Waspada! Satgas Covid-19 Ingatkan Munculnya Klaster Keluarga Usai Lebaran

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 26 Mei 2021 | 10:05 WIB
Waspada! Satgas Covid-19 Ingatkan Munculnya Klaster Keluarga Usai Lebaran
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tingkat terkecil untuk memantau lingkungannya agar tak terjadi klaster keluarga pasca lebaran.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan sedikitnya sudah ada 10 klaster kegiatan Ramadan dan Idul Fitri yang terdeteksi di Pulau Jawa hingga 23 Mei 2021 dengan jumlah total warga positif Covid-19 sebanyak 369 orang.

"Dengan ditemukannya beberapa klaster ini, masyarakat diminta berhati-hati. Karena potensi klaster keluarga bisa muncul akibat importasi kasus dari luar wilayah kediaman," kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (26/5/2021).

Klaster tarawih itu ada di Desa Tanggeran, Banyumas sebanyak 7 positif; desa Karangcegak, Banyumas (33 positif); Desa Pekaja, Banyumas (45 positif); Dusun Yudomulyo, Banyuwangi (62 positif, 6 meninggal); Tlogomas, Malang (21 positif); dan RSS Sidokerjo, Pati (56 positif).

Lalu, klaster halal bihalal pasca lebaran terdeteksi ada 51 orang positif Covid-19 di RT 3 Cilangkap dan 30 orang di RT 6 Cilangkap, Jakarta Timur, angka ini masih bisa bertambah seiring perkembangan tracing.

Kemudian klaster pemudik, di Pati ada 39 orang positif, serta klaster pelaku perjalanan di Griya Melati Bogor ada 25 warga positif Covid-19.

"Masyarakat diharapkan terus mempertahankan kehati-hatian dengan protokol kesehatan yang ketat," tegasnya.

Wiku meminta pemerintah daerah bersama satgas covid-19 setempat untuk segera melakukan penguatan 3T; testing, tracing, dan treatment terhadap warganya dalam beberapa pekan ke depan pasca lebaran.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

baca juga

Satgas Covid-19 di lingkungan terkecil bisa menerapkan micro lockdown dengan menutup satu kawasan kecil di tingkat RT/RW jika terdapat minimal lima orang positif Covid-19.

Dengan mikro lockdown akan mempermudah tenaga kesehatan melakukan tracing massal terhadap satu lingkungan yang termasuk kontak erat dengan suspek covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Raya Waisak, Satgas Minta Umat Buddha Patuhi Protokol Kesehatan

Hari Raya Waisak, Satgas Minta Umat Buddha Patuhi Protokol Kesehatan

News | Rabu, 26 Mei 2021 | 09:32 WIB

Penanganan Pandemi di Indonesia Masih Jauh dari Kata Maksimal

Penanganan Pandemi di Indonesia Masih Jauh dari Kata Maksimal

DPR | Rabu, 26 Mei 2021 | 09:08 WIB

Lampung tak Ada Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Lampung tak Ada Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Lampung | Rabu, 26 Mei 2021 | 09:07 WIB

Gokil! Istri Negatif Covid-19, Baim Wong Beri Hadiah Mobil Mewah

Gokil! Istri Negatif Covid-19, Baim Wong Beri Hadiah Mobil Mewah

Batam | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:40 WIB

Hits: Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing, Tes Antibodi Usai Vaksinasi

Hits: Penyebab Bayi Lahir dengan Bibir Sumbing, Tes Antibodi Usai Vaksinasi

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:26 WIB

CDC Selidiki Efek Samping Peradangan Jantung Vaksin Covid-19 mRNA

CDC Selidiki Efek Samping Peradangan Jantung Vaksin Covid-19 mRNA

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:50 WIB

8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Sudah Tiba Kembali di Indonesia

8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Sudah Tiba Kembali di Indonesia

Kaltim | Rabu, 26 Mei 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:04 WIB

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

×