SMRC: 71 Persen Warga Indonesia Sebut Israel Bersalah terkait Konflik di Palestina

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 31 Mei 2021 | 16:39 WIB
SMRC: 71 Persen Warga Indonesia Sebut Israel Bersalah terkait Konflik di Palestina
Ilustrasi---Seorang perempuan Palestina berjalan di antara puing-puing bangunan di Rafah, Jalur Gaza pada 15 Mei 2021. Gaza telah dibom Israel selama beberapa hari terakhir. [AFP/Said Khatib]

Suara.com - Saiful Mujani Research Center (SMRC) melakukan survei terkait sikap publik nasional terhadap konflik Israel dan Palestina. Survei yang bersifat nasional ini dilakukan pada 18-21 Mei 2021 dan 25-28 Mei 2021 dengan menggunakan telepon. Pengambilan sampel dilakukan kepada 1.201 responden yang ditarik secara random atau acak dengan margin error sekitar +/-2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam temuan survei SMRC, 88 persen masyarakat Indonesia secara umum mengetahui adanya konflik antara Israel dan Palestina. Dari jumlah tersebut, 71 persen masyarakat Indonesia menyatakan bahwa Israel adalah pihak yang bersalah dalam konflik yang melibatkan dua negara tersebut.

"Masyarakat 71 persen mengatakan bahwa yang bersalah dalam konflik ini adalah pihak Israel. Yang mengatakan Palestina sebagai pihak bersalah cuma 3 persen yang menilai pihak palestina yang bersalah. Ada 5 persen yang menilai keduanya bersalah. Yang tidak menjawab 21 persen," ujar Ade dalam jumpa pers.

Responden juga ditanyakan apakah konflik Israel dan Palestina adalah konflik antara orang Yahudi dan umat Islam.

Hasilnya 65 persen masyarakat Indonesia setuju jika pemicu konflik antara Israel dan Palestina adalah pertentangan antara orang Yahudi dan orang Islam. Sedangkan 14 persen menjawab tidak setuju dan yang tidak menjawab atau tidak tahu 22 persen.

"Konfliknya bukan lagi persoalan antara Israel melawan Palestina, tetapi antara orang Yahudi yang diwakili Israel dan Palestina yang mewakili Islam. Jadi pertentangannya berbasis agama, bukan pertentangan konflik hubungan antar negara atau antar wilayah. Mayoritas mengatakan ini konflik antara Yahudi dan Islam," ucap Ade.

Responden kembali ditanyakan terkait opsi pertama, Negara Palestina dan Israel harus diakui dan hidup berdampingan. Opsi kedua, Israel tidak boleh diakui karena berdiri di atas tanah Palestina.

Kata Ade sebanyak 35 persen masyarakat Indonesia menyatakan setuju dengan opsi 1. Kemudian 41 persen memilih opsi 2.

 "35 persen yang setuju dengan opsi bahwa negara Palestina dan negara Israel diakui adanya dan hidup berdampingan dan ada 41 persen yang setuju dan opsi bahwa negara Israel tidak boleh diakui adanya karena berdiri di atas Palestina. Yang tidak punya sikap 24 persen. Angkanya tidak terlalu jauh antara opsi 1 dan 2, tetapi yang lebih tinggi opsi 2. Namun ini bukan mayoritas, karena angkanya masih dibawah 50 persen," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Dugaan Ustaz Adi Hidayat Gelapkan Dana Palestina, Ini Tanggapan MUI

Soal Dugaan Ustaz Adi Hidayat Gelapkan Dana Palestina, Ini Tanggapan MUI

Bogor | Senin, 31 Mei 2021 | 16:11 WIB

Ustadz Adi Hidayat Blak-blakan soal Laporkan Tuduhan Gelapkan Donasi Palestina

Ustadz Adi Hidayat Blak-blakan soal Laporkan Tuduhan Gelapkan Donasi Palestina

Bekaci | Senin, 31 Mei 2021 | 15:11 WIB

Soal Gencatan Senjata Israel-Palestina, Pemerintah RI Puji Peran Presiden AS Joe Biden

Soal Gencatan Senjata Israel-Palestina, Pemerintah RI Puji Peran Presiden AS Joe Biden

News | Senin, 31 Mei 2021 | 14:08 WIB

Viral Video Anak-anak Sekolah Kompak Kibarkan Bendera Palestina, Tuai Perdebatan Publik

Viral Video Anak-anak Sekolah Kompak Kibarkan Bendera Palestina, Tuai Perdebatan Publik

News | Senin, 31 Mei 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB