alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Cek Fakta: Benarkah Badak Putih Utara Resmi Punah?

Reza Gunadha | Aulia Hafisa
Cek Fakta: Benarkah Badak Putih Utara Resmi Punah?
Cek Fakta: Benarkah Badak Putih Utara Resmi Punah? (Turnbackhoax.id)

Beredar informasi bahwa Badak Putih Utara resmi punah. Benarkah?

Suara.com - Beredar informasi dari akun Facebook Winter Soldiers sebuah tangkapan layar dengan klaim bahwa Badak Putih Utara resmi punah.

Postingan tersebut disukai 150 kali, dikomentari 17 kali, dan disebarkan kembali sebanyak 3 kali.

Lalu benarkah klaim tersebut?

Berdasarkan penulusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan media Suara.com, diambil dari artikel nationalgeographic.com dan klarifikasi dari akun Twitter @OlPejeta, Badak Putih Utara jantan terakhir bernama Sudan mati pada bulan Maret 2018 dan tersisa hanya 2 Badak Putih Utara bernama Najin dan Fatu.

Baca Juga: Viral Pengendara Matic Coba Kejar Jambret yang Gunakan Moge

Keduanya adalah badak betina dan termasuk ke dalam status punah secara fungsional. Artinya jumlah populasi hewan tersebut sangat kecil sehingga tidak lagi memainkan peran yang signifikan dalam fungsi ekosistem.

Cek Fakta: Benarkah Badak Putih Utara Resmi Punah? (Turnbackhoax.id)
Cek Fakta: Benarkah Badak Putih Utara Resmi Punah? (Turnbackhoax.id)

Pada 11 September 2019, peneliti dari laboratorium Aventea di Italia menyatakan bahwa mereka berhasil membuat 2 embrio Badak Putih Utara.

Kemudian, pada bulan Januari 2020 mereka berhasil membuat satu embrio lagi sehingga total ada 3 embrio Badak Putih Utara dengan menggunakan metode IVF (in vitro fertilization).

Kesimpulan

Melihat dari penjelasan tersebut, klaim Badak Putih Utara resmi punah adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Baca Juga: Ditangisi Bocil Karena Takut, Polisi Rela Lepas Seragam di Warung Makan

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar