60 Tahun Diblokade AS, Kuba Berhasil Bikin Vaksin Covid-19 Sendiri

Reza Gunadha | Deutsche Welle | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 16:34 WIB
60 Tahun Diblokade AS, Kuba Berhasil Bikin Vaksin Covid-19 Sendiri
Abdala, vaksin covid-19 buatan Kuba. [DW]

Suara.com - Di tengah blokade Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, Kuba mampu mengembangkan vaksin covid-19 buatan negeri sendiri.

Salah satu vaksin covid-19 yang diproduksi negeri sosialis tersebut diberi nama Abdala.

Seperti diberitakan DW Indonesia, nama vaksin itu diambil dari syair terkenal karya pahlawan kemerdekaan dan ikon nasional Kuba bernama Jose Marti.

Bagi kebanyakan warga Kuba, nama tersebut dianggap sempurna menggambarkan bagaimana negara kecil berpenduduk 11 juta orang itu tidak dapat dikalahkan oleh sebuah virus mematikan dan blokade ekonomi Amerika Serikat (AS) selama 60 tahun.

Karena di dalam syair, Abdala yang merupakan seorang pahlawan muda, juga berjuang mempertahankan tanah airnya dengan penuh semangat patriotik, tanpa peduli seberapa kuat musuh yang menghadang di depan.

Kuba juga memiliki ilmuwan-ilmuwan hebatnya sendiri. Salah satunya adalah Gerardo Enrique Guillen Nieto yang menjabat sebagai Direktur Penelitian Biomedis di Pusat Rekayasa Genetika dan Bioteknologi (CIBG) di Havana, tempat Abdala dikembangkan.

"Kami tidak pernah berhenti bekerja sejak awal pandemi, setiap Sabtu, setiap Minggu, dari pagi hingga larut malam, tanpa istirahat sedikit pun,” ujar Guillen Nieto dalam sebuah klip di televisi.

"Dan kami sangat gembira karena hasilnya melebihi semua harapan kami,” tambah ilmuwan berusia 58 tahun itu merujuk pada hasil uji klinis yang baru saja diumumkan.

Kuba memetakan jalannya sendiri

Abdala telah terbukti sekitar 92,28 persen efektif melawan covid-19 dalam uji klinis, demikian menurut BioCubaFarma, perusahaan biotek yang dikelola oleh negara.

Angka ini menempatkan Abdala di jajaran yang sama dengan vaksin paling efektif saat ini, yaitu BioNTech-Pfizer dan Moderna.

Abdala disebut sebagai sebuah vaksin protein, bukan vaksin vektor ataupun vaksin dengan teknologi mRNA.

Vaksin tersebut membawa sebagian protein spike yang digunakan oleh virus untuk mengikat sel manusia. Ia merapat ke reseptor protein spike dari virus itu sendiri, sehingga memicu reaksi kekebalan. Untuk domain pengikat reseptornya, para ilmuwan menggunakan ragi.

Meskipun uji klinis fase ketiga belum selesai, pemerintah Kuba telah meluncurkan program vaksinasinya pada pertengahan Mei dengan menggunakan Abdala dan vaksin lokal kedua bernama Soberana 2.

Vaksin-vaksin ini adalah vaksin pertama di negara itu sejak Kuba menolak mengimpor vaksin dari Rusia ataupun Cina. Kuba juga telah memutuskan untuk tidak bergabung dengan inisiatif COVAX yang didukung PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuba Bikin Vaksin Sendiri, Efektivitasnya Disebut Capai 92 Persen

Kuba Bikin Vaksin Sendiri, Efektivitasnya Disebut Capai 92 Persen

Jogja | Jum'at, 25 Juni 2021 | 13:15 WIB

Keren! Ketika Batik dan Tenun Asli Indonesia Dipamerkan di Kuba

Keren! Ketika Batik dan Tenun Asli Indonesia Dipamerkan di Kuba

Lifestyle | Jum'at, 23 April 2021 | 14:36 WIB

Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru, Era Castro Berakhir

Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru, Era Castro Berakhir

News | Kamis, 22 April 2021 | 12:45 WIB

Pensiun dari Partai Komunis Kuba, Raul Castro: Pertahankan Sosialisme

Pensiun dari Partai Komunis Kuba, Raul Castro: Pertahankan Sosialisme

News | Sabtu, 17 April 2021 | 14:44 WIB

Masa Pandemi, Terpaksa Beralih Profesi Menjadi Joki Antrean

Masa Pandemi, Terpaksa Beralih Profesi Menjadi Joki Antrean

News | Sabtu, 17 April 2021 | 04:45 WIB

Ketika Negara-negara Kaya Memonopoli, Kuba Buat Vaksin Covid-19 Sendiri

Ketika Negara-negara Kaya Memonopoli, Kuba Buat Vaksin Covid-19 Sendiri

News | Rabu, 07 April 2021 | 18:06 WIB

Cerita Tiga Orang Makan Tikus Usai Terdampar 33 Hari di Pulau Misterius

Cerita Tiga Orang Makan Tikus Usai Terdampar 33 Hari di Pulau Misterius

Batam | Kamis, 11 Februari 2021 | 17:15 WIB

Buka Perbatasan, Kuba Siap Terima Kembali Turis Internasional

Buka Perbatasan, Kuba Siap Terima Kembali Turis Internasional

Lifestyle | Senin, 07 September 2020 | 15:52 WIB

Kuba Sukses Tangai Covid-19 di Tengah Episentrum Amerika, Ini Rahasianya

Kuba Sukses Tangai Covid-19 di Tengah Episentrum Amerika, Ini Rahasianya

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 17:17 WIB

8 Hari Tanpa Kematian, Kuba Negara Komunis ke-4 yang Menang Lawan Corona

8 Hari Tanpa Kematian, Kuba Negara Komunis ke-4 yang Menang Lawan Corona

News | Senin, 08 Juni 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB