alexametrics

Komisi I Lockdown Gara-gara Covid-19, DPR Batasi Kehadiran Fisik, Perbanyak Virtual

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Komisi I Lockdown Gara-gara Covid-19, DPR Batasi Kehadiran Fisik, Perbanyak Virtual
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)

"Persentase kehadiran yang datang maupun virtual itu lebih banyak yang virtual," pungkasnya.

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat bergerak cepat melakukan sterilisasi menyusul ruang Komisi I DPR yang lockdown. Diketahui keputusan lockdown diambil usai sejumlah anggota, staf, dan office boy (OB) positif Covid-19.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan proses sterilisasi tidak hanya dilakukan di Komisi I, melainkan ruangan komisi lainnya.

Menanggapi sejumlah pihak yang positif Covid-19 di Komisi I, Dasco berujar DPR akan lebih meningkatkan protokol kesehatan secara ketat. Langkah itu segera diputuskan dalam Badan Musyawarag atau Bamus.

"Pada Bamus besok kita akan ambil langkah-langkah kemungkinan untuk kembali lagi pada prokes lagi tinggi," ujar Dasco di Kompleks Parlemen DPR, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Hambat Daerah yang Siap Buka Sekolah, Nadiem Diminta Tak Seragamkan Belajar Tatap Muka

Salab satu prokes yang diterapkan ialah mengenai kehadiran fisik anggota di dalam rapat-rapat komisi. Di mana persentase kehadiran secara fisik akan dikurangi.

"Persentase kehadiran yang datang maupun virtual itu lebih banyak yang virtual," pungkasnya.

Anggota Dewan hingga OB Kena Covid

Sebelumnya diberitakan, Komisi I DPR RI memutuskan melakukan lockdown usai mendapati sejumlah anggotanya positif Covid-19. Bukan hanya anggota, Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis mengatakan beberapa tenaga ahli dan staf mereka juga positif Covid-19.

Akibat ada sejumlah orang yang positif Covid-19, Abdul mengatakan sejak Senin, Selasa, dan Rabu pekan ini ruangan Komisi I dikosongkan untuk dilakukan sterilisaai.

Baca Juga: Usai Dengar DPR Keberatan, Menteri Nadiem Siap Kaji Soal Pajak Pendidikan

"Komisi I sedang lockdown. Ada beberapa anggota, tenaga ahli, dan staf, juga OB yang juga positif Covid-19," kata Abdul secara daring dalam agenda diskusi DPR, Selasa (15/6/2021).

Komentar