Legislator Nilai Kunjungan Wapres AS Belum Diperlukan karena Menlu RI dan AS Baru Bertemu

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:03 WIB
Legislator Nilai Kunjungan Wapres AS Belum Diperlukan karena Menlu RI dan AS Baru Bertemu
Presiden AS Joe Biden bersama Wapres Kamala Harris bersama sejumlah angota kongres menandatangani UU yang memutuskan 19 Juni sebagai libur nasional memperingati Juneteenth atau tanggal bersejarah penghapusan perbudakan di Amerika Serikat. (Foto: Jim WATSON/AFP)

Suara.com - Indonesia tidak masuk daftar dalam kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, ke Asia Tenggara. Terkait itu, Anggota Komisi I DPR Christina Aryani mengatakan itu tidak terlepas dari adanya pertemuan antara menteri luar negeri Indonesia dan AS.

Di mana kata Christina, Menlu Retno Marsudi dan dan Menlu AS Antony Blinken telah melakukan pertemuan pertama dialog strategis di Washington DC. Dalam pertemuan itu tentunya banyak hal dan isu yang masuk dalam pembahasan.

"Berbagai isu masuk dalam pokok pembahasan, antara lain dampak pandemi virus, sengketa Laut Cina Selatan, peningkatan hubungan ekonomi, kolaborasi menyangkut keamanan siber, pendidikan, dan lain-lain," kata Christina kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Karena ada dua pertemuan antara kedua Menlu itu pula yang kemungkinan membuat Kamala Harris tidak memasukan Indonesia dalam daftar kunjungan. Pasalnya, kata Christina kunjungan Wapres AS memang belum diperlukan, mengingat baru saja terlaksana pertemuan melalui Menlu masing-masing negara.

"Dalam konteks ini kunjungan Wapres Harris belum diperlukan, karena sudah ada kesepahaman antarnegara yang siap diimplementasikan pasca pertemuan kedua Menlu," kata Christina.

Sebelumnya, Anggota DPR RI Fadli Zon angkat bicara soal Indonesia tak masuk dalam daftar negara Asia Tenggara yang bakal dikunjungi Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris.

Melalui akun Twitter @fadlizon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku merasa aneh Indonesia dilewatkan begitu saja oleh Kamala Harris.

"Cukup aneh, RI tak masuk daftar kunjungan Wapres AS, Kamala Harris ke Asia Tenggara," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Kamis (5/8/2021).

Fadli Zon mengungkapkan ada dua kemungkinan penyebab Amerika Serikat enggan menginjakkan kakinya di Nusantara.

baca juga

Pertama, ia menduga kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi sehingga membuat pemerintah Amerika Serikat ketakutan.

"Apakah mereka takut masuk karena Covid-19 yang masih tinggi?" ujar Fadli Zon.

Kemungkinan kedua, Fadli menduga Indonesia sudah tidak dianggap penting lagi oleh Amerika Serikat.

Oleh karenanya, Negeri Paman Sam itu melewatkan kunjungan ke Indonesia begitu saja.

"Atau RI tak dianggap penting lagi oleh Amerika Serikat di kawasan Asia Tenggara?" imbuh Fadli Zon.

Kunjunan Wapres AS

Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris dijadwalkan akan mengunjungi dua negara di Asia Tenggara, yakni Vietnam dan Singapura.

Dalam kunjungannya tersebut, Harris akan membahas isu keamanan regional dan respons pandemi Covid-19 secara global.

Penasihat senior Gedung Putih, Symone Sanders menyebut kunjungan tersebut dirasa perlu dilakukan untuk memperkuat hubungan kerjasama dengan dua mitra penting Amerika Serikat di Indo-Pasifik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Kirim Kapal Perangnya ke Laut Cina Selatan dan Pasifik

Jerman Kirim Kapal Perangnya ke Laut Cina Selatan dan Pasifik

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:34 WIB

Bantah Retas Microsoft, China: Amerika Juara Serangan Siber

Bantah Retas Microsoft, China: Amerika Juara Serangan Siber

Tekno | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:33 WIB

Amerika dan Eropa Tuding China di balik Peretasan Microsoft Exchange

Amerika dan Eropa Tuding China di balik Peretasan Microsoft Exchange

Tekno | Senin, 19 Juli 2021 | 22:07 WIB

Hari Paling Mematikan Sejak Kudeta Militer Myanmar

Hari Paling Mematikan Sejak Kudeta Militer Myanmar

News | Minggu, 28 Maret 2021 | 13:40 WIB

Terkini

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:08 WIB

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:33 WIB

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:20 WIB

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:11 WIB

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB

×