Cap Teroris untuk Separatis Kerap Jadi Jalan Pintas Selesaikan Konflik

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Mei 2021 | 18:00 WIB
Cap Teroris untuk Separatis Kerap Jadi Jalan Pintas Selesaikan Konflik
Ketua Badan Pengurus Centra Initiative, Al Araf. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ketua Badan Pengurus Centra Initiative, Al Araf mengatakan, pembingkaian konflik separatis menjadi sebuah ancaman terorisme menjadi tren yang digunakan oleh sejumlah negara sejak adanya peristiwa serangan teror di World Trade Center (WTC) New York pada 11 September 2001.

Menurutnya, cara tersebut dilakukan sejumlah negara untuk menghindari penyelesaian akar konflik etno-nasionalisme.

Al Araf pun menilai pelabelan terorisme menjadi pilihan beberapa negara karena dianggap lebih mudah. Karena dengan menetapkan sebagai teroris, dapat memudahkan pemerintah melakukan tindakan di bawah legislasi yang tersedia. 

"Membingkai kelompok separatisme sebagai kelompok teroris itu memungkinkan ruang negara mendapatkan legitimasi atas tindakan-tindakannya, khususnya tindakan-tindakan yang sifatnya lebih eksesif," kata Al Araf dalam diskusi "Menanti Perdamaian di Papua: Urgensi Penghentian Kekerasan" secara daring, Kamis (6/5/2021). 

Indonesia pun akhirnya memilih jalan pintas itu untuk menyelesaikan konflik dengan Tentara Pembebasan Negara Papua Barat (TPNPB). Masih menurut Al Araf, apa yang dilakukan pemerintah tersebut keliru dan tidak tepat. 

Sebab, Pemerintah Indonesia sebenarnya bisa menyelesaikan permasalahan di Bumi Cenderawasih dengan jalan lain.

"Pemerintah mengambil jalan lain untuk menyelesaikan konflik melalui jalan dialog sebagaimana disampaikan oleh banyak kelompok masyarakat dan mengambil jalan-jalan yang jauh lebih berperikemanusiaan," ujarnya. 

Karena itu, Al Araf berkesimpulan, penyematan label teroris tidak akan menyelesaikan masalah. Dalam arti lain, ia meminta kepada pemerintah sebaiknya segera mencabut keputusannya tersebut.

"Labeling terorisme tidak menjawab persoalan di Papua tetapi memperkeruh dan sesungguhnya ini disetop, dievaluasi, dan cabut itu."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Keras OPM Usai Dicap Teroris: Akal Sehat Pemerintah Sudah Hilang

Reaksi Keras OPM Usai Dicap Teroris: Akal Sehat Pemerintah Sudah Hilang

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 15:17 WIB

Tak Gentar Hadapi Densus, OPM: Kami yang Punya Alam di Sini Siap Lawan!

Tak Gentar Hadapi Densus, OPM: Kami yang Punya Alam di Sini Siap Lawan!

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 13:48 WIB

Tuding Aparat Kerap Aniaya Orang Papua, Jubir OPM: Indonesia Negara Teroris

Tuding Aparat Kerap Aniaya Orang Papua, Jubir OPM: Indonesia Negara Teroris

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 13:08 WIB

Terkini

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×