Ade Armando Ungkap Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Kecil Ketimbang Inggris, Publik Murka!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 19 Juli 2021 | 10:48 WIB
Ade Armando Ungkap Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Kecil Ketimbang Inggris, Publik Murka!
Ade Armando Ibaratkan Rizieq Dewa Mabuk. (YouTube/CokroTV)

Suara.com - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando tetiba trending di Twitter. Itu disebabkan dirinya yang membandingkan angka kematian di Indonesia lebih sedikit ketimbang di Inggris.

Dilihat di Twitter, sebanyak 2.879 cuitan membahas Ade Armando. Kalau diperhatikan, itu disebabkan oleh salah satu unggahan Ade yang menyinggung soal angka kematian penduduk Indonesia.

Ade membandingkan data kematian antara Inggris dan Indonesia.

"Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid 128 ribu. Penduduk RI 270 juta, meninggal karena Covid 73 ribu," kata Ade melalui akun Twitternya @adearmando1 pada Minggu (18/7/2021).

Tidak ada penjelasan yang mendalam saat Ade menyampaikan data tersebut. Hal tersebut pula yang memancing respons beragam dari warganet.

Banyak dari mereka yang mendukung Ade, namun lebih banyak pula warganet yang kesal kepadanya lantaran terlihat minim empati.

Itu disebabkan banyaknya warganet yang menganggap Ade hanya melihat kematian penduduk sebatas angka statistik.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pemilik akun Twitter @Mzt_Lx kepada Ade. Menurutnya, angka kematian 73 ribu itu menjadi sesuatu yang 'kecil' bagi seorang Ade.

Cuitan Ade Armando bandingkan kasus Covid di Indonesia dengan Inggris. (Twitter)
Cuitan Ade Armando bandingkan kasus Covid di Indonesia dengan Inggris. (Twitter)

"Artinya, 73.000 nyawa melayang itu cukup kecil dibanding Inggris ya? Coba bayangkan 73ribu itu nyawa korban perang, kecil atau besar? Jangankan 1.000 orang, 1 nyawa saudara yang meninggal saja sungguh penuh penyesalan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ternyata 73 ribu itu kecil bagi Bang Ade," ungkapnya.

Ada juga warganet yang mengungkap kesedihannya karena di dalam angka 73 ribu itu terdapat orang terkasihnya yang harus gugur lantaran Covid-19.

"Di antara yang kata loe 73ribu itu ada 2 orang kesayangan gw. Pedih banget rasanya kematian hanya dianggap angka statistik. Semoga kamu akan segera mengalami kepedihan itu, segera... Madef*ker loe!," ujar salah satu pengguna Twitter.

Warganet lainnya juga menyentil Ade untuk bisa melihat kematian penduduk itu dari sisi lain, bukan hanya sekedar angka statistik.

"Orang meninggal jangan direduksi jadi hanya angka dan presentase, Pak. Tolong punya empati," tuturnya.

Pakar Sosiologi Bencana Nanyang Technological University (NTU) Prof Sulfikar Amir juga geram ketika melihat cuitan Ade. Secara singkat, ia hanya menyampaikan kata-kata kekesalannya untuk Ade.

"F**k you Ade Armando! F**k you," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Hal 'Menakutkan' di Balik Kasus Nia dan Ardi Bakrie, Ade Armando: Tunggu Kehancuran

Ungkap Hal 'Menakutkan' di Balik Kasus Nia dan Ardi Bakrie, Ade Armando: Tunggu Kehancuran

Hits | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:10 WIB

Ade Armando Sentil Anies 'Gubernur Magang' Usai Disebut Marahi Perusahaan Esensial

Ade Armando Sentil Anies 'Gubernur Magang' Usai Disebut Marahi Perusahaan Esensial

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:40 WIB

Pria Rambut Belah Tengah Orasi Perjuangan Mahasiswa Dicibir Ade Armando: Mirip BEM Idol

Pria Rambut Belah Tengah Orasi Perjuangan Mahasiswa Dicibir Ade Armando: Mirip BEM Idol

Bali | Senin, 05 Juli 2021 | 07:05 WIB

Ade Armando Bongkar Masuk UI Bisa Lewat Jalur Titipan Ataupun Nyogok, Benarkah?

Ade Armando Bongkar Masuk UI Bisa Lewat Jalur Titipan Ataupun Nyogok, Benarkah?

Banten | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:32 WIB

Terkini

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:48 WIB

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:32 WIB

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:04 WIB

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:46 WIB

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:27 WIB

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:21 WIB

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:15 WIB

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB