Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 07 Juli 2021 | 05:39 WIB
Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. [KCNA via KNS/AFP]

Suara.com - Kim Jong-un telah memecat puluhan pejabat karena menyebabkan "krisis" dalam perang melawan virus corona (Covid-19) dan pertempuran memerangi kelaparan yang meningkat di Korea Utara.

Korban pembersihan lalim itu termasuk anggota komite tertinggi politbiro, yang hanya memiliki lima anggota, termasuk Kim Jong Un sendiri.

"Kim Jong Un menuduh para pejabat menyebabkan insiden serius yang menimbulkan krisis besar bagi keselamatan bangsa dan rakyatnya", kata kantor berita negara Korean Central News Agency.

Kim Jong Un telah menyerukan pertemuan dengan Partai Buruh untuk menangani tidak bertanggung jawab dan ketidakmampuan kronis di antara para petinggi.

Mereka mengkritik para pejabat karena pasif dalam merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah anti-virus di tengah pandemi yang berkepanjangan.

Pada paruh pertama tahun ini saja, diktator berusia 37 tahun itu telah mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan memimpin tiga pertemuan Partai Buruh yang diperpanjang.

Dilansir laman New York Post, Rabu (7/7/2021), surat kabar resmi negara, Nodong Sinmun, telah berulang kali menerbitkan pesan peringatan dalam beberapa hari terakhir.

Sebuah artikel dari Minggu (4/7/2021), mengatakan siapa yang merupakan subjek setia menjadi lebih jelas pada saat-saat sulit.

Editorial lain hari sebelumnya memperingatkan para pejabat akan berakhir sebagai "pecundang revolusi" jika mereka gagal mempertahankan disiplin.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada publikasi itu bahwa Kim Jong Un tidak menekan rakyat Korea Utara tetapi para pejabat tinggi.

Dia memerintahkan pembentukan departemen baru awal tahun ini untuk fokus pada pemberantasan korupsi di kalangan pejabat.

"Kim Jong Un sedang mencoba memotong suara ketidakpuasan. Sepertinya pemerintahan teror akan terus memadamkan ketidakpuasan dan kerusuhan internal," ujar seorang pembelot senior Korea Utara.

Lalim sebelumnya mengatakan ekonomi yang dikelola negara tidak dapat memberi makan warganya di tengah kelaparan yang meningkat, situasinya "menjadi tegang".

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mengatakan negara itu hanya memiliki persediaan dua bulan tersisa.

Bagaimanapun, Kim Jong Un terus mengklaim tidak ada kasus Covid-19, meskipun mengambil keputusan lockdown ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Jong Un Kurusan, Diet atau Sakit?

Kim Jong Un Kurusan, Diet atau Sakit?

News | Senin, 21 Juni 2021 | 05:23 WIB

Korea Utara Krisis Pangan, Sebungkus Kopi Harganya Rp 1,5 Juta

Korea Utara Krisis Pangan, Sebungkus Kopi Harganya Rp 1,5 Juta

News | Senin, 21 Juni 2021 | 09:12 WIB

Kim Jong Un Sebut Korut Siap Berdialog dan Konfrontasi dengan Amerika

Kim Jong Un Sebut Korut Siap Berdialog dan Konfrontasi dengan Amerika

News | Jum'at, 18 Juni 2021 | 13:09 WIB

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14 WIB

Korea Utara Basmi Kucing dan Burung Merpati, Ini Alasannya

Korea Utara Basmi Kucing dan Burung Merpati, Ini Alasannya

Sumbar | Senin, 31 Mei 2021 | 12:15 WIB

Kim Jong Un Musnahkan Kucing dan Burung Merpati, Ada Apa?

Kim Jong Un Musnahkan Kucing dan Burung Merpati, Ada Apa?

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB