Terjadi Ledakan di Kompleks Pabrik Drone Iran, Sembilan Pekerja Terluka

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 26 Mei 2021 | 14:25 WIB
Terjadi Ledakan di Kompleks Pabrik Drone Iran, Sembilan Pekerja Terluka
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya sembilan orang terluka dalam ledakan di kompleks pabrik yang juga sebagai tempat pembuatan pesawat tak berawak untuk pasukan Iran dan pro-Iran.

Menyadur Jerusalem Post, Rabu (26/5/2021) Perusahaan Industri Manufaktur Pesawat Iran (HESA) berlokasi di Shahin Shahr.

Pabrik tersebut mengalami ledakan pada Minggu dini hari dan melukai sedikitnya sembilan pekerja, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Ada dugaan ledakan awalnya terjadi di sebuah pabrik yang membuat bahan-bahan kimia yang mudah meledak, yang juga berlokasi di kota Shahin Shahr di Provinsi Isfahan Iran

Sepahan Nargostar memproduksi berbagai jenis kembang api dan bubuk mesiu, serta nitrat, natrium, kalium, strontium, kalsium, tembaga, dan barium, kata laporan itu.

Ledakan itu terjadi Minggu, sekitar pukul 3.36 pagi waktu setempat, IRNA (Kantor Berita Republik Islam), kantor berita resmi yang dikendalikan pemerintah, melaporkan.

Tidak ada konfirmasi independen tentang penyebab ledakan pabrik tersebut hingga saat ini. Pemerintah Iran juga belum memberikan informasi tentang penyebab insiden itu.

Ledakan itu terjadi setelah penembakan pesawat tak berawak oleh Israel di dekat perbatasan Yordania pekan lalu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan itu adalah pesawat tak berawak Iran yang dikirim dari Irak atau Suriah..

baca juga

Lokasi pabrik sekitar 95 km dari kompleks nuklir Natanz, tempat ledakan yang dilaporkan merusak ribuan sentrifugal bulan lalu.

Berita ledakan itu datang hanya beberapa hari setelah para pejabat Iran melaporkan perkembangan besar dalam negosiasi untuk memperbarui kesepakatan nuklir Iran.

Kamis lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan semua pihak dalam pembicaraan telah setuju untuk mencabut "semua sanksi utama" terhadap minyak Iran, petrokimia, pengiriman, asuransi dan bank sentral.

"Kami telah mengambil langkah utama dan membahas detailnya," katanya seperti diwartakan media semi-resmi Iran Fars News Agency.

"Kesepakatan utama telah tercapai ... Ada masalah yang sedang kita diskusikan untuk mencapai kesepakatan akhir." jelas Rouhani.

Tahun lalu, serangkaian ledakan dan kebakaran menghantam lokasi industri di seluruh Iran, termasuk sejumlah pabrik petrokimia.

Pejabat Iran menyebut sebagian besar kasus sebagai insiden atau kecelakaan, meskipun beberapa laporan mengklaim bahwa ada beberapa di antaranya karena sabotase.

Sejumlah ledakan tahun lalu dilaporkan terjadi di dekat fasilitas nuklir, termasuk kompleks nuklir Natanz dan pabrik tidak jauh dari gudang tempat arsip nuklir Iran ditemukan oleh Israel.

Dalam satu insiden di dekat Teheran, pejabat Iran mengatakan ledakan terjadi karena tangki bensin di Parchin. Laporan selanjutnya menunjukkan bahwa ledakan itu sebenarnya terjadi di fasilitas rudal balistik di Khojir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Buka Suara tentang Kecanggihan Roket Hamas: Sidik Jari Iran di Mana-mana

Israel Buka Suara tentang Kecanggihan Roket Hamas: Sidik Jari Iran di Mana-mana

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 19:08 WIB

Cuit Gencatan Senjata, Khamenei Sebut Israel Dipaksa Menerima Kekalahan

Cuit Gencatan Senjata, Khamenei Sebut Israel Dipaksa Menerima Kekalahan

News | Senin, 24 Mei 2021 | 08:22 WIB

Petasan Tewaskan Kakak Adik: Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Petasan Tewaskan Kakak Adik: Polisi Masih Kumpulkan Bukti

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:53 WIB

Terkini

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:35 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

×