Kasus Covid-19 Membludak, Pemprov DKI Tambah 42 Bus Sekolah untuk Evakuasi Pasien

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 16 Juni 2021 | 11:37 WIB
Kasus Covid-19 Membludak, Pemprov DKI Tambah 42 Bus Sekolah untuk Evakuasi Pasien
Bus Sekolah di Jakarta disterilisasi untuk digunakan mengangkut anak sekolah di masa pandemi, Kamis (8/4/2021). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah 42 bus untuk mengevakuasi pasien Covid-19 di wilayah Ibu Kota. Penambahan armada dilakukan sejak akhir Mei 2021.

Hal itu menyusul meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir ini. Penambahan ini sesuai pereintah Gubernur Anies Baswedan.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho, mengatakan sebelumnya armada yang dikerahkan hanya 16 bus setiap harinya.

“Sesuai arahan pimpinan kami sudah menambah 42 armada dari sebelumnya 16,” kata Ali saat dihubungi Suara.com, Rabu (16/6/2021).

Dalam seminggu terakhir ini, Ali mengatakan rata-rata mereka mengangkut pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di atas 200 orang, bahkan dalam dua hari terakhir ini sebanyak 297 orang.

“Rata-rata kami sudah di atas 200 orang, kemarin 297 per hari,” imbuh Ali.

Seluruh pasien Covid-19 diangkut menuju lokasi isolasi yang telah disediakan pemerintah DKI Jakarta, seperti Rumah Saki Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pada Rabu (16/6/2021) ini, UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan penjemputan pasien Covid-19 di sejumlah lokasi di Jakarta dengan jumlah pasien sekitar 100 orang.

Untuk diketahui sejak Covid-19 masuk ke Indonesia, pemerintah DKI Jakarta mengalih fungsikan sebagian armada bus sekolah untuk mengevakuasi pasien Covid-19 menuju tempat isolasi.

Sebelumnya, dalam beberapa waktu terakhir ini angka Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Terakhir pada Selasa (16/5/2021) kemarin, bertambah sebanyak 1.502 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri atau rawat inap mencapai 19.244 orang. Sementara secara akumulasi terdapat 452.295 orang telah terpapar Covid-19 di DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

145 Kasus Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Indonesia, 45 Kasus dari Luar Negeri

145 Kasus Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Indonesia, 45 Kasus dari Luar Negeri

Lampung | Rabu, 16 Juni 2021 | 11:23 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 311, Sembuh 518, Meninggal 5 Pasien

Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 311, Sembuh 518, Meninggal 5 Pasien

Riau | Rabu, 16 Juni 2021 | 11:20 WIB

Waspada! 3 Gejala Utama Virus Corona Varian Delta

Waspada! 3 Gejala Utama Virus Corona Varian Delta

Video | Rabu, 16 Juni 2021 | 10:17 WIB

Kasus Covid-19 Menggila, Luhut: Inilah Kesalahan Kita Ramai-ramai

Kasus Covid-19 Menggila, Luhut: Inilah Kesalahan Kita Ramai-ramai

Jawa Tengah | Rabu, 16 Juni 2021 | 09:41 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB