Seskab Teddy Jawab Tudingan Lamban: Perintah Prabowo Turun di Hari Pertama Banjir Sumatra

Bangun Santoso

Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:30 WIB
Seskab Teddy Jawab Tudingan Lamban: Perintah Prabowo Turun di Hari Pertama Banjir Sumatra
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)
baca 10 detik
  • Sekretaris Kabinet menjelaskan Presiden instruksikan mobilisasi nasional sejak hari pertama bencana di Sumatra.
  • Kepala BNPB segera diinstruksikan pindah dari Lumajang ke lokasi bencana pada puncak kejadian November 2025.
  • Mobilisasi besar melibatkan 80 unit udara pada 27 November untuk logistik krusial di Padang, Medan, dan Aceh.

Suara.com - Di tengah sorotan dan asumsi publik yang menilai pemerintah lambat dalam menangani bencana dahsyat di Sumatra, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tampil memberikan penjelasan tegas.

Ia membeberkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menginstruksikan mobilisasi seluruh kekuatan nasional sejak hari pertama setelah banjir dan longsor menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Teddy menegaskan bahwa negara tidak diam dan telah bergerak cepat bahkan ketika tidak semua aksi terekam oleh kamera media.

Ia memaparkan kronologi respons cepat pemerintah. Saat bencana mencapai puncaknya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto yang tengah berada di Lumajang untuk menangani dampak erupsi Semeru, langsung diperintahkan bertolak ke Sumatra.

"Sejak tanggal 24 (November), 25 (November), 26 November, itu hujan di tiga lokasi. Kemudian puncaknya itu di 25 November dan 26 November. Pak Kepala BNPB langsung ke Sumatera Utara. Saat itu beliau posisinya di Lumajang. Kenapa? Karena kita masih ada bencana juga. Saudara-saudara kita di Lumajang, (terdampak) erupsi Semeru," kata Teddy dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatra di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (19/12/2025).

Teddy memastikan bahwa seluruh personel dari berbagai lini, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga BNPB, sudah diterjunkan dan berada di lokasi bencana pada hari pertama kejadian.

Menurutnya, Presiden Prabowo juga turun tangan secara langsung dengan menghubungi para kepala daerah terdampak, antara lain Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, hingga Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu untuk memastikan koordinasi berjalan.

Pada hari yang sama, instruksi kunci diberikan kepada Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno untuk mengerahkan segala sumber daya tanpa terkecuali.

"Bapak Presiden menginstruksikan Bapak Menko PMK agar mengkoordinasi segala kekuatan untuk sebesar-besarnya, mobilisasi semua yang kita punya. Langsung ke sana," kata Teddy.

baca juga

Mobilisasi besar-besaran pun dilakukan. Pada 27 November 2025, seluruh helikopter dan pesawat yang berada di Sumatera dan Jawa langsung digerakkan ke titik-titik sentral seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh.

Armada udara ini bertugas mengangkut logistik krusial seperti genset milik PLN dan bantuan lainnya, sebuah operasi senyap yang menurut Teddy luput dari sorotan.

Seskab menegaskan bahwa skala pengerahan kekuatan udara sangat masif sejak awal. Setidaknya 80 helikopter, pesawat Hercules, serta armada milik TNI, Polri, Basarnas, hingga maskapai swasta seperti Susi Air dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat.

"Sampai sekarang, setiap harinya, dan Bapak Presiden, di hari ke-5 atau ke-6, langsung ke tiga provinsi tersebut. Diikuti Bapak Wapres dan menteri-menteri lainnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duka Sumut Kian Pekat, Korban Jiwa Bencana Alam Bertambah Jadi 369 Orang

Duka Sumut Kian Pekat, Korban Jiwa Bencana Alam Bertambah Jadi 369 Orang

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:00 WIB

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:40 WIB

Kemenhut Mulai Verifikasi Kayu Gelondongan Bencana Sumatera

Kemenhut Mulai Verifikasi Kayu Gelondongan Bencana Sumatera

Foto | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:28 WIB

KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra

KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:52 WIB

Pesan Seskab Teddy: Kalau Niat Bantu Harus Ikhlas, Jangan Menggiring Seolah Pemerintah Tidak Kerja

Pesan Seskab Teddy: Kalau Niat Bantu Harus Ikhlas, Jangan Menggiring Seolah Pemerintah Tidak Kerja

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:28 WIB

Jawab Desakan Status Bencana Nasional, Seskab Teddy: Pemerintah All Out Tangani Bencana Sumatra

Jawab Desakan Status Bencana Nasional, Seskab Teddy: Pemerintah All Out Tangani Bencana Sumatra

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:19 WIB

Bantah Tudingan Pemerintah Lambat, Seskab Teddy: Kami Sudah Bergerak di Detik Pertama Tanpa Kamera

Bantah Tudingan Pemerintah Lambat, Seskab Teddy: Kami Sudah Bergerak di Detik Pertama Tanpa Kamera

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Kenapa Putra Raja Gowa Tuntut Pencabutan Perda Lembaga Adat Daerah

Kenapa Putra Raja Gowa Tuntut Pencabutan Perda Lembaga Adat Daerah

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan

Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Ariana Grande Umumkan akan Hiatus usai Tur Konser Eternal Sunshine Rampung

Ariana Grande Umumkan akan Hiatus usai Tur Konser Eternal Sunshine Rampung

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:45 WIB

WNA Perempuan Baku Hantam Gara-gara Antre Jagung Bakar? Ini Penjelasan Polisi

WNA Perempuan Baku Hantam Gara-gara Antre Jagung Bakar? Ini Penjelasan Polisi

Bali | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:42 WIB

Apa Itu Finishing Powder? Kenali Bedanya dengan Setting Powder agar Tak Keliru

Apa Itu Finishing Powder? Kenali Bedanya dengan Setting Powder agar Tak Keliru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:40 WIB

5 Warna Keberuntungan yang Sesuai Shio Tikus Tahun 2026, Diyakini Membuka Peluang dan Rezeki

5 Warna Keberuntungan yang Sesuai Shio Tikus Tahun 2026, Diyakini Membuka Peluang dan Rezeki

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:31 WIB

×