Soal Usulan Vaksin Gratis Buat Pemudik, Ini Klarifikasi Menhub

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 11 Mei 2021 | 19:26 WIB
Soal Usulan Vaksin Gratis Buat Pemudik, Ini Klarifikasi Menhub
Menhub Budi Karya Sumadi. [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengklarifikasi pernyataannya soal warga yang melakukan perjalanan darat pada masa peniadaan akan diberikan vaksin gratis.

Pernyataan itu diungkapkannya saat konferensi pers yang dilakukan secara virtual usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, yang diberikan secara gratis bukan vaksin, melainkan tes Covid-19 secara gratis.

"Jadi pernyataan yang benar adalah Menhub mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat," ujar Budi dalam klarifikasinya kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Usulan tersebut, lanjut Budi, dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya lonjakan pada arus balik yang diprediksi mencapai puncak pada H+2 dan H+7 Idulfitri 1442 H/2021.

Adapun, terdapat dua hal yang Menhub usulkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik. 

Pertama yaitu, mengimbau  masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan. 

"Kedua, kami usulkan dilakukan testing yang intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni," imbuh dia.

"Kami mengusulkan kepada menko perekonomian dan menkes untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat," katanya.

Sebelumnya, menhub mengusulkan adanya pemberian Vaksin Covid-19 gratis kepada para pemudik yang gunakan transportasi darat saat arus balik di masa larangan mudik.

baca juga

Menhub menjelaskan, pemberian ini dalam rangka tracing Covid-19 para pemudik yang nekat mudik selama larangan mudik 6-17 Mei.

"Kami usulkan dilakukan tracing yang itensif di beberapa tempat yang konsentrasinya besar katakanlah di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta, bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni dilakukan tracing secara intensif, sehingga kami usulkan nanti Pak menko dan Pak menkes memberikan vaksin gratis untuk mereka yang melakukan perjalanan darat," ujar Menhub dalam konferensi pers seusai Rapat Terbatas di Istana Negara, Senin (10/5/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Dilarang Tapi Menhub Usul Ada Vaksinasi Gratis saat Arus Balik

Mudik Dilarang Tapi Menhub Usul Ada Vaksinasi Gratis saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 14:42 WIB

Menhub Klaim Penyekatan Berlapis Efektif Turunkan Arus Mudik Lebaran

Menhub Klaim Penyekatan Berlapis Efektif Turunkan Arus Mudik Lebaran

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 23:10 WIB

Surati Menhub, Wagub Banten Stop Bus dan Kereta Api ke Banten

Surati Menhub, Wagub Banten Stop Bus dan Kereta Api ke Banten

Banten | Rabu, 05 Mei 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×