alexametrics

Pusat Perbelanjaan Harus Diawasi Ketat, Rentan Penyebaran Covid-19

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Pusat Perbelanjaan Harus Diawasi Ketat, Rentan Penyebaran Covid-19
Warga memadati Pasar Tanah Abang untuk berbelanja di Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat adanya peningkatan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan.

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat adanya peningkatan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan dalam satu pekan terakhir atau seminggu jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah memaparkan pada tanggal 20-17 April 2021, mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan naik di 29 provinsi.

"Harus menjadi alert kita adalah 29 dari 34 provinsi mengalami kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan dalam 7 hari terakhir, lebih dari 80 persen provinsi di Indonesia dengan rata-rata kenaikan mobilitas sebesar 14,82 persen, dengan rentang paling kecil 2 persen, namun ada kenaikan paling tinggi hingga 50,57 persen," kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Minggu (2/5/2021).

Satgas memprediksi angka ini akan terus meningkat menuju hari lebaran, pemerintah daerah diminta meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Bikin Kerumunan di Mal, Wali Kota Khawatir Makassar Seperti India

"Dan diperkirakan dalam 10 hari ke depan mobilitas ke pusat perbelanjaan akan semakin meningkat, sehingga peneggakan disiplin akan sangat diperlukan," ucapnya.

Dewi menambahkan, berdasarkan pengamatan Satgas Covid-19 banyak pasar yang sudah buka tapi belum maksimal dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Terutama dalam rangka penggunaan masker, karena kebanyakan pengunjung yang hadir, jika tidak diimbangi dengan penggunaan masker yang benar akan sangat rentan sekali terhadap terjadinya penularan," tutur Dewi.

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.677.274 orang Indonesia, kini masih terdapat 100.760 kasus aktif, 1.530.718 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 45.796 jiwa meninggal dunia.

Baca Juga: Kondisi Sulsel Mengkhawatirkan, Warga Mulai Padati Pusat Perbelanjaan

Komentar