Tak Hanya Serang Gedung, Israel Juga Hancurkan Peternakan Ikan Warga

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 27 Mei 2021 | 10:56 WIB
Tak Hanya Serang Gedung, Israel Juga Hancurkan Peternakan Ikan Warga
Peternakan ikan di Palestina juga diserang Israel pada serangan awal bulan.[Anadolu Agency]

Suara.com - Serangan udara Israel juga menghancurkan satu satunya peternakan ikan di Kota Beit Lahiya di Jalur Gaza milik salah satu orang warga.

Menyadur Anadolu Agency, Kamis (27/5/2021) peternakan ikan milik Iyad Al-Attar di kota Beit Lahiya di Jalur Gaza utara hancur total dalam serangan udara Israel.

"Ini adalah bencana yang menghancurkan," keluh warga Palestina berusia 46 tahun itu. Ia mengungkapkan bahwa peternakan itu satu-satunya sumber pendapatannya.

Al-Attar mengungkapkan peternakan dan daerah sekitarnya menjadi sasaran penembakan Israel tanpa pandang bulu dan sengit.

Akibat serangan itu, Al-Attar kehilangan materi sekitar 35.000 dolar atau sekitar Rp 500 juta, termasuk hilangnya 5.000 kilogram ikan nila.

Ikan-ikan itu tersebar di mana-mana dan Al-Attar dengan putus asa berusaha menyelamatkan beberapa ikan yang masih hidup dengan memindahkannya ke baskom bersih lainnya.

Sementara itu, salah satu putra Al-Attar membersihkan kolam dan membuang ikan yang mati dan puing-puing dari dalam tangki air.

Al-Attar mengatakan dia tidak memiliki usaha lain untuk menghidupi keluarganya yang memiliki 10 anak, dua di antaranya sudah menikah.

Dia mengatakan salah satu putrinya bernama Deeb, yang berjuang karena masalah reproduksi, berharap dapat menggunakan pendapatan dari kolam ikan itu pada akhir Mei untuk menutupi perawatan medisnya.

baca juga

"Kami terkejut dengan kehancuran peternakan kami dan ikan kami tanpa alasan," kata Al-Attar. "Kami menunggu musim ikan tahun ini untuk membayar hutang kami dan merawat salah satu putra saya sehingga dia dapat memiliki anak. Harapan kita semua hancur sekarang. "

Setidaknya 253 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita tewas, dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam 11 hari serangan besar-besaran Israel di Jalur Gaza, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Tiga belas orang Israel juga tewas dalam tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza. Pertempuran, yang paling sengit dalam beberapa tahun, terhenti pada hari Jumat di bawah gencatan senjata yang ditengahi Mesir.

Serangan Israel di daerah kantong itu juga menghancurkan total setidaknya 2.000 bangunan sementara 15.000 bangunan menjadi tidak dapat digunakan, menurut Kementerian Tenaga Kerja dan Perumahan Palestina yang berbasis di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Cantik-Pelakor Siap Hancurkan Rumah Tangga Tentara Israel, Warganet: Jihad Tapi....

Wanita Cantik-Pelakor Siap Hancurkan Rumah Tangga Tentara Israel, Warganet: Jihad Tapi....

Sumut | Kamis, 27 Mei 2021 | 10:06 WIB

Heboh Pelakor Indonesia Siap Hancurkan Rumah Tangga Tentara Israel

Heboh Pelakor Indonesia Siap Hancurkan Rumah Tangga Tentara Israel

Riau | Kamis, 27 Mei 2021 | 09:21 WIB

UAS Galang Donasi untuk Rakyat Palestina, Segini Uang yang Didapat

UAS Galang Donasi untuk Rakyat Palestina, Segini Uang yang Didapat

Jabar | Kamis, 27 Mei 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

×