PKS Mulai Siapkan Kader Pengganti Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 15:51 WIB
PKS Mulai Siapkan Kader Pengganti Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024
Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Politisi PKS Mardani Ali Sera mengaku sudah mulai menyiapkan kadernya untuk maju Pilgub DKI Jakarta pada 2024 mendatang.

Opsi mempersiapkan kader PKS itu mulai dilakukan sebagai antisipasi jika Gubernur DKI Jakarta saat ini, Anies Rasyid Baswedan memutuskan maju di Pilpres 2024.

Mardani melalui akun Twitter miliknya @mardanialisera menyebut Anies memiliki peluang besar untuk kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Meski demikian, anggota DPR RI itu tak menutup kemungkinan jika Anies kelak hendak mencoba peruntungan di kontestasi Pilpres 2024.

"Mas Anies sebagai petahana punya peluang besar. Tapi PKS juga menyiapkan kadernya jika mas @aniesbaswedan maju ke Pilpres," kata Mardani seperti dikutip Suara.com, Rabu (9/6/2021).

PKS siapkan kader jadi pengganti Anies di Pilkada 2024 (Twitter/mardanialisera)
PKS siapkan kader jadi pengganti Anies di Pilkada 2024 (Twitter/mardanialisera)

Mardani menyebut, merujuk pada UU yang baru, Pilkada akan digelar sesudah Pileg dan Pilpres mendatang.

Mardani meminta saran kepada publik untuk mengusulkan kader PKS yang cocok menggantikan Anies pada Pilgub DKI Jakarta 2024 mendatang.

"Siapa kira-kira kader PKS yang cocok maju dalam Pilgub DKI 2024? Apa masukan teman-teman?" ungkapnya.

Dukungan Anies-Puan Maju Pilpres

Isu kandidat yang maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mulai menghangat.

Nama Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang akan menyabet suara banyak di Pilpres 2024 mendatang.

Sosok Anies digadang-gadang sangat pas jika disandingkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon, memilih formula Puan Maharani dan Anies Baswedan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden yang ideal untuk 2024. Alasannya, ada kombinasi ciamik apabila Puan dan Anies maju sebagai pasangan capres-cawapres.

Puan yang juga putri dari Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu dinilai cocok apabila dikombinasikan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berintelek dan memiliki dukungan dari mayoritas kelompok religius.

"Saya pribadi mengusulkan, ya pasangan itu Mbak Puan sebagai capres dan Mas Anies yang pasti didukung Mas Aniesnya, ya (sebagai cawapres)," kata Effendi dalam sebuah diskusi bertajuk Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir secara daring, Sabtu (5/6/2021).

Effendi juga menuturkan kalau kombinasi Puan - Anies ini justru membaurkan kelompok nasionalis dan kelompok religius yang menurutnya selama ini kerap berhadap-hadapan.

"Kita justru harusnya pertemukan antara mereka-mereka yang ada di kolam religius dan kolam nasionalis untuk menyatukan demi kepentingan bangsa Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duet AHY-Airlangga Hartarto Disebut Halu, Demokrat Kesal Balas Begini

Duet AHY-Airlangga Hartarto Disebut Halu, Demokrat Kesal Balas Begini

Riau | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:45 WIB

Gerindra Buka Suara Soal Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024

Gerindra Buka Suara Soal Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:06 WIB

Direktur Indo Barometer Nilai AHY 'Miskin' Pengalaman, Demokrat Meradang

Direktur Indo Barometer Nilai AHY 'Miskin' Pengalaman, Demokrat Meradang

Malang | Rabu, 09 Juni 2021 | 09:49 WIB

Terkini

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB