Jadi Model Sampul Vogue, Malala: Kerundung Bukan Tanda Saya Tertindas

Reza Gunadha, BBC

Kamis, 03 Juni 2021 | 13:45 WIB
Jadi Model Sampul Vogue, Malala: Kerundung Bukan Tanda Saya Tertindas
[Vogue/hand out BBC]

Suara.com - Malala Yousafzai, perempuan yang pernah menjadi korban kekerasan rezim Taliban, tampil sebagai model sampul majalah fesyen kenamaan Vogue.

Dalam majalah itu, Malala menegaskan kerundung yang dipakainya bukanlah simbolisasi penindasan.

Dia mengatakan, masa studinya di universitas "akhirnya" memberikan waktu untuk dirinya sendiri. Termasuk untuk menikmati hal-hal seperti makan sajian Mcdonald's dan bermain poker.

Pemenang Hadiah Nobel itu memberikan wawancara mendalam kepada majalah Vogue edisi Inggris. Ia juga tampil di sampul edisi Juli majalah itu.

Malala, 23, lulus dari Universitas Oxford tahun lalu.

"Saya sangat semangat untuk melakukan apa pun, pergi ke Mcdonald's atau bermain poker dengan teman-teman saya," katanya.

"Saya menikmati setiap momen karena saya belum pernah mengalami banyak hal sebelumnya. Saya belum pernah benar-benar bersama orang-orang seusia saya."

Malala ditembak pada bagian kepala oleh militan Taliban ketika dia berusia 14 tahun karena mengkampanyekan pendidikan bagi anak-anak perempuan di negara asalnya, Pakistan.

Dia mengatakan sebelumnya "tidak pernah bersama orang-orang seumuran saya karena waktu itu saya menjalani pemulihan akibat insiden itu, kemudian berkeliling dunia, menerbitkan buku, membuat film dokumenter, dan begitu banyak hal yang terjadi".

baca juga

"Saat di universitas, saya akhirnya punya waktu untuk diri sendiri."

'Kerudung bukan menandakan saya tertindas'

Malala, yang difoto untuk majalah Vogue edisi Inggris dengan mengenakan kerudung merah, mengatakan bahwa pakaian itu bukan tanda bahwa dia "tertindas".

Dia mengatakan kerudung itu mewakili indentitasnya sebagai orang Muslim Sunni beretnis Pashtun.

"Dan perempuan Muslim atau perempuan Pashtun atau perempuan Pakistan, ketika kami mengikuti pakaian tradisional kami, kami dianggap tertindas, atau tidak memiliki suara, atau hidup di bawah patriarki," tambah Malala.

"Saya ingin mengatakan kepada semua orang bahwa Anda bisa bersuara dalam budaya Anda, dan memiliki kesetaraan di budaya Anda."

Dia juga mengkritisi aktivisme di media sosial, yang katanya "perlu berubah".

"Saat ini, kita mengaitkan aktivisme dengan cuitan. Itu perlu berubah, karena Twitter sama sekali dunia yang berbeda."

'Greta menghubungi saya untuk nasihat'

Malala mengungkapkan persahabatan dekatnya dengan para aktivis muda lainnya. Dia mengatakan bahwa Greta Thunberg mengiriminya pesan teks untuk meminta nasihat.

"Saya memahami kekuatan yang dipegang seorang anak perempuan di dalam hatinya ketika dia memiliki sebuah visi dan misi," katanya.

Pada tahun 2014, Malala menjadi pemenang termuda Hadiah Novel Perdamaian untuk upayanya mengkampanyekan agar anak perempuan memiliki hak universal atas pendidikan.

Malala mengakui bahwa dia "tidak menulis apa pun tentang Hadiah Nobel itu" dalam esai pendaftaran masuk ke Oxford. "Saya merasa sedikit malu."

Saat belajar untuk meraih gelar dalam bidang filsafat, politik dan ekonomi, Yousafzai mengatakan bahwa dia sering begadang untuk menulis tugas esainya "setiap pekan".

"Saya terkadang sangat kesal dengan diri saya sendiri, dan berpikir, 'Mengapa saya duduk di sini pada jam 2 pagi, menulis esai ini? Mengapa saya tidak tidak menyelesaikan bahan bacaan saya?'"

'Saya hanya ingin menjadi seorang pelajar'

Malala mengatakan bahwa ketenaran sempat memengaruhi pengalaman sekolahnya di Birmingham, tempat dia melanjutkan pendidikannya setelah meninggalkan Pakistan.

"Orang-orang menanyakan saya hal-hal seperti, 'Bagaimana rasanya saat kamu bertemu dengan Emma Watson, atau Angelina Jolie, atau Obama?'" katanya.

"Dan saya tidak tahu harus berkata apa. Rasanya jadi canggung, karena saya ingin meninggalkan Malala yang itu di luar gedung sekolah, dan hanya ingin menjadi seorang siswi dan seorang teman."

Saat ini, Malala tinggal bersama orang tuanya di Birmingham, tempat keluarganya bermukim setelah kejadian percobaan pembunuhan itu.

Malala mengatakan dia tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya, dan bertanya pada dirinya sendiri: "Di mana sebaiknya saya tinggal selanjutnya? Haruskah saya terus tinggal di Inggris, atau haruskah saya pindah ke Pakistan, atau negara lain?"

Aktivis itu bahkan mengungkapkan bagaimana ayahnya terkadang menerima email dari calon pelamar laki-laki di Pakistan.

"Anak laki-laki itu mengatakan bahwa dia memiliki lahan seluas beberapa hektar dan banyak rumah dan ingin menikah dengan saya," katanya.

Tulisan lengkap dari wawancara Malala Yousafzai akan tampil pada majalah Vogue edisi Inggris bulan Juli yang akan terbit pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Xueli Abbing, Saat Bayi Dibuang Orang Tua, Kini Jadi Model Ternama

5 Fakta Xueli Abbing, Saat Bayi Dibuang Orang Tua, Kini Jadi Model Ternama

Entertainment | Kamis, 06 Mei 2021 | 09:39 WIB

6 Potret Transformasi Billie Eilish, Penampilan Terbarunya Bikin Geger

6 Potret Transformasi Billie Eilish, Penampilan Terbarunya Bikin Geger

Entertainment | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:11 WIB

Kisah Perempuan Albinisme yang Dibuang Saat Bayi, Kini Jadi Model Vogue

Kisah Perempuan Albinisme yang Dibuang Saat Bayi, Kini Jadi Model Vogue

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 10:23 WIB

Foto Kamala Harris Tuai Kontroversi, Majalah Vogue Banjir Kritikan

Foto Kamala Harris Tuai Kontroversi, Majalah Vogue Banjir Kritikan

Lifestyle | Senin, 11 Januari 2021 | 13:28 WIB

Tampil Feminin Pakai Dress, Harry Styles Dikritik Pendukung Donald Trump

Tampil Feminin Pakai Dress, Harry Styles Dikritik Pendukung Donald Trump

Lifestyle | Selasa, 17 November 2020 | 11:53 WIB

Baru Berusia 2 Tahun, Stormi Webster Sudah Jadi Model Sampul Majalah Vogue

Baru Berusia 2 Tahun, Stormi Webster Sudah Jadi Model Sampul Majalah Vogue

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2020 | 13:16 WIB

Bukan Vogue Challenge, Warganet Ini Malah Menang Tantangan Majalah Trubus

Bukan Vogue Challenge, Warganet Ini Malah Menang Tantangan Majalah Trubus

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2020 | 14:35 WIB

Terkini

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

×