Tsunami Non Tektonik di Maluku Tak Bisa Dideteksi, BMKG Minta Warga Waspada

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 17 Juni 2021 | 00:05 WIB
Tsunami Non Tektonik di Maluku Tak Bisa Dideteksi, BMKG Minta Warga Waspada
Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati [Bidik layar]

Suara.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, hingga saat ini belum ada negara yang mampu mendeteksi tsunami non tektonik atau tsunami yang bukan disebabkan gempa.

"Peringatan dini yang ada saat ini baik di BMKG ataupun di negara maju belum mampu mendeteksi tsunami secepat itu. Apalagi ini tsunaminya bukan karena gempa," kata Dwikorita dalam jumpa pers secara virtual, Rabu (16/6/2021).

Pernyataan Dwikorita menyusul terjadinya gempa bumi di pulau Seram, Maluku Tengah pada Rabu pukul 14.35 WIB dengan magnitude 6,0. Wilayah Maluku Tengah menjadi daerah pantauan BMKG. Pasalnya berdasarkan sejarah, wilayah tersebut kerap terjadi tsunami.

Menurutnya, tsunami yang terjadi bisa saja non tektonik atau tsunami bukan akibat gempa. Bahkan kecepatan tsunami bisa 2 menit seperti yang pernah terjadi di Palu.

"Ini secara khusus dipantau oleh BMKG dan yang kami khawatirkan dari sejarah itu kan sudah cukup sering terjadi tsunami. Dan bisa saja tsunaminya itu non tektonik bukan akibat gempa," tuturnya.

"Apabila itu terjadi terutama yang akibat longsor itu yang berada di pantai dan apabila batuan yang longsor masuk ke laut itu bisa menimbulkan tsunami. Tsunami yang datangnya sangat cepat, hanya 2 menit, 2 menit seperti yang terjadi di Palu," sambungnya.

Karena itu, Dwikorita meminta masyarakat yang berada di sekitar pantai untuk menggunakan kearifan lokal apabila merasakan guuncangan gempa bumi tanpa harus menunggu peringatan dini BMKG.

"Jadi saya mohon begitu merasakan guncangan tidak usah menghitung sampai 20 detik 20 kali, tidak usah menghitung. Tidak usah menunggu peringatan dini dari BMKG, segera saja bila anda berada di pantai segera saja mencari tempat yang lebih tinggi lebih dari 20 meter, karena dikhawatirkan tsunami yang datang dalam waktu 2 menit bukan 20 menit," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsunami Kecil di Maluku Tengah, BMKG: Kawasan Selatan Seram Memang Rawan

Tsunami Kecil di Maluku Tengah, BMKG: Kawasan Selatan Seram Memang Rawan

Tekno | Rabu, 16 Juni 2021 | 22:21 WIB

Tsunami Non-tektonik Masih Berpotensi Terjadi Selama Ada Gempa Susulan

Tsunami Non-tektonik Masih Berpotensi Terjadi Selama Ada Gempa Susulan

Tekno | Rabu, 16 Juni 2021 | 21:32 WIB

Peringatan BMKG Usai Gempa Maluku Tengah; Waspada Potensi Gempa Susulan dan Tsunami

Peringatan BMKG Usai Gempa Maluku Tengah; Waspada Potensi Gempa Susulan dan Tsunami

Sulsel | Rabu, 16 Juni 2021 | 19:18 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB