Dilockdown! 75 Warga Jagakarsa Kena Covid usai Acara Pengajian, 4 di Antaranya Meninggal

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 29 Juni 2021 | 22:57 WIB
Dilockdown! 75 Warga Jagakarsa Kena Covid usai Acara Pengajian, 4 di Antaranya Meninggal
Spanduk bertuliskan "mini lockdown" dipasang di salah satu permukiman warga di Jalan Pepaya, Jagakarsa, Jakarta Selatan karena puluhan warga terpapar COVID-19, Selasa (29/6/2021). (ANTARA/HO-Polsek Jagakarsa)

Suara.com - Pengurus lingkungan di Jalan Pepaya, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjalani pembatasan skala mikro atau lockdown karena 76 orang positif COVID-19 dan empat orang di antaranya meninggal dunia. Penyebaran Covid-19 di Jagakarsa disebut terjadi usai ada acara pengajian yang digelar salah satu warga. 

"Dari 76 orang itu 65 orang sudah sehat, yang meninggal empat dan yang isolasi mandiri itu sisanya di rumah masing-masing," kata Kepala Polsek Metro Jagakarsa Komisaris Polisi Endang Sukmawijaya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, empat warga yang positif COVID-19 yang meninggal dunia tersebut rata-rata berusia 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan antara lain jantung dan diabetes.

Dia menjelaskan 65 warga yang sudah sehat tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dan kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Meski begitu, lanjut dia, warga tersebut belum diperkenankan beraktivitas di luar rumah alias menjalani isolasi mandiri.

Dia menjelaskan penerapan pembatasan skala mikro atau mini lockdown itu sudah dilaksanakan sejak 22 Juni 2021.

Sejak saat itu, lanjut dia, kebutuhan pangan warga setempat dipenuhi melalui dukungan bantuan pangan dari Polsek Jagakarsa berupa beras mencapai 100 kilogram, bahan pokok lainnya serta vitamin dan didukung juga oleh Polda Metro Jaya.

Endang memperkirakan penyebaran Covid-19 bermula dari kegiatan pengajian warga dengan temuan awal sebanyak 18 orang positif COVID-19 berdasarkan tes usap antigen.

"Awalnya kami dapat informasi, tanggal 12 Juni itu kami adakan swab antigen, terus ditemukanlah 18 orang yang reaktif. Jadi dari klaster pengajian," ucapnya.

baca juga

Selain dari klaster pengajian, lanjut dia, penularan juga diperkirakan dari aktivitas warga setelah pulang bekerja atau klaster perkantoran.

Hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan waktu pembatasan mikro tersebut dicabut karena menunggu seluruh warga di permukiman itu benar-benar sehat kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 7.379 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 535.788 Kasus

Tambah 7.379 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 535.788 Kasus

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 22:21 WIB

Beratkan Warga Menengah-Bawah, Ombudsman DKI Minta Tarif Tes Antigen Dievaluasi

Beratkan Warga Menengah-Bawah, Ombudsman DKI Minta Tarif Tes Antigen Dievaluasi

Jakarta | Selasa, 29 Juni 2021 | 21:58 WIB

Pasien Covid-19 di RSUP Sitanala Membludak, Hari Kedua Tenda Darurat Terisi Penuh

Pasien Covid-19 di RSUP Sitanala Membludak, Hari Kedua Tenda Darurat Terisi Penuh

Banten | Selasa, 29 Juni 2021 | 21:33 WIB

Kembali Masuk Daftar Berisiko Sangat Tinggi, Hong Kong Larang Pelancong dari Inggris

Kembali Masuk Daftar Berisiko Sangat Tinggi, Hong Kong Larang Pelancong dari Inggris

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 21:31 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×