Jokowi Minta Kepala Daerah Waspada Kenaikan Keterisian Hotel

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 18 Mei 2021 | 23:42 WIB
Jokowi Minta Kepala Daerah Waspada Kenaikan Keterisian Hotel
Presiden Jokowi / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah agar waspada dengan adanya kenaikan keterisian hotel selama libur lebaran. Setidaknya ada empat provinsi yang mengalami peningkatan keterisian kamar hotel cukup tajam selama lebaran.

"Hati-hati juga masalah keterisian hotel, keterpakaian hotel. Ini kita sekali lagi menginjak gas dan remnya harus pas," kata Jokowi dalam pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia tahun 2021 yang disiarkan melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5/2021).

Empat provinsi yang mengalami peningkatan keterisian kamar hotel, yakni Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Banten dan Lampung. Sehingga ia meminta kepala daerah untuk waspada potensi peningkatan kasus Covid-19 mengingat naiknya jumlah tamu-tamu hotel.

"Kepri ada kenaikan keterisian hotel, keterpakaian hotel dari 10 lompat jadi 80. Itu baik untuk ekonomi, tapi hati-hati untuk Covidnya, hati-hati. DKI Jakarta juga naik dari 36 melompat ke 53 juga hati-hati. Banten dari 26 ke 43 hati-hati. Lampung dari 30 ke 45 hati-hati," ujar dia.

Karena itu, Jokowi meminta sisi kesehatan dan sisi ekonomi harus dikendalikan. Sehingga tidak terjadi ledakan kasus positif dikarenakan banyak mobilitas masyarakat yang menginap hotel-hotel tersebut.

"Sisi ekonominya baik, sisi Covidnya harus dikendalikan betul, hati-hati protokol kesehatan. Kalau dua-duanya bisa dikelola dengan baik dan dikendalikan dengan manajemen yang ketat, yakni akan baik-baik saja mengenai keterisian kamar-kamar hotel. Tapi kalau tidak bisa mengendalikan, hati-hati," tutur Jokowi.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut pentingnya indikator pengendalian pandemi covid yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia, yakni WHO. Jokowi pun menyoroti testing dan tracing yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah.

"Urusan yang berkaitan dengan testing, semakin banyak semakin baik. Berkaitan dengan tracing ini hati-hati. Jadi kalau ada 1 orang yang positif dan itu harus dilacak betul dia kontak dengan orang lain lebih dari 15 menit dan jarak minimalnya kurang lebih 1 meter, berapa orang itu yang harus segera dicek betul, disolasi, dikarantina," katanya.

"Ini kelemahan kita ada di sini di nomor 2, di tracing. Baru ke perawatan, ditreatment. Saya kira saudara-saudara tahu mengenai ini," sambungnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tegur 3 Kepala Daerah, Keterisian Bed Rumah Sakit di Atas 50 Persen

Jokowi Tegur 3 Kepala Daerah, Keterisian Bed Rumah Sakit di Atas 50 Persen

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 22:03 WIB

Pengunjung Objek Wisata Naik Hingga 100 Persen, Jokowi: Hati-hati

Pengunjung Objek Wisata Naik Hingga 100 Persen, Jokowi: Hati-hati

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 19:33 WIB

Polda DIY Klaim Wisatawan Terapkan Prokes dengan Baik Selama Libur Lebaran

Polda DIY Klaim Wisatawan Terapkan Prokes dengan Baik Selama Libur Lebaran

Jogja | Selasa, 18 Mei 2021 | 18:30 WIB

Terkini

KDMP Kini Jadi Saluran Pupuk Bersubsidi Petani

KDMP Kini Jadi Saluran Pupuk Bersubsidi Petani

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Saham Big Bank BUMN Mulai Melawan MSCI

Saham Big Bank BUMN Mulai Melawan MSCI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Berawal dari Bullying, Kuasa Hukum Beberkan Penyebab Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Berawal dari Bullying, Kuasa Hukum Beberkan Penyebab Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Danantara Masih Janji Terus Keluarkan Laporan Keuangan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Urutan Skincare Wardah Renew You Pagi dan Malam untuk Merawat Tanda Penuaan Kulit

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Pertamina NRE, Kodaeral III, dan Lumitech Daya Nusantara Studi Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:00 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

×