Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta

Minggu, 15 Maret 2026 | 00:19 WIB
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta meresmikan Taman Bendera Pusaka pada Sabtu (14/3/2026) sebagai komitmen penambahan RTH.
  • Pemerintah DKI menyepakati aturan baru fasos-fasum minimal 1.000 meter persegi untuk penambahan taman.
  • Pembangunan puluhan RTH baru direncanakan tanpa APBD melalui kerja sama strategis dengan pihak swasta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kepastian terkait penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah ibu kota.

Hal tersebut ia sampaikan secara langsung usai meresmikan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan pada Sabtu (14/3/2026).

"Kehadiran Taman Bendera Pusaka ini sendiri menjadi bagian dari komitmen Pemerintah DKI Jakarta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah bagi keluarga," ujar Pramono.

Pramono menjelaskan bahwa dirinya bersama Rano Karno selaku Wakil Gubernur telah menyepakati aturan baru mengenai pemanfaatan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum).

"Saya dan Bang Doel sudah memutuskan, fasos-fasum yang tidak semuanya harus besar, katakan lah hanya 1.000 meter persegi, sudah kami izinkan," jelas Pramono.

Kebijakan mengenai pelonggaran pemanfaatan lahan tersebut diklaim membuat jumlah taman di Jakarta meningkat secara signifikan.

"Dengan cara ini, sekarang ruang terbuka hijau di Jakarta tumbuh pesat sekali," klaim Pramono di depan Megawati Soekarnoputri yang ikut hadir dalam peresmian.

Mantan Sekretaris Kabinet itu juga mengungkapkan rencana besar untuk menambah puluhan titik hijau baru dalam waktu dekat.

"Bahkan mungkin dalam waktu dekat ini, saya akan meresmikan kurang lebih 23 sampai 25 RTH baru," beber Pramono.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi

Pramono menekankan bahwa pembangunan berbagai fasilitas publik tersebut tidak akan membebani keuangan daerah.

"Bisa tidak menggunakan APBD sama sekali, karena memang diizinkan kerja sama dengan swasta," terang Pramono.

Pola kolaborasi dengan pihak swasta ini dipandang sebagai langkah cerdas untuk mempercepat pemerataan taman di seluruh pelosok Jakarta.

Pemerintah DKI Jakarta berharap keberadaan taman-taman mungil ke depan dapat menjadi oase baru bagi warga di tengah hiruk-pikuk kota. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI