alexametrics

Viral Jemaah Salat Pakai Masker di Masjid Bekasi Malah Diusir Takmir

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Viral Jemaah Salat Pakai Masker di Masjid Bekasi Malah Diusir Takmir
Jemaah pakai masker di masjid diusir takmir (Twitter)

Jemaah yang salat mengenakan masker itu malah dimarahi dan diusir oleh takmir masjid

Suara.com - Beredar video seorang jemaah salat menggunakan masker di dalam masjid justru diusir oleh takmir masjid.

Dari informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di Masjid Al Amanah, kawasan perumahan Harapan Indah Bekasi, Jawa Barat.

Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @gratias_15.

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut tampak seorang jemaah pria yang baru saja menyelesaikan salat mengenakan masker itu didatangi oleh beberapa takmir masjid.

Baca Juga: Polisi Tegur Pengurus Masjid di Bekasi yang Usir Warga Salat Pakai Masker

Mereka memarahi jemaah yang salat di dalam masjid mengenakan masker.

"Jangan pakai masker, ada perbedaan masjid dengan pasar," kata salah seorang takmir seperti dikutip Suara.com, Minggu (2/5/2021).

Pria yang mengenakan jubah berwarna kuning dengan peci itu mengutip Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 96 yang artinya "Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia ialah (Baitullah) yang di Mekah yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam".

Jemaah pakai masker di masjid diusir takmir (Twitter)
Jemaah pakai masker di masjid diusir takmir (Twitter)

Sang jemaah tetap bersikeras bahwa mengenakan masker di dalam masjid merupakan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun, alasan si jemaah terus dibantah oleh takmir masjid. Mereka menyebut masjid memiliki aturan tersendiri yang berbeda dengan pemerintah.

Baca Juga: Viral Video Jemaah Mau Ikut Salat Malah Diusir karena Ngotot Pakai Masker

"Pemerintah punya aturan, ulama juga punya aturan. Ulama lebih tinggi dari pemerintah, rumah Allah ada aturannya," tutur salah seorang takmir.

Salah seorang takmir bahkan tampak membentak si jemaah. Ia menunjuk-nunjuk wajah si jemaah dan menantangnya membawa perseteruan itu ke kepolisian.

"Memang ada dalilnya (tidak boleh pakai masker). Bapak enggak usah sesumbar, kita ke polsek saja," tutur salah seorang takmir.

Jemaah pakai masker di masjid yang diusir oleh takmir itu langsung viral di media sosial.

Banyak warganet geram dengan aksi para takmir yang mengusir jemaah, padahal jemaah itu tertib menerapkan protokol kesehatan.

"Teruslah bertengkar bahkan di dalam masjid. Walisanga menangis melihat ini padahal sudah capek-capek Majapahit dibikin runtuh," ujar @ad**********an

"Lihat video ini, tiga orang yang masah sudah jelas: pintar enggak, adabnya baik juga enggak. Jadi mereka sembayang selama ini sebatas kardio saja apa gimana," ungkap @ek******s_.

"Padahal di Masjidil Haram Makkah pada pakai masker salatnya, suka heran dengan kaum yang seperti di video suka menang sendiri," tutur @ba****du.

"Dimana-mana pada patuhi protokol kesehatan ini malah melanggar, sudah salah ngotot, ngomong kasar, minta dipanggilin polsek pula. Haloo hey tindak lanjut kek," ucap @ni******aa.

Menurut informasi yang dihimpun, perseteruan jemaah dengan takmir tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan ditengahi oleh kepolisian.

Tim Suara.com masih mencoba menghubungi pihak terkait guna mengonfirmasi video viral tersebut.

Polisi Tegur Pengurus Masjid di Bekasi yang Usir Warga Salat Pakai Masker

Pihak kepolisian membenarkan peristiwa pengurus masjid yang mengusir warga saat salat menggunakan masker di Masjid di Harapan Indah, Kota Bekasi. Rekaman video peristiwa tersebut viral di media sosial usai dibagikan Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi.

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat membenarkan peristiwa pengurus masjid usir warga yang salat pakai masker. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Masjid Al Amanah, Kelurahan Medan Satria,  Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Selasa (27/4/2021).

 Menurut Kompol Agus Rahmat, dirinya sudah sering menegur pengurus masjid setempat. Selain itu memberikan masker dan disinfektan.

"Waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak," katanya kepada SuaraBekaci.id, Minggu (2/5/2021).

Saat ini, kata dia, kedua belah pihak sudah berdamai dengan membuat surat pernyataan.

Komentar