul, pedagang busana muslim yang ditemui di tengah kesibukannya menata barang dagangan.

Saipul mengaku dagangannya yang biasanya hanya laku puluhan kini bisa mencapai dua lusin (24 buah) baju.

Berdasarkan pantauan mayoritas pembeli mencari barang-barang seperti busana muslim dan parcel.

Baca Juga: Blessmiyanda Mau Polisikan Korban Pelecehan, Wagub DKI: Silakan

Saipul memperkirakan puncak keramaian di Pasar Tanah Abang akan terjadi pada awal Mei 2021, setelah pegawai menerima gaji dan tunjangan hari raya (THR).

"Biasanya ramai saat akhir pekan dan libur, mulai ramainya pasar dari jam 10.00 hingga jam 14.00 WIB," ujarnya. (Antara)

Komentar