Demi Jadi Tuan Rumah Agenda PBB, Satgas Targetkan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi Pada 2022

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:56 WIB
Demi Jadi Tuan Rumah Agenda PBB, Satgas Targetkan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi Pada 2022
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19, Ganip Warsito saat tiba di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito meminta Provinsi Bali agar bisa cepat mengubah Pandemi Covid-19 menjadi endemi untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah agenda internasional Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada Mei 2022.

Ganip mengatakan, dengan mengubah pendekatan dari penanganan menjadi pengendalian Covid-19 diharapkan bisa mengubah pandemi menjadi endemi.

"Tujuan besarnya, kita akan nanti mengubah penanganan Covid-19 ini menjadi pengendalian Covid-19, arahnya mengubah pandemi menjadi endemi, sehingga kita bisa hidup berdampingan dengan Covid-19 dan masyarakat bisa produktif aman Covid-19," kata Ganip dalam Rapat Koordinasi Penguatan Penanganan Covid-19 di Bali, Kamis (19/8/2021).

Jika sudah menjadi Endemi, Ganip yakin Bali bisa menyelenggarakan GPDRR, forum internasional dua tahunan yang dibentuk oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) atau Badan PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.

Forum ini akan diikuti oleh 5-7 ribu peserta yang berasal dari 193 negara yang terdiri dari pejabat tinggi pemerintah, lembaga non-pemerintah, akademisi, sektor swasta dan media.

Mereka akan membahas berbagai pengetahuan, perkembangan, dan tren terbaru dalam penanganan bencana.

"Ini menjadi peluang bangsa Indonesia pada umumnya dan khususnya provinsi Bali pada khususnya untuk membuktikan kepada dunia bahwa kita mampu dan bisa mengendalikan pandemi ini, ini yang tadi saya katakan harga diri bangsa," tuturnya.

Ganip mengungkapkan, Vaksinasi Covid-19 di Bali sudah mencapai 91,7 persen untuk dosis pertama, dan harus segera dipercepat untuk dosis kedua yang saat ini baru 44,6 persen.

"Bali covered vaksinnya sudah tinggi. Mungkin kita perlu evaluasi, bagaimana dengan 3M? lalu bagaimana dengan 3T? ini perlu kita evaluasi. 3T yang ditekankan oleh Menko Marves kunjungan ke sini menyoroti masalah treatment-nya," ucapnya.

baca juga

Ganip juga meminta masyarakat di Bali yang terpapar Covid-19 mau dibawa ke tempat isolasi terpusat agar bisa dipantau langsung oleh tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Warga Australia Tinggalkan Bali

Ratusan Warga Australia Tinggalkan Bali

Foto | Rabu, 18 Agustus 2021 | 18:00 WIB

Bersejarah, Bali Jadi Tuan Rumah Pembuatan Eco Enzyme

Bersejarah, Bali Jadi Tuan Rumah Pembuatan Eco Enzyme

Bali | Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:45 WIB

Kronologis Pembuatan Teks Proklamasi, 4 Tokoh Penyebar Naskahnya, Ada Orang Bali

Kronologis Pembuatan Teks Proklamasi, 4 Tokoh Penyebar Naskahnya, Ada Orang Bali

Bali | Senin, 16 Agustus 2021 | 17:30 WIB

Canang Sari, Persembahan untuk Sang Hyang Widhi Wasa dari Umat Hindu Bali

Canang Sari, Persembahan untuk Sang Hyang Widhi Wasa dari Umat Hindu Bali

Your Say | Senin, 16 Agustus 2021 | 12:22 WIB

Terkini

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

×