Beda dengan Anies, Wagub Riza Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 28 Juni 2021 | 22:07 WIB
Beda dengan Anies, Wagub Riza Belum Disuntik Vaksin Covid-19
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku sejauh ini belum disuntik vaksin Covid-19. Hal ini berbeda dengan atasannya, Gubernur Anies Baswedan yang sudah menerima vaksin AstraZeneca.

Riza mengatakan, sempat terpapar Covid-19 pada akhir tahun 2020 bersama Anies. Imbasnya, dia belum bisa menjalani vaksinasi selama tiga bulan karena antibodi yang terbentuk.

"Saya kan waktu itu sama Pak Gubernur dan lainnya sudah kena Covid-19 dan alhamdulilah antibodinya baik mudah-mudahan baik yah," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/6/2021).

Riza pun berencana melakukan vaksinasi dalam waktu dekat ini. Namun ia tak merinci kapan vaksinasi untuknya akan dilakukan.

"InsyaAllah dalam waktu dekat," katanya.

"Pokoknya nanti ada waktunya," tambahnya menjelaskan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menjalani vaksinasi dengan menggunakan Oxford-AstraZeneca. Setelah disuntik, Anies mengaku merasakan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek samping.

Anies tak merinci waktu mendapatkan vaksinasi, lantaran sudah sempat terpapar Covid-19 pada awal tahun 2021 lalu. Namun dari foto yang diunggah di akun Instagramnya, Anies disuntik di ruangan rapat.

"Ya, Alhamdulillah, saya juga sudah divaksin. Pengalaman saya adalah vaksin dengan Oxford-AstraZeneca," ujar Anies Baswedan melalui akun instagramnya, Senin (28/6/2021).

baca juga

Usai divaksin, Anies mengaku merasakan efek samping pegal di lengan. Menurutnya, hal ini wajar karena riset dokter sudah berkata demikian.

"Ada rasa pegal atau linu di sendi-sendi. Kira-kira mirip dengan gejala flu, tapi tanpa pilek dan batuk," kata Anies.

Solusinya, Anies meminum obat paracetamol yang memang sudah diberikan saat vaksinasi. Hasilnya, ia merasakan KIPI yang dirasakannya membaik.

"Cukup minum paracetamol yg memang diberikan saat vaksin, alhamdulillah ketidaknyamanan itu berkurang. Itu berlangsung kira-kira selama 1,5 hari, sesudah itu semua gejala hilang dan kembali seperti biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Kekar Menangis Histeris saat Divaksin, Dapat Uang Tip Rp 5 Ribu

Pria Kekar Menangis Histeris saat Divaksin, Dapat Uang Tip Rp 5 Ribu

News | Senin, 28 Juni 2021 | 20:47 WIB

Ngakak! Pria Kekar Ini Menangis Histeris saat Divaksin, sampai Dipegangi 4 Orang

Ngakak! Pria Kekar Ini Menangis Histeris saat Divaksin, sampai Dipegangi 4 Orang

News | Senin, 28 Juni 2021 | 20:20 WIB

Indonesia Dapat Izin Suntik Vaksin Anak Umur 12 sampai 17 Tahun

Indonesia Dapat Izin Suntik Vaksin Anak Umur 12 sampai 17 Tahun

Sulsel | Senin, 28 Juni 2021 | 18:04 WIB

Terkini

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB