Beredar Kisah Dokter Paru, Sebelum Wafat Tolak Ventilator Demi Pasien Lebih Muda

Rendy Adrikni Sadikin, Nur Afitria Cika Handayani

Rabu, 14 Juli 2021 | 10:45 WIB
Beredar Kisah Dokter Paru, Sebelum Wafat Tolak Ventilator Demi Pasien Lebih Muda
Dokter paru tolak ventilator demi pasien. (Twitter/@dokterpodcast)

Suara.com - Sebuah kisah mengharukan beredar di di media sosial tentang seorang dokter sekaligus profesor ahli paru di salah satu rumah sakit. Disebutkan, Prof dr Taufik SpP(K) rela memberikan ventilator demi pasiennya yang lebih membutuhkan.

Kisah tersebut dibagikan oleh akun Twitter @dokterpodcast, Minggu (11/7/2021), yang dikutip dari tulisan panjang besutan Mardisyaf Ramli. Oleh Mardisyaf Ramli, kisah tersebut juga diunggah melalui jejaring sosial Facebook 

Dituliskan dalam kisah tersebut, Taufik terpapar covid-19. Dia pun dirawat di rumah sakit oleh anaknya. Namun, takdir berkata lain. Taufik mengembuskan nafas terakhir dengan memberikan pesan mengharukan.

Dalam unggahan tersebut, dituliskan Taufik sempat dirawat oleh anaknya yang juga merupakan ahli paru. Beberapa hari perawatan, profesor tersebut mengalami sesak nafas dan membutuhkan pemasangan ventilator.

Sebelum dilakukan pemasangan ventilator, Taufik menilai kondisinya sendiri melalui CT scan dan laboratorium lain. Profesor itu pun kemudian menolak untuk pemasangan ventilator.

Dirinya beranggapan bahwa ventilator tersebut sangat dibutuhkan bagi pasien yang berpotensi sembuh.

"Dari ilmunya sang profesor berkesimpulan, ventilator ini sebaiknya diberikan saja pada orang yang hanya berpotensi untuk sembuh," tulis akun tersebut.

Dokter paru tolak ventilator demi pasien. (Twitter/@dokterpodcast)
Dokter paru tolak ventilator demi pasien. (Twitter/@dokterpodcast)

Pesan Terakhir

Sebelum mengembuskan nafas terakhir, Taufik diceritakan sempat meminta agar ventilator tersebut tidak dipasangkan untuknya. Dia meminta agar ventilator itu diberikan kepada pasien yang muda. Alasannya, kata dia, pasien itu lebih membutuhkan.

baca juga

"Berikan ventilator ini pada pasien yang muda saja, mereka lebih perlu diselamatkan daripada saya," ungkapnya.

Padahal ventilator tersebut sudah dipersiapkan untuknya. Namun hanya dalam hitungan jam, Taufik menghembuskan nafas terakhirnya.

Komentar Warganet

Kisah tersebut membuat warganet merasa ikut terharu dengan apa yang dilakukan profesor tersebut.

"Nangis bacanya," balas warganet.

"Terlalu banyak orang orang pintar dan baik hati gugur dalam pandemi ini. Sad," ujar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh! Covid-19 Varian Delta Buat Kasus di Solo Merangkak

Waduh! Covid-19 Varian Delta Buat Kasus di Solo Merangkak

Surakarta | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:41 WIB

Geger Vaksinasi COVID-19 Palsu di Karawang, Ini Kata Bupati Cellica Nurrachadiana

Geger Vaksinasi COVID-19 Palsu di Karawang, Ini Kata Bupati Cellica Nurrachadiana

Bekaci | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:38 WIB

Jenazah Istri Gubernur Sultra Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Istri Gubernur Sultra Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Foto | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:36 WIB

RSD Wisma Atlet Hari Ini Rawat 7.762 Pasien Positif Covid-19, 1.644 OTG

RSD Wisma Atlet Hari Ini Rawat 7.762 Pasien Positif Covid-19, 1.644 OTG

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:34 WIB

Viral Ibu-ibu Cekcok dengan Sopir Ambulans yang Pakai APD, Diduga Dilarang Isi Bensin

Viral Ibu-ibu Cekcok dengan Sopir Ambulans yang Pakai APD, Diduga Dilarang Isi Bensin

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:39 WIB

Viral RI Masuk Berita TV Korea karena Kasus Corona Tertinggi, Publik: Indonesia Macan Asia

Viral RI Masuk Berita TV Korea karena Kasus Corona Tertinggi, Publik: Indonesia Macan Asia

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:36 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×