Diguncang Gempa Dahsyat Tewaskan Ratusan Orang, Haiti Umumkan Kondisi Darurat

Bangun Santoso

Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:54 WIB
Diguncang Gempa Dahsyat Tewaskan Ratusan Orang, Haiti Umumkan Kondisi Darurat
Gempa 7,2 SR di Haiti, Sabtu (14/8/2021). [Tamas Jean Pierre/AFP]

Sementara itu, sebagian besar wilayah Haiti menghadapi kelaparan yang meningkat dan layanan kesehatan kewalahan oleh COVID-19. Akses melalui jalan darat ke wilayah selatan, tempat gempa terjadi, telah dibatasi oleh kontrol geng di daerah-daerah utama, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bantuan akan dikirimkan.

Wilayah itu baru saja pulih dari Badai Matthew, yang melanda pada 2016, menewaskan ratusan orang dan menyebabkan kehancuran yang meluas. Haiti sekarang berada di jalur kemungkinan Badai Tropis Grace yang dapat membawa hujan lebat awal minggu depan.

"Negara ini tidak pernah rehatt! Setiap tahun salah urus dan tak masalah, tetapi efek kumulatif membuat kami rentan terhadap segalanya," kata pengusaha Haiti Marc Alain Boucicault di Twitter.

"Ini akan memakan waktu bertahun-tahun untuk memperbaikinya dan kami bahkan belum memulai!"

Di Port-au-Prince, penduduk yang trauma dengan gempa 2010 berlarian, berteriak, ke jalan-jalan dan tetap tinggal di sana saat gempa susulan bergemuruh.

"Di lingkungan saya, saya mendengar orang-orang berteriak. Mereka lari keluar," kata warga Sephora Pierre Louis. "Setidaknya mereka tahu untuk pergi keluar. Pada 2010, mereka tidak tahu harus berbuat apa. Orang-orang masih di luar di jalan."

Gempa itu mengirimkan gelombang kejut hingga ke Kuba dan Jamaika meskipun tidak ada laporan kerusakan material, kematian atau cedera di sana.

"Semua orang benar-benar takut. Sudah bertahun-tahun sejak gempa besar seperti itu," kata Daniel Ross, seorang penduduk di kota Guantanamo, Kuba timur.

Dia mengatakan rumahnya berdiri kokoh tetapi perabotannya bergetar.

baca juga

"Saya merasakannya. Gempa itu membangunkan saya. Atap saya agak berisik," kata Danny Bailey, 49, di Kingston.

Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) juga melaporkan gempa di wilayah tersebut, seraya mengatakan gempa itu berkekuatan 7,6, sementara pusat seismologi Kuba mengatakan gempa berkekuatan 7,4. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Tewaskan Ratusan Orang di Haiti

Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Tewaskan Ratusan Orang di Haiti

Malang | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:26 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 06:16 WIB

Haiti Dihantam Gempa 7,2 SR, Tewaskan 304 Orang dan Ratusan Masih Hilang

Haiti Dihantam Gempa 7,2 SR, Tewaskan 304 Orang dan Ratusan Masih Hilang

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 06:04 WIB

Gempa Bumi 7,2 SR Guncang Haiti

Gempa Bumi 7,2 SR Guncang Haiti

Malang | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:25 WIB

BPPTKG Pastikan Kegempaan di Selatan Yogyakarta Baru-Baru Ini Tak Berkaitan dengan Merapi

BPPTKG Pastikan Kegempaan di Selatan Yogyakarta Baru-Baru Ini Tak Berkaitan dengan Merapi

Jogja | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 20:06 WIB

Catatan Sejarah : 9 Gempa Besar dan Merusak di Sulawesi Utara

Catatan Sejarah : 9 Gempa Besar dan Merusak di Sulawesi Utara

Sulsel | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:39 WIB

Kepulauan Talaud Gempa Besar 7,1 SR Tengah Malam, Cuma 4 Detik Bergetar

Kepulauan Talaud Gempa Besar 7,1 SR Tengah Malam, Cuma 4 Detik Bergetar

Bali | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:55 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×