Suara.com - Modus baru oknum tidak bertanggung jawab meminta foto bugil wanita telah menjadi viral. Modus ini patut diwaspadai karena cara ini menggunakan alasan pemeriksaan gejala kanker payudara.
Hal ini terungkap setelah dibagikan oleh akun Twitter @tubirfess pada Rabu (7/72021). Hingga berita ini dibuat, postingan modus baru pengiriman foto bugil ini telah dibagikan ulang hingga 600 kali dan mendapatkan lebih dari 1.800 tanda like.
"Beware guys, modus baru minta foto nudes nih. Ada-ada aja ide orang sange," cuit @tubirfess seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Akun ini nampak membagikan sebuah tangkapan layar percakapan mengenai modus pelecehan ini. Terlihat, sebuah nomor milik oknum tidak bertanggung jawab sedang melancarkan aksinya untuk meminta foto bugil.
Oknum itu memangsa korbannya dengan meminta foto bugil di bagian payudara dengan alasan untuk pemeriksaan gejala awal kanker payudara. Menurutnya, pemeriksaan terpaksa dilakukan dengan foto itu alih-alih tatap muka karena pandemi virus corona.
"Untuk pemeriksaan lebih mendalam memang harus tatap muka. Namun kondisi saat ini karena meledaknya Covid tidak memungkinkan. Jadi pemeriksaan awal hanya melalui visual foto secara detail dari berbagai sisi," tulis oknum itu.

"Baik untuk gejala awal kanker payudara yang semula nampak hanya seperti jerawat. Padahal itu ternyata cikal bakal kanker yang tidak diketahui umum," lanjutnya menjelaskan.
Tak hanya payudara, akun ini juga meminta foto wanita yang menjadi korbannya di bagian organ intim. Ia beralasan ini untuk pemeriksaan dini kanker serviks.
"Maupun untuk pemeriksaan gejala dini kanker serviks, yang mana kanker ini sangat menakutkan tapi sering diabaikan. Keterlambatan penanganan biasanya dapat menyebabkan kemandulan bagi si ibu," jelas oknum itu.
Baca Juga: Wanita Diberi Bungkusan Kecil Sebelum Pacar Merantau, Isinya Tak Terduga
"Pemeriksaan ini memang diluar dari pemantauan atas vaksinasi. Tapi kami berkewajiban untuk memberitahu temuan gejala awal tersebut saat melakukan pemantauan agar setiap warga terjaga kesehatannya," sambungnya.
Lebih lanjut oknum ini menjelaskan tata cara pengiriman foto untuk pemeriksaan gejala kanker payudara. Wanita yang menjadi korbannya diminta foto dada dengan kondisi bebas tanpa mengenakan bra.
"Pengambilan foto untuk pemeriksaan awal gejala dengan tata cara sebagai berikut. Pertama, foto dada bagian depan tanpa tertutup pakaian dan bra. Ambil dengan batas 5 cm dibawah payudara, untuk atas sampai hidung atau bisa juga utuh sampai kepala. Ini sekalian untuk melihat simetrisnya letak payudara kanan dan kiri," tulis oknum itu.

Sementara untuk pemeriksaan gejala kanker serviks, korban diminta memotret bagian intim dari arah depan. Posisi korban juga harus duduk dengan paha dibuka.
"Pengambilan foto untuk memeriksa gejala kanker serviks dilakukan dengan menfoto miss V dari arah depan. Kondisi kaki terbuka dari jarak dekat. Kemudian ambil lagi dengan posisi paha dibuka dan difoto dari lutut. Terima kasih, salam sehat selalu," tulisnya.
Modus baru pelecehan itu langsung memicu kemarahan warganet. Mereka beramai-ramai mengomentari aksi membahayakan oknum tersebut dan berusaha memberikan edukasi ke warganet lainnya.