alexametrics

Ade Armando Ungkap Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Kecil Ketimbang Inggris, Publik Murka!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Ade Armando Ungkap Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Kecil Ketimbang Inggris, Publik Murka!
Ade Armando Ibaratkan Rizieq Dewa Mabuk. (YouTube/CokroTV)

Banyak dari mereka yang mendukung Ade, namun lebih banyak pula warganet yang kesal kepadanya lantaran terlihat minim empati.

Suara.com - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando tetiba trending di Twitter. Itu disebabkan dirinya yang membandingkan angka kematian di Indonesia lebih sedikit ketimbang di Inggris.

Dilihat di Twitter, sebanyak 2.879 cuitan membahas Ade Armando. Kalau diperhatikan, itu disebabkan oleh salah satu unggahan Ade yang menyinggung soal angka kematian penduduk Indonesia.

Ade membandingkan data kematian antara Inggris dan Indonesia.

"Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid 128 ribu. Penduduk RI 270 juta, meninggal karena Covid 73 ribu," kata Ade melalui akun Twitternya @adearmando1 pada Minggu (18/7/2021).

Baca Juga: Pria Rambut Belah Tengah Orasi Perjuangan Mahasiswa Dicibir Ade Armando: Mirip BEM Idol

Tidak ada penjelasan yang mendalam saat Ade menyampaikan data tersebut. Hal tersebut pula yang memancing respons beragam dari warganet.

Banyak dari mereka yang mendukung Ade, namun lebih banyak pula warganet yang kesal kepadanya lantaran terlihat minim empati.

Itu disebabkan banyaknya warganet yang menganggap Ade hanya melihat kematian penduduk sebatas angka statistik.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pemilik akun Twitter @Mzt_Lx kepada Ade. Menurutnya, angka kematian 73 ribu itu menjadi sesuatu yang 'kecil' bagi seorang Ade.

Cuitan Ade Armando bandingkan kasus Covid di Indonesia dengan Inggris. (Twitter)
Cuitan Ade Armando bandingkan kasus Covid di Indonesia dengan Inggris. (Twitter)

"Artinya, 73.000 nyawa melayang itu cukup kecil dibanding Inggris ya? Coba bayangkan 73ribu itu nyawa korban perang, kecil atau besar? Jangankan 1.000 orang, 1 nyawa saudara yang meninggal saja sungguh penuh penyesalan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ternyata 73 ribu itu kecil bagi Bang Ade," ungkapnya.

Baca Juga: Video Pemuda Bicara Gerakan Mahasiswa, Ade Armando: Cocok Jadi Finalis Lomba BEM Idol

Ada juga warganet yang mengungkap kesedihannya karena di dalam angka 73 ribu itu terdapat orang terkasihnya yang harus gugur lantaran Covid-19.

"Di antara yang kata loe 73ribu itu ada 2 orang kesayangan gw. Pedih banget rasanya kematian hanya dianggap angka statistik. Semoga kamu akan segera mengalami kepedihan itu, segera... Madef*ker loe!," ujar salah satu pengguna Twitter.

Warganet lainnya juga menyentil Ade untuk bisa melihat kematian penduduk itu dari sisi lain, bukan hanya sekedar angka statistik.

"Orang meninggal jangan direduksi jadi hanya angka dan presentase, Pak. Tolong punya empati," tuturnya.

Pakar Sosiologi Bencana Nanyang Technological University (NTU) Prof Sulfikar Amir juga geram ketika melihat cuitan Ade. Secara singkat, ia hanya menyampaikan kata-kata kekesalannya untuk Ade.

"F**k you Ade Armando! F**k you," tulisnya.

Komentar