Dunia Dilanda Covid-19, Ratusan Juta Orang Kelaparan

Bangun Santoso

Selasa, 13 Juli 2021 | 07:18 WIB
Dunia Dilanda Covid-19, Ratusan Juta Orang Kelaparan
Sejumlah tunawisma di Kota Rio de Janeiro, Brasil. PBB menyatakan, dampak Covid-19 yang melanda dunia menyebabkan ratusan juta orang kelaparan dan butuh waktu puluhan tahun untuk pemulihannya. (Foto: AFP)

Suara.com - Bisa jadi tak ada yang menyangka dunia bakal dilanda pandemi Covid-19 yang begitu masif. Hampir seluruh negara di dunia dihantam virus yang sudah banyak merenggut korban jiwa.

Disebut pertama kali muncul di Wuhan, China di akhir 2019, wabah selanjutnya menyebar hampir ke seluruh dunia. Dampaknya amat terasa, tak hanya kesehatan dan jiwa, namun juga kelaparan.

Disadur dari laman VOA Indonesia, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin (12/7/2021) menyatakan, kelaparan global meningkat secara dramatis tahun 2020, sebagian besar diakibatkan dampak pandemi COVID-19 terhadap akses dan harga makanan.

“Kenyataannya lebih buruk dari yang dibayangkan,” kata Arif Husain yang memimpin bidang ekonomi pada Program Pangan Dunia (WFP). “Dalam satu tahun saja, jumlah orang yang menderita kelaparan kronis mengalami peningkatan, melebihi total keseluruhan dalam lima tahun sebelumnya.”

Laporan tahunan tentang Status Gizi dan Ketahanan Pangan, yang dilaksanakan lima badan PBB, mendapatkan temuan yang sangat mencolok, yaitu: hampir satu dari tiga orang di seluruh dunia, 2,37 miliar orang tidak punya akses ke makanan yang cukup tahun lalu, sebuah lonjakan hampir 320 juta orang dalam satu tahun. Normalisasi angka kelaparan kronis yang sangat tinggi itu memakan waktu puluhan tahun.

PBB juga khawatir, itu akan membawa dunia keluar dari jalur dalam pencapaian tujuan untuk menghilangkan kelaparan dan kekurangan gizi tahun 2030. Laporan itu memperingatkan bahwa 660 juta orang diperkirakan masih menghadapi kelaparan pada tanggal yang ditargetkan. Sebagian hal itu dikarenakan implikasi jangka panjang pandemi virus corona. PBB menyatakan angka itu bisa mencapai 30 juta orang lebih banyak dibanding periode sebelum pandemi COVID-19.

“Lebih dari setengah penduduk dunia yang kekurangan gizi tinggal di Asia sebanyak 418 juta orang dan lebih dari sepertiga di Afrika, sekitar 282 juta,” kata Qu Dongyu, direktur jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Anak-anak sangat terpengaruh dimana jutaan anak kehilangan makan siang di sekolah, karena penutupan selama pandemi. Bagi banyak orang, ini adalah satu-satunya makanan harian yang dapat mereka andalkan.

Stunting dan kurang gizi pada anak-anak yang kurus meningkat tahun lalu, termasuk juga kelebihan berat badan merupakan dampak dari gizi buruk.

baca juga

Selain COVID-19, konflik, dan dampak perubahan iklim terhadap pertanian juga mempengaruhi pasokan pangan global.

Secara keseluruhan, PBB menyatakan sekitar 41 juta warga di 43 negara terancam kelaparan, dan tidak banyak waktu bagi mereka masuk ke dalam jurang keterpurukan. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebarkan Bantuan Beras, Presiden Jokowi Larang Rakyatnya Kelaparan

Sebarkan Bantuan Beras, Presiden Jokowi Larang Rakyatnya Kelaparan

News | Senin, 12 Juli 2021 | 15:08 WIB

Dibubarkan karena PPKM, Bos Warkop Ngamuk Kick Polisi: Bapak Masih Gajian, Saya Kelaparan

Dibubarkan karena PPKM, Bos Warkop Ngamuk Kick Polisi: Bapak Masih Gajian, Saya Kelaparan

Bekaci | Senin, 12 Juli 2021 | 07:50 WIB

Pemerintah: Tidak Boleh Ada Warga Kelaparan Saat Pandemi Covid-19

Pemerintah: Tidak Boleh Ada Warga Kelaparan Saat Pandemi Covid-19

News | Minggu, 11 Juli 2021 | 20:49 WIB

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 05:39 WIB

Ekonomi Terdampak, Pemda DIY Harus Pastikan Tak Satupun Warga Kelaparan

Ekonomi Terdampak, Pemda DIY Harus Pastikan Tak Satupun Warga Kelaparan

Jogja | Selasa, 06 Juli 2021 | 07:14 WIB

Diduga Kelaparan, Orangutan Masuk Kawasan Wisata Bukit Selancang

Diduga Kelaparan, Orangutan Masuk Kawasan Wisata Bukit Selancang

Riau | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:08 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×