Mau Terobos Penyekatan PPKM, Polisi Sumpahi Pengendara Mati Kecelakaan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 10 Agustus 2021 | 17:31 WIB
Mau Terobos Penyekatan PPKM, Polisi Sumpahi Pengendara Mati Kecelakaan
Polisi sumpahi pemobil yang terobos penyekatan PPKM (Instagram)

Suara.com - Viral video pengendara mobil hendak menerobos jalan yang disekat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Polisi yang kesal justru menyumpahi pengendara itu mati dalam insiden kecelakaan.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama @akatsuki_itachi27. Insiden tersebut terjadi saat ia sedang melakukan perjalanan di Pekanbaru, Riau.

Pengendara mobil yang merupakan pendatang itu hendak pergi ke penginapan yang berjarak 500 meter dari lokasi penyekatan.

Ia mengaku melihat beberapa kendaraan melintasi jalan penyekatan tersebut. Oleh karenanya, ia meminta izin untuk ikut melintasi jalan tersebut.

"Mau ke depan situ pak, belakang Hotel Pangeran (saya mau ke penginapan lokasi tepat di belakang hotel, paling sekitar 500 meter dari simpang penyekatan)" ujarnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (10/8/2021).

Polisi sumpahi pemobil yang mau terobos penyekatan PPKM (Instagram)
Polisi sumpahi pemobil yang mau terobos penyekatan PPKM (Instagram)

Namun, petugas kepolisian tetap melarang ia melintasi jalan itu dan memintanya putar balik.

Ia sudah menjelaskan bahwa ia merupakan seorang pendatang yang tak mengetahui jalan di wilayah tersebut.

Bukannya memberikan petunjuk jalan, polisi itu langsung menyumpahi si pengendara dengan suara nada tinggi.

"Kalau kamu tahu jalan, doakan kamu mati kecelakaan," ujar si polisi.

baca juga

Mendengar sumpah serapah polisi itu membuat si pengendara tersulut emosi. Ia sangat menyayangkan sikap si polisi yang terkesan arogan itu.

Terlebih polisi itu tidak menyampaikan permohonan maaf karena sudah berkata kasar. Polisi itu justru memukul mobilnya agar pergi meninggalkan lokasi penyekatan.

"Saya tidak mencari pembenaran, cuma menyayangkan sikap petugas yang terkesan kasar dan arogan. Apakah petugas satgas harus penuh emosi dan boleh bentak-bentak orang? Bukannya minta maaf, mobil saya dipukul lagi sama petugas," ungkapnya.

Polisi yang sumpahi pemobil berdamai (Instagram)
Polisi yang sumpahi pemobil berdamai (Instagram)

Belakangan si pengendara mobil itu mengaku sudah bertemu dengan oknum polisi yang menyumpahinya dan menempuh jalur kekeluargaan.

"Saya sudah bertemu bersama @donni_eka_s dan bapak @putra_supanda petugas di dalam video tersebut dan diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.

Pria itu menyampaikan permohonan maaf karena video yang diunggahnya viral di media sosial hingga menuai pro dan kontra.

"Saya meminta maaf kepada seluruh anggota kepolisian, masyarakat Riau dan seluruh masyarakat Indonesia. (persoalan) sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan sudah tidak ada lagi kesalahpahaman, sudah saling memaafkan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Acara Pernikahan Pengantin Kembar, Panggung Pelaminannya Jadi Sorotan

Viral Acara Pernikahan Pengantin Kembar, Panggung Pelaminannya Jadi Sorotan

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:32 WIB

Viral Sepasang Kekasih Cekcok di Pinggir Jalan, Cowok Tendang Motor Mau Pukul Pacarnya

Viral Sepasang Kekasih Cekcok di Pinggir Jalan, Cowok Tendang Motor Mau Pukul Pacarnya

Jatim | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:10 WIB

Kumpulan Perempuan Berendam Pakai Air Mineral Galon, Lihat Aksinya!

Kumpulan Perempuan Berendam Pakai Air Mineral Galon, Lihat Aksinya!

Video | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×