Pengakuan Dita, Ibu Hamil Penyintas Covid-19: Survive Lawan Virus dengan Bayi di Rahimnya

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 12 Juli 2021 | 19:15 WIB
Pengakuan Dita, Ibu Hamil Penyintas Covid-19: Survive Lawan Virus dengan Bayi di Rahimnya
Ilustrasi ibu hamil. (Pixabay/alessandraamendess)

Suara.com - Pada awal Februari lalu, Dita Ayu Lestari (24) warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor dihadapkan dengan dua kabar 'positif,' yang datang hampir bersamaan. Namun, hanya satu dari kabar positif itu yang benar-benar membahagiakan, dia dinyatakan hamil anak pertama. 

Sementara satu kabar lainnya yang datang terlebih dahulu, berita buruk yang membuatnya khawatir. Dia dinyatakan  positif Covid-19 usai kontak dengan rekan kerjanya. 

“Jadi saya enggak tahu saat Covid-19 itu ternyata dalam kondisi hamil,” kata Dita saat dihubungi Suara.com, Senin (12/7/2021). 

Saat dinyatakan positif Covid-19, hanya gejala dari virus yang dia rasakan. 

“Awal-awal saya cuma merasakan gejala si Covid-19 saja, kayak batuk sama dada yang  berat bangat, terus hilang penciuman (anosmia),” jelas Dita.

Dita  memilih menjalani isolasi mandiri di rumah, mengingat gejala Covid-19 yang bereaksi di tubuhnya tergolong ringan. 

Belakangan, dia mengetahui dirinya  dalam kondisi berbadan dua. Tanda-tanda kehamilan dirasakannya  usai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Namun saat itu Dita masih bertanya-tanya gejala yang dialaminya,  apakah karena Covid-19 atau karena hamil. 

Sebab saat itu dia belum dinyatakan sembuh secara total dari  Covid-19, karena hasil tesnya masih positif. Namun, nilai CT (cycle threshold value) tergolong tinggi membuat kondisinya jauh lebih baik. 

“Ngerasain pusing bangat kayak vertigo gitu sama mual. Entah karna Covid atau hamil kalau gejala yang itu,” ujar Dita. 

baca juga

Karena merasa ragu, Dita menggunakan alat tes kehamilan untuk memastikan kondisi tubuhnya.

“Pas saya test pack ternyata positif hamil,” kata Dita. 

Panik hingga Sempat Stres

Rasa bahagia pun dirasakan Dita, namun di sisi lain ada kekhawatiran. Sebab berdasarkan hasil pemeriksaannya ke bidan, ternyata saat terpapar Covid-19 usia kandungannya memasuki bulan pertama atau berusia sekitar dua minggu. 

“Karena kan ibu hamil enggak boleh konsumsi sembarang obat, karena bisa membahayakan janinnya. Apalagi ibu hamil yang kena Covid dalam kondisi hamil muda, pasti panik banget,” ujar Dita. 

“Jujur ya, sebenarnya kalo saya tahu pas lagi positif Covid-19 itu lagi hamil, mungkin saya bakal panik banget,” sambungnya. 

Pada kondisi yang serba bersamaan itu, Dita mengaku sempat mengalami stres. Namun semua itu ditepisnya dengan selalu berpikir ‘positif’ dan menjalani pola hidup sehat. 

“Pokoknya selalu berpikir positif dan yakin pasti bakal sembuh. Jangan panik, tetap tenang, ajak ngobrol bayi dalam kandungannya, kalau kami bisa survive lawan virusnya,” ungkapnya.

Kata dia, semakin panik akan berdampak pada kondisi tubuh dan bayi dalam kandungannya. 

“Karena dari yang sudah saya alami, semakin panik, malah semakin memperburuk kondisi kesehatan kita,” ujarnya. 

Dita juga menambahkan, dukungan dari orang terdekat seperti suami dan keluarga juga penting dalam kondisi  tersebut. Beruntung Dita mendapatkan semua itu. Terkhusus dari suaminya yang 24 jam selalu ada untuknya, meski tak bisa bertatap muka langsung.  

“Dibantu semangat dari orang-orang  terdekat, Insyaallah kita bisa cepat hilangkan virusnya dari tubuh kita,” kata Dita. 

Sembuh dan Kondisi Janin Sehat

Di samping itu, tetap berkomunikasi dengan petugas kesehatan harus tetap dilakukan, guna mengontrol kehamilan dan kondisi tubuh.

Kekinian Dita telah sembuh dari Covid-19,  kandungannya memasuki usia enam bulan. Keadaan dia dan bayinya dalam kondisi sehat. 

“Tiap bulan kan USG, Alhamdulillah janinnya tidak ada masalah apa-apa dari Covid-nya. Itu kalau kata dokter yang periksa,” jelasnya. 

Rencana kelahiran anak pertamanya ini Dita memilih untuk melahirkan di bidan. Padahal rencananya awalnya,  dia bersama suaminya menginginkan di rumah sakit. 

“Tapi kondisi sekarang angka Covid-19 lagi tinggi-tingginya. Jadi saya dan suami merencanakan melahirkan di bidan saja. Alhamdulillah kehamilan saya juga sehat, rencana lahiran normal,” ungkapnya.

Menjalani kehamilan pada masa pandemi sekarang diakui Dita  membuatnya khawatir. Di satu sisi dia harus menjaga dan mengendalikan kondisi tubuhnya yang sensitif sejak awal kehamilan. Di sisi lain, juga harus mawas diri dari penularan Covid-19. 

Karenanya, Dita berharap agar pemerintah juga memprioritaskan para ibu hamil. Dia meminta adanya  rumah sakit atau pelayanan kesehatan khusus non Covid-19, sehingga saat mendatanginya para ibu hamil  tidak perlu khawatir.  

“Karena ibu hamil termasuk kelompok rentan. Ibu hamil kan kondisi tubuhnya lemah, jadi kalau ada rumah sakit yang bebas dari Covid-19, mungkin saya akan memilih untuk melahirkan di sana,” tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi! Dekati Angka Seribu, Pasien Covid RI yang Gugur Hari Ini Capai 891 Orang

Innalillahi! Dekati Angka Seribu, Pasien Covid RI yang Gugur Hari Ini Capai 891 Orang

News | Senin, 12 Juli 2021 | 18:50 WIB

Viral Petugas Covid-19 Larang Warga Hamil Selama Pandemi: Nikah Boleh, Hamil Jangan!

Viral Petugas Covid-19 Larang Warga Hamil Selama Pandemi: Nikah Boleh, Hamil Jangan!

Video | Senin, 12 Juli 2021 | 18:45 WIB

Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan

Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan

News | Senin, 12 Juli 2021 | 16:44 WIB

Nola B3 Hamil Lagi di Usia 42 Tahun, Begini Kondisi Janinnya

Nola B3 Hamil Lagi di Usia 42 Tahun, Begini Kondisi Janinnya

Entertainment | Senin, 12 Juli 2021 | 12:11 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×