Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 07 Juli 2021 | 18:37 WIB
Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan
Suasana di salah satu Tower Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat alami krisis ketersediaan oksigen. Tak jarang para pasien yang membutuhkan meminta untuk didahulukan untuk mendapatkan oksigen. 

Seorang tenaga kesehatan Wisma Atlet bernama Ayu (22) bercerita, kalau dalam satu shift, per towernya hanya mendapatkan 10 hingga 20 tabung oksigen berukuran kecil dan besar.

Dengan jumlah pasien yang membutuhkan tentu jumlah tersebut rasanya sangat kurang. 

Ayu mengungkapkan, pasien observasi atau yang memiliki saturasi oksigennya kurang dari 90 itu jumlahnya semakin banyak. Untuk di tower 5 saja, kata dia, jumlah pasien sempat mencapai 2.038 orang. 

"Pasien observasi di lantai 1 ada sekitar 30 bed, belum lagi perlantai ada juga yabg butuh oksigen," ujarnya. 

Otomatis, pasien pun ingin mendapatkan oksigen duluan karena merasa sesak napas.

Untuk mengantisipasinya, Ayu menerangkan, perawat akan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk memilih pasien mana yang paling membutuhkan oksigen. 

Kendati demikian, dia tidak bisa menampik kalau pasien prioritas yang berada di lantai 1 juga banyak ketimbang yang berada di lantai lainnya.

Sehingga, pasien yang berada di lantai lainnya harus menunggu apabila ada oksigen yang tersisa. 

Ada satu cerita yang disampaikan Ayu terkait oksigen tersebut. Dia pernah melihat seorang pasien yang kondisi kesadarannya masih baik, tiba-tiba angkat tangan dan menunjuk ke arah oksigen yang tengah digunakan pasien lain.

Sambil memasang muka sedih, dia berharap mendapatkan oksigen juga karena sudah merasakan sesak napas. 

"Pasien itu angkat tangan terus nunjuk dengan muka sedih mereka nunjuk kayak 'aku dong' yang dipasang oksigen karena udah sesak banget," ucapnya. 

Nakes kelelahan setelah bolak-balik bawa tabung oksigen di RSDC Wisma Atlet. [Dok Foto milik Ayu]
Nakes kelelahan setelah bolak-balik bawa tabung oksigen di RSDC Wisma Atlet. [Dok Foto milik Ayu]

Sebagai seorang nakes, Ayu merasa bimbang karena di satu sisi merasa tidak tega melihat pasien tersebut. Namun di sisi lain ia juga melihat ada pasien yang sangat-sangat membutuhkan pasokan oksigen.

Kondisi keterbatasan stok oksigen itu juga membuat Ayu dan sejumlah nakes lainnya tidak bisa berbuat lebih dari maksimal untuk membantu pasien. 

Sebab, para nakes kerap menjadi sanksi ketika pasien meninggal dunia lantaran tidak mendapatkan pasokan oksigen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oksigen dan Obat-obatan Langka di Ibu Kota, Kejaksaan Tinggi DKI Kerahkan Tim Intelijen

Oksigen dan Obat-obatan Langka di Ibu Kota, Kejaksaan Tinggi DKI Kerahkan Tim Intelijen

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 16:47 WIB

Krisis Oksigen dan Kematian 63 Pasien Disorot Media Asing, Terparah di Asia Tenggara

Krisis Oksigen dan Kematian 63 Pasien Disorot Media Asing, Terparah di Asia Tenggara

Jogja | Rabu, 07 Juli 2021 | 10:55 WIB

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:10 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB