FDA Setujui Vaksin Penguat Covid-19 Bagi Penderita Gangguan Imun

Siswanto

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 13:52 WIB
FDA Setujui Vaksin Penguat Covid-19 Bagi Penderita Gangguan Imun
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) pada Kamis (12/8/2021) memberi izin pemberian dosis penguat vaksin COVID-19 dari Pfizer dan Moderna pada orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh.

Sejumlah negara lain seperti Israel dan Jerman berencana atau telah memberikan dosis ketiga untuk mencegah krisis baru akibat varian Delta virus corona yang sangat menular.

Para ilmuwan masih berbeda pendapat tentang penggunaan dosis penguat bagi mereka yang normal ketika manfaatnya masih belum bisa dipastikan.

Pfizer telah mengatakan bahwa efikasi vaksin yang dikembangkannya bersama BioNTech turun seiring waktu, dengan mengutip penelitian yang menunjukkan efektivitasnya menjadi 84 persen dari efikasi awal 96 persen setelah pemberian dosis kedua.

Moderna juga pernah mengatakan mereka menemukan perlunya dosis penguat, khususnya sejak varian Delta memicu infeksi pada mereka yang telah divaksin.

Regulator kesehatan AS pada Kamis mengubah izin penggunaan darurat bagi kedua vaksin agar dosis tambahan boleh diberikan kepada individu tertentu, terutama penerima transplantasi organ solid atau mereka yang didiagnosa memiliki gangguan imun.

Laporan tentang infeksi pada penerima vaksin dan kekhawatiran tentang daya perlindungan yang menurun telah mendorong negara-negara makmur untuk memberikan suntikan penguat, di tengah perjuangan banyak negara lain untuk mendapatkan dosis pertama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu menyerukan moratorium tentang dosis penguat vaksin COVID-19 setidaknya hingga akhir September.

Dipicu oleh varian Delta, kasus virus corona di AS telah meningkat hingga ke level tertinggi dalam enam bulan lebih, menurut data Reuters.

baca juga

Mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin tak cukup terlindungi dengan vaksin COVID-19 yang ada saat ini, kata pejabat kesehatan AS.

Regulator AS harus memberikan izin penuh pada vaksin-vaksin COVID-19 atau mengubah izin penggunaan darurat mereka sebelum dosis tambahan direkomendasikan.

Sebuah panel penasihat di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) akan bertemu pada Jumat untuk membahas kelayakan pemberian dosis penguat pada penderita gangguan imun.

Para analis Wall Street memperkirakan otorisasi dosis penguat bagi populasi yang lebih besar akan memperbesar keuntungan pembuat vaksin karena ratusan juta penerima vaksin akan kembali disuntik dengan dosis tambahan. [Antara/Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×