KLHK Tangkap Penjual Kulit dan Tulang Harimau Sumatera di Bengkulu

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 21 Juni 2021 | 09:55 WIB
KLHK Tangkap Penjual Kulit dan Tulang Harimau Sumatera di Bengkulu
KLHK Tangkap Penjual Kulit dan Tulang Harimau Sumatera di Bengkulu. (Dok: KLHK)

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Polda Bengkulu, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menangkap MJY (40), pelaku penjualan kulit dan tulang harimau Sumatra pada Sabtu, (19/6/2021).

MJY ditangkap di Jalan Desa Lubuh Sini, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. Saat ditangkap, MJY kedapatan sedang membawa dua kardus berisi kulit dan tulang harimau, lengkap kepala, badan, kaki dan ekor. Berdasarkan kondisi kulit yang ada, dugaan kuat harimau tersebut diburu dengan jerat.

Tim juga mengamankan satu sepeda motor dan telepon selular milik MJY. MJY dan barang bukti dibawa ke Ditreskrimsus Polda Bengkulu untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam keterangan resminya, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Eduward Hutapea menyampaikan, pihaknya akan terus menjalankan operasi dan mengantisipasi praktik perburuan dan perdagangan satwa yang dilindungi demi menjaga kelestariannya.

MJY akan dikenakan Pasal 21 Ayat 2 Huruf d Jo. Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya alam Hayati dan Ekosistemnya. MJY terancam pidana penjara maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp100 juta.

Sementara Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum KLHK Sustyo Iriyono menegaskan, bahwa perdagangan satwa termasuk kejahatan luar biasa yang melibatkan jaringan pelaku berlapis dan bernilai ekonomi tinggi.

"Kami terus menindak dan menegakkan hukum. Kami telah membentuk cyber patrol untuk memetakan pedagangan ilegal tanaman dan satwa dilindungi,” kata Sustyo.

Adapun, Direktur Jenderal Gakkum LHK, Rasio Ridho Sani menegaskan, bahwa KLHK terus berkomitmen dalam penyelamatan tumbuhan dan satwa liar sebagai kekayaan sumber daya hayati.

Menurut Rasion, hilangnya sumber daya hayati bukan hanya menimbulkan kerugian baik ekonomi maupun ekologi bagi Indonesia, tapi juga menjadi kehilangan sumber daya hayati dan perhatian masyarakat dunia.

baca juga

"Selama beberapa tahun ini KLHK telah melakukan 389 operasi terhadap perburuan dan perdagangan illegal satwa yang dilindungi. 318 Kasus sudah dibawa ke Pengadilan," tutup Rasion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Kapal Illegal Fishing Ditangkap di Perairan Riau, Belasan Ton Ikan Disita

7 Kapal Illegal Fishing Ditangkap di Perairan Riau, Belasan Ton Ikan Disita

Riau | Jum'at, 11 Juni 2021 | 11:07 WIB

Menteri Siti Nurbaya Terima Anugerah Kearsipan dari ANRI

Menteri Siti Nurbaya Terima Anugerah Kearsipan dari ANRI

News | Kamis, 10 Juni 2021 | 10:31 WIB

KLHK Lepasliarkan 500 Ekor Tukik Penyu di Pantai Sanur Bali

KLHK Lepasliarkan 500 Ekor Tukik Penyu di Pantai Sanur Bali

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 22:28 WIB

Viral Harimau Berburu Mangsa di Area Perkebunan, Begini Kata BBKSDA Riau

Viral Harimau Berburu Mangsa di Area Perkebunan, Begini Kata BBKSDA Riau

Riau | Rabu, 09 Juni 2021 | 17:29 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BKSDA Bali Tanam Terumbu Karang di Pantai Tulamben

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BKSDA Bali Tanam Terumbu Karang di Pantai Tulamben

Bisnis | Senin, 07 Juni 2021 | 12:49 WIB

KLHK: Indonesia Berkomitmen Kurangi Gas Rumah Kaca 41% di 2030

KLHK: Indonesia Berkomitmen Kurangi Gas Rumah Kaca 41% di 2030

Bisnis | Minggu, 06 Juni 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Hari Santri Nasional 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Perkuat Ekonomi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Jadwal Resmi Rilis! Menakar Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen

Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

5 Serum Mengandung Formula Anti-Penuaan, Kurangi Flek Hitam hingga Kerutan di Wajah

5 Serum Mengandung Formula Anti-Penuaan, Kurangi Flek Hitam hingga Kerutan di Wajah

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

×