Kemnaker Gelar Webinar Produktif saat Pandemi Bersama Lula Kamal dan Tika Bisono

Fabiola Febrinastri

Selasa, 20 Juli 2021 | 16:26 WIB
Kemnaker Gelar Webinar Produktif saat Pandemi Bersama Lula Kamal dan Tika Bisono
"Berdamai dengan Pandemi: Be Happy, Be Healthy, Keep Productivity”. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)  menggelar Webinar bertajuk "Berdamai dengan Pandemi: Be Happy, Be Healthy, Keep Productivity”. Webinar ini menghadirkan dua pembicara, yaitu praktisi kesehatan, Lula Kamal dan psikolog, Tika Bisono.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, memaparkan bahwa pandemi Covid-19 berakibat pada munculnya perubahan-perubahan dan adaptasi-adaptasi dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru, seperti perubahan cara kerja dari konvensional menjadi bekerja secara online.

"Adaptasi kebiasaan baru menuntut kita untuk siap menggunakan teknologi informasi di tengah perkembangan disrupsi industri yang dikenal dengan revolusi industri 4.0, sehingga bekerja secara online atau dalam jaringan, dewasa ini menjadi sebuah keniscayaan," ucap Anwar, Jakarta, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, dalam situasi seperti ini, tuntutan untuk terus bekerja secara produktif menjadi hal yang tidak mudah untuk dicapai. Tidak adanya kesiapan perencanaan kerja, kesiapan sarana prasarana kerja, atau kesiapan para pelaksana dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kelancaran pekerjaan merupakan penyebab utama yang dapat menghambat produktivitas kerja secara online.

"Oleh karena itu, kita dituntut untuk tidak hanya mampu bekerja secara produktif, tetapi juga dapat bekerja secara inovatif, khususnya dalam rangka memberikan pelayanan fungsi-fungsi ketenagakerjaan kepada masyarakat," ucapnya.

Selain hal tersebut, menurutnya, terdapat hal lain yang penting untuk disoroti yaitu dampak positif dan negatif dari perubahan cara kerja yang dilakukan secara online.

Ia menjabarkan, bekerja secara online menimbulkan dampak positif seperti dapat berkumpul bersama dalam satu forum yang sama secara real time dan dengan pembahasan yang sama secara virtual. Sisi positif lainnya, dari segi pelayanan fungsi ketenagakerjaan, karena dengan pelayanan secara daring atau online akan membuat pelayanan dan sasaran pelayanan yang lebih luas dan terjangkau.

Selain sisi positif, katanya, perubahan cara kerja ini juga terdapat sejumlah efek negatif untuk kesehatan fisik dan psikis dari perubahan cara kerja tersebut, seperti nyeri karena kelamaan duduk dan gangguan penglihatan, serta iritasi pada mata akibat durasi menatap laptop atau hp yang lebih lama.

Adapun dampak negatif dari sisi psikis, sambungnya, seseorang yang mulai mengalami gangguan kesehatan fisik akam cenderung menjadi lebih sensitif, cepat marah, sering merasa letih, maupun lesu.

baca juga

Ia menyatakan, efek-efek negatif seperti itu dapat menjadi penyakit akibat kerja apabila tidak ditanggulangi sejak dini, dan bisa berdampak buruk di kemudian hari.

"Hal ini tentunya dapat menghambat pelayanan ketenagakerjaan yang harus kita berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, bahkan parahnya lagi pelayanan ketenagakerjaan tidak dapat terselenggara dengan baik," ucapnya.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan Kemnaker, Helmiaty Basri menyatakan, pihaknya menginisiasi webinar dalam upaya peningkatan kinerja, inovasi, memberikan informasi terkait kebugaran jasmani, serta mengelola emosi pegawai saat WFH, agar pegawai di lingkungan Kemnaker tetap bahagia dan sehat.

Webinar yang diikuti 1164 peserta dari 33 provinsi di Indonesia tersebut bertujuanuntuk menjaga kinerja, menjaga kebugaran, serta mengelola emosi Aparatur Sipil Negara (ASN) Ketenagakerjaan di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, materi webinar ada dua pokok bahasan, yaitu tetap bugar saat pandemi dan menjaga kesehatan saat sering online meeting (Zoom)," ucap Helmiaty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Lakukan Masifikasi WLKP Online

Kemnaker Lakukan Masifikasi WLKP Online

Bisnis | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:32 WIB

Kemnaker, Apindo, Kadin, dan Pekerja Gelar Deklarasi Gotong Royong

Kemnaker, Apindo, Kadin, dan Pekerja Gelar Deklarasi Gotong Royong

Bisnis | Selasa, 13 Juli 2021 | 20:57 WIB

Ikhtiar Kemnaker untuk Indonesia, Doa Bersama agar Pandemi Covid-19 segera Berakhir

Ikhtiar Kemnaker untuk Indonesia, Doa Bersama agar Pandemi Covid-19 segera Berakhir

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 08:04 WIB

PPKM Darurat, Kemnaker: Pekerja Terpaksa WFH 100 Persen Berhak Dapat Upah

PPKM Darurat, Kemnaker: Pekerja Terpaksa WFH 100 Persen Berhak Dapat Upah

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 21:18 WIB

Kemnaker Optimalkan Pusat Pasar Kerja untuk Wujudkan Sistem Informasi Nasional

Kemnaker Optimalkan Pusat Pasar Kerja untuk Wujudkan Sistem Informasi Nasional

Bisnis | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:12 WIB

20 Pekerja Asal China Datang ke Sulawesi Selatan, Begini Penjelasan Kemnaker

20 Pekerja Asal China Datang ke Sulawesi Selatan, Begini Penjelasan Kemnaker

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:17 WIB

Terkini

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Cara Cek Nomor BPOM Skincare, Langkah Mudah untuk Hindari Produk Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas

Lampung | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:06 WIB

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

5 Cara Mengatur Rumah Menurut Feng Shui agar Tenang dan Mendatangkan Rezeki

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2, Keberanian Para Penyihir Muda

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Lenovo Legion Y700 Infinite Meluncur, Tablet Gaming dengan OLED 165Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jelang Muktamar ke-35 NU Muncul Isu Pengondisian Peserta

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:51 WIB

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

×