Tak Boleh Lewati Penyekatan PPKM Darurat, Ojol: Bawa Rp 50 Ribu Buat Dapur Susah Banget

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 15 Juli 2021 | 16:18 WIB
Tak Boleh Lewati Penyekatan PPKM Darurat, Ojol: Bawa Rp 50 Ribu Buat Dapur Susah Banget
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Sejumlah masyarakat mengeluhkan adanya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat karena membuat aktivitas mereka menjadi susah hingga terhenti. Jika benar aturan yang sudah berlaku sejak 3 Juli itu diperpanjang hingga 6 minggu oleh pemerintah pusat, maka akan menambah beban mereka.

Salah satunya dialami oleh Rud, seorang warga Depok yang juga bekerja sebagai ojek online. Adanya pos penyekatan di sejumlah ruas jalan yang dijaga aparat membuat para pengemudi Ojol tak leluasa mengantar atau mengambil orderan.

Aturan terbaru yang dibuat pemerintah adalah pekerja sektor esensial dan kritikal diberikan batas melewati penyekatan hanya pukul 06.00-10.00 WIB.

"Saya berani ngomong gini Ojol saja enggak tembus di penyekatan PPKM. Kecuali bawa obat," ujarnya saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (15/7/2021).

Ia menuturkan tidak banyak orderan yang masuk terkait pesanan mengantar obat.

Adanya pandemi di Indonesia sudah membuat pendapatan mereka tergerus. Situasi ini diperparah dengan kebijakan baru yang dibuat pemerintah, yakni PPKM Darurat.

"Kami atas nama ojol sudah merintih. Buat bawa Rp 50 ribu saja buat dapur susah bangat, terus di tambah (aturan) PPKM," kata dia.

Penampakan unit Panser Anoa milik TNI dikerahkan di titik penyekatan PPKM Daruat di Lenteng Agung. (Suara.com/Arga)
Penampakan unit Panser Anoa milik TNI dikerahkan di titik penyekatan PPKM Daruat di Lenteng Agung. (Suara.com/Arga)

Selain itu ia juga mempertanyakan langkah pemerintah yang sempat mengerahkan dua kendaraan tempur lapis baja, yakni panser milik TNI dan satu kendaraan taktis Barracuda Polri untuk menutup akses jalan. Kendaraan tersebut sempat disiagakan di posko PPKM Darurat dekat fly over Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

"Enggak logis saja virus dijagain pake tank aparat," katanya.

baca juga

Kemudian Rud juga menduga ada segelintir oknum yang memanfaatkan pandemi ini sebagai ajang bisnis.

Pilih Dikejar Petugas

Sementara penyedia jasa servis handphone di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, mengeluhkan dengan aturan PPKM Darurat karena membuat kegiatan mereka terhenti.

Agar bisa menyambung hidup di masa Covid-19, mereka pun nekat melapak di depan mal PGC untuk menjajakan jasanya.

Sejumlah penyedia jasa servis handphone menawarkan jasanya di Kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Selasa (13/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah penyedia jasa servis handphone menawarkan jasanya di Kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Selasa (13/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Teguh adalah salah satunya, tukang service handphone yang kekinian harus menjajakan jasanya di depan Mal PGC Cililitan.

“Kami di rumah, yang ada mati-mati juga. Kami enggak boleh keluar, karena takut mati. Di rumah kita enggak makan, juga mati,” kata Teguh kepada wartawan di lokasi, Rabu (14/6/2021).

Selain untuk menyambung hidup, upaya ini dilakukannya agar tetap bisa membayar sewa kios. Kata dia meski aktivitas Mal PGC Cililitan ditutup, mereka tetap harus membayar biaya sewa dan listrik.

“Tetap bayar. Terus kami nyari uang dari mana, untuk menutupi itu,” imbuh Teguh.

Beraktivitas di jalanan bukan tanpa risiko, Teguh mengaku, beberapa kali harus kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP.

“Tapi ya mau bagaimana lagi. Ya kucing-kucingan. Satpol PP pergi kita datang lagi,” ujarnya.

Turunnya penyedia jasa service handphone Mal PGC ke jalanan telah terjadi sejak 3 Juli lalu, bertepatan dengan penerapan PPKM Darurat.

Diketahui berdasarkan aturannya, seluruh aktivitas di sejumlah mal Jakarta ditiadakan, guna menekan laju penularan Covid-19. Jual beli yang diizinkan hanya bagi restoran/kafe, supermarket dan apotek. Khusus untuk restoran atau kafe tidak bisa makan di tempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Implementasi Kebijakan PPKM Darurat, Sudah Tepatkah?

Melihat Implementasi Kebijakan PPKM Darurat, Sudah Tepatkah?

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:14 WIB

Anies Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor Selama PPKM Darurat

Anies Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor Selama PPKM Darurat

Jakarta | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:13 WIB

Buat Surat Terbuka Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Didi Riyadi Minta Jokowi Lakukan Ini

Buat Surat Terbuka Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Didi Riyadi Minta Jokowi Lakukan Ini

Jogja | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:10 WIB

Keluh Pemilik Warkop Didenda Rp 500 Ribu Langgar PPKM Darurat Tangsel: Jualan Lagi Sepi

Keluh Pemilik Warkop Didenda Rp 500 Ribu Langgar PPKM Darurat Tangsel: Jualan Lagi Sepi

Jakarta | Kamis, 15 Juli 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×