Rocky Gerung: KPK Itu Tidak Tewas karena Covid-19, Melainkan Stupid

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 05 Mei 2021 | 13:30 WIB
Rocky Gerung: KPK Itu Tidak Tewas karena Covid-19, Melainkan Stupid
Rocky Gerung. (Suara.com/Ali Achmad)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari kabar Novel Baswedan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dan ancaman dipecat dari KPK. Dia menganggap kabar itu sebagai duka cita.

Pasalnya menurut Rocky Gerung, Novel Baswedan merupakan sosok yang erat kaitannya dengan KPK dan beberapa kali terlibat aksi pemberantasan para pelaku korupsi. Dengan demikian, dia menyebut KPK tidak tewas karena Covid-19, melainkan stupid.

Pernyataan itu disampaikan Rocky Gerung melalui video berjudul "INNALILAHI WAINAILAIHI ROJIUN. KPK SUDAH MATI, MARI KITA LUPAKAN", yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya, Rabu (5/5/2021).

Pemaparan Rocky Gerung dipantik oleh Hersubeno Arief yang menyeret dua pemberitaan yakni soal pertimbangan MK menolak permohonan uji formil UU KPK oleh Agus Rahardjo cs dan isu Novel Baswedan serta puluhan pegawain lain dipecat KPK.

"Duka cita itu. Tapi kita tahu bahwa KPK tewas bukan karena Covid-19, melainkan karena stupid," terang Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com.

Rocky Gerung soal KPK dan Novel Baswedan (YouTube).
Rocky Gerung soal KPK dan Novel Baswedan (YouTube).

Rocky Gerung menegaskan, KPK tanpa Novel Baswedan bak pagi hari tanpa matahari. Sebab menurutnya orang-orang akan selalu ingat siapa Novel Baswedan.

"Lagi-lagi berbagai macam alasan yang hendak diperlihatkan, saya akan pimpin di depan kata Jokowi. Sekarang KPK tanpa novel seperti pagi tanpa matahari. Gelap. Karena orang ingat, KPK siapa, ya Novel Baswedan yang selalu siap di depan," katanya.

Rocky Gerung menambahkan, nama Novel Baswedan seringkali dibisik-bisikkan orang karena telah melakukan berbagai macam pengintaian. Tak pelak, dia menyebut Novel Baswedan merupakan prestasi dan monumen KPK.

Oleh sebab itu, apabila Novel Baswedan hendak disingkirkan, maka menurutnya sama saja KPK hendak meruntuhkan monumennya sendiri.

baca juga

Rocky Gerung lebih lanjut menyinggung peranan Novel Baswedan. Dia mengungkit aksi penyiraman air keras ke mata Novel Baswedan sampai membuat matanya terluka.

"Bahkan dia harus merelakan matanya hilang supaya negeri ini tidak buta terhadap korupsi. Sekarang KPK membutakan matanya sendiri. Jadi siapa lagi yang bisa memandang secara tajam tempat persembunyian para koruptor ini?" terangnya.

Rocky Gerung melanjutkan, kendati mata Novel Baswedan tidak dapat melihat dengan sempurna, tetapi akal dan nalurinya mampu mengetahui persembunyian para koruptor.

"Sekarang orang yang sangat peka dan punya pengetahuan rata-rata tentang korupsi itu disingkirkan. Inilah monumen dari kedunguan seperti yang saya sebutkan tadi. Jadi dia, KPK itu membunuh dirinya sendiri dengan kedunguan atau dibunuh dengan kedunguan. Kedunguan siapa? Ya kedunguan kekuasaan," katanya.

Rocky Gerung kemudian menyinggung bahwa tes wawasan kebangsaan yang dituding menjegal langkah Novel Baswedan. Menurut dia, tes tersebut tak ubahanya seperti kamuflase kekuasaan yang dibuat bak sesuai prosedur saja.

Dengan begitu, Rocky Gerung mengaku tidak habis pikir kenapa orang seperti Novel Baswedan yang telah lama berada di KPK masih perlu untuk diuji.

"Selalu ada semacam persembunyian dari kekuasaan yang seolah-olah hendak diselundupkan supaya tak terlihat dengan mengatakan bahwa 'ya itu kan melalui prosedur.' Prosedur apaan? Novel Baswedan berkali-kali udah ada di situ, apa lagi yang mesti dipertanyakan dengan Novel? Apa dia kurang setia pada NKRI? Apa dia kurang mampu mengintai, mengintip, dan membekuk koruptor? Jadi nggak jelas ini," tegas Rocky Gerung.

"Hanya mungkin tidak bisa menjawab satu pertanyaan itu, kan. Atau Novel mungkin dengan fasih menjawab dengan kejujuran. Jadi kalau dia jawab dengan jujur, maka dia disingkirkan. Padahal pertanyaannya, pertanyaan yang tidak jujur kan," sambung Rocky Gerung menandasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Ikut Aturan, KPK Bisa Langgar UU jika Tak Gelar TWK ke Pegawai

Cuma Ikut Aturan, KPK Bisa Langgar UU jika Tak Gelar TWK ke Pegawai

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 11:14 WIB

Soal Tes Wawasan Kebangsaan, Anggota DPR: KPK Hanya Jalankan Amanat UU

Soal Tes Wawasan Kebangsaan, Anggota DPR: KPK Hanya Jalankan Amanat UU

Bekaci | Rabu, 05 Mei 2021 | 10:48 WIB

Usman Hamid: Tes Wawasan Kebangsaan Jangan Dijadikan Dalih Pecat Novel Dkk

Usman Hamid: Tes Wawasan Kebangsaan Jangan Dijadikan Dalih Pecat Novel Dkk

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 10:37 WIB

Terkini

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

×