Qodari Pede, Jokowi-Prabowo Bisa Redakan Potensi Polarisasi pada Pilpres 2024

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 11 Agustus 2021 | 22:15 WIB
Qodari Pede, Jokowi-Prabowo Bisa Redakan Potensi Polarisasi pada Pilpres 2024
Penasihat Seknas Jokowi-Prabowo M Qodari saat peresmian berdirinya komunitas tersebut beberapa waktu lalu. (Foto: bidik layar video)

Suara.com - Penasihat Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Seknas Jokpro) 2024 Muhammad Qodari menyampaikan bahwa di Pilpres 2024 nanti rakyat akan mengalami konfrontasi luar biasa dan polarisasi. Menurutnya, yang mencegah hal itu hanya Joko Widodo dan Prabowo Subianto. 

Awalnya Qodari menjelaskan, usahanya mendukung Jokowi-Prabowo merupakan langkah yang serius. Dia mengaku alasannya mendukung Jokowi-Prabowo, berangkat dari kegelisahan kondisi masyarakat yang terpolarisasi. 

Ia mengatakan, kondisi polarisasi tersebut tak hanya terjadi di Indonesia bahkan terjadi negara demokrasinya sudah lebih maju seperti di Amerika. 

"Kita tidak membayangkan negara seperti Amerika, bahwa negara seperti Amerika itu, pilpres-nya bisa ribut di mana petahananya menolak mengakui kekalahan. Bahkan, menggerakkan pemilihnya untuk membatalkan ya diresmikannya keputusan pemilu dan pelantikan presiden baru," kata Qodari dalam diskusi bertajuk '1 jam lebih dekat bersama Jokpro Dalang Jokpro 2024',  Rabu (11/8/2021) malam. 

Qodari kemudian mengungkapkan, adanya kejadian serupa seperti di Amerika dimana usai Pilpres 2014 adanya upaya untuk menggagalkan acara pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Namun, menurutnya, upaya tersebut urung terjadi akibat para tokoh melakukan komunikasi. 

"Tentu ini bukan dari calon ya bukan dari pak Prabowo dan dari pak Hatta. Tapi ada elemen-elemen lah ya. Untungnya memang ada komunikasi yang baik yang terjadi," tuturnya. 

Qodari bersyukur upaya penggagalan acara pelantikan tersebut urung terjadi. Jika hal itu terjadi menurutnya akan sangat membahayakan. Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal ketegangan politik yang terjadi di 2014, Pilkada DKI 2017, dan Pilpres 2019, menurutnya kemungkinan hal itu akan terulang di 2024.

"Dan semua itu pada intinya saya lihat akan melahirkan sebuah situasi yang akan ya sangat-sangat mencekam bahwa kita sebagai bangsa akan mengalami konfrontasi yang sangat luar biasa polarisasi ekstrem lah di tahun 2024," tuturnya. 

baca juga

Untuk itu, Qodari mengklaim, untuk mencegah adanya potensi polarisasi besar mengusung Jokowi-Prabowo maju di 2024 dianggap hal yang tepat. 

"Cara mencegahnya dengan dua tokoh yang selama ini tepat pertama itu bertarung yang kedua ada pak Jokowi yang secara realita politik sebagai tokoh yang primus inter pares diantara semua tokoh yang ada," ujarnya. 

Terakhir, Qodari mengatakan, untuk koalisi partai politik yang dipegang oleh Jokowi kekinian dianggap bisa menjadi modal besar untuk menghapus polarisasi yang terjadi di tengah masyarakat akibat pertarungan politik. 

"Sekarang ada di pemerintahan untuk kemudian koalisi ini kalau bisa disatu kan itu akan menjadi sebuah koalisi besar yang melahirkan situasi yang jauh lebih aman damai dan tentram," tandasnya. 

Seknas Jokpro

Untuk diketahui, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, merupakan penasihat Seknas Jokpro 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi Demokrat Sindir Isu Presiden Tiga Periode, Jokpro: Direstui Tuhan

Politisi Demokrat Sindir Isu Presiden Tiga Periode, Jokpro: Direstui Tuhan

Batam | Kamis, 05 Agustus 2021 | 14:04 WIB

Keras! Fadli Zon Tuding Jokpro 2024 untuk Jegal Prabowo

Keras! Fadli Zon Tuding Jokpro 2024 untuk Jegal Prabowo

Kalbar | Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:50 WIB

Soal Dukungan Jokowi-Prabowo 2024, Rocky Gerung: Logika Pengusung Jokpro Dungu

Soal Dukungan Jokowi-Prabowo 2024, Rocky Gerung: Logika Pengusung Jokpro Dungu

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 08:37 WIB

Terkini

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

×