Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:32 WIB
Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas. [X]
  • Bos Mossad David Barnea pesimis terkait peluang Israel dan AS menumbangkan rezim Iran dalam waktu singkat, memprediksi prosesnya butuh waktu hingga satu tahun.
  • Pernyataan intelijen ini mematahkan ambisi Donald Trump dan Benjamin Netanyahu yang awalnya berharap Iran langsung kolaps usai digempur operasi militer.
  • Kejatuhan rezim dinilai tak cukup hanya lewat serangan militer, melainkan butuh dinamika publik internal sehingga AS-Israel harus segera ubah strategi.

Suara.com - Harapan besar Israel dan Amerika Serikat untuk segera memanggil Rezim Iran kini menemui jalan buntu setelah munculnya penilaian terbaru dari pihak Intelejen Rezim Zionist.

Laporan mengejutkan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Mossad, David Barnea, yang memperkirakan bahwa pergantian kekuasaan di negara saingan mereka itu masih sangat jauh dari kenyataan.

Fakta pahit di lapangan ini seakan menjadi kejutan keras bagi Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang sebelumnya sangat percaya diri bisa memenangkan perang dalam waktu singkat.

Prediksi pesimis mengenai masa depan konflik geopolitik ini diungkapkan oleh bos intelijen luar negeri Israel tersebut saat memberikan pengarahan khusus kepada jajaran kabinetnya.

Dalam rapat tertutup itu, ia menegaskan bahwa proses untuk mengukur pemerintahan yang sedang berkuasa di Teheran dan menerapkan perubahan mendasar kemungkinan besar akan memakan waktu yang lama.

"Menggulingkan Rezim di Iran Bisa Butuh Waktu Satu Tahun"

Pernyataan realistis ini sontak menjadi seperti guyuran air dingin bagi pemerintahan sayap kanan Tel Aviv maupun para pejabat tinggi di Washington.

Kedua negara sekutu tersebut selama ini sangat mengharapkan terjadinya keruntuhan politik yang serba cepat setelah rentetan operasi militer mematikan yang mereka lancarkan di kawasan tersebut.

Menurut berbagai sumber berita yang mengetahui detail rapat tersebut, sang kepala intelijen menekankan bahwa kudeta militer atau serangan dari luar saja tidak akan cukup.

Ia menjelaskan bahwa pergantian rezim memerlukan sebuah proses panjang di mana elemen publik dan dinamika internal di dalam negara tersebut harus diorganisasikan dengan matang.

Penilaian strategi ini secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa operasi militer instan yang selama ini dibanggakan oleh pihak Barat belum mampu mencapai tujuan utama mereka.

Akibatnya, pihak Israel dan Amerika Serikat kini dituntut untuk segera mengubah strategi mereka di Timur Tengah menjadi pendekatan yang jauh lebih berjangka panjang dan ekstra hati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:27 WIB

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:15 WIB

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:08 WIB

Terkini

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:41 WIB

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:24 WIB

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:21 WIB

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:18 WIB

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:11 WIB

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

DPR Minta Pemerintah Tak Tunggu Lonjakan Kasus Hantavirus Baru Bertindak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:52 WIB

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB