Gagas Senam Stay At Home, Menpora Amali Diganjar Penghargaan MURI

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:59 WIB
Gagas Senam Stay At Home, Menpora Amali Diganjar Penghargaan MURI
Dok: Kemenpora

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena telah memprakarsai Senam Stay At Home (Senam SAH) di tengah situasi pandemi Covid-19.

Selain Amali, penghargaan juga didapatkan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) karena berhasil memecahkan rekor menyelenggarakan Senam SAH secara virtual dengan jumlah peserta 1015 orang yang.

Acara Senam SAH FIK UNNES ini dirangkaikan dengan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKMB) 2021 pada Jumat (20/8/2021) pagi. Menerima penghargaan ini, Menpora Amali diwakili Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Dr. Raden Isnanta, sementara FIK UNNES diwakili Prof. Dr. Tandiyo Rahayu yang diserahkan oleh perwakilan MURI.

Dalam sambutannya, Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jaya Suprana mengatakan pihaknya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Menpora Amali dan FIK Unnes atas prakarsa dan kesuksesan menyelenggarakan senam Stay At Home secara virtual dengan diikuti 1015 mahasiswa.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam menjalankan PPKM dan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Amali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada FIK UNNES atas kerjasamanya dengan Kemenpora menyelenggarakan Senam SAH yang dirangkaikan dengan PPKMB.

“Saya kira ini harus bisa diprogramkan, saya enggak tahu dimana menempatkan senam SAH ini. Sehingga menjadi bagian yang harus secara terus-menerus oleh mahasiswa atau civitas akademika Universitas Negeri Semarang digalakan. Sehingga masyarakat sekitar juga sama-sama menggerakkan itu,” harapnya.

Selain itu, Amali mengapresiasi kegiatan tersebut karena berhasil memecahkan rekor MURI. 

“Saya senang, saya tentu mengapresiasi karena ini mendapatkan penghargaan dari satu lembaga yang kredibel, yakni MURI yang dipimpin oleh pak Jaya Suprana. Terimakasih Pak Jaya Suprana dan tim yang telah melihat dan memberikan penghargaan kepada penyelenggaraan Senam SAH ini,” ujarnya.

baca juga

Pada kesempatan tersebut, Amali juga sempat menyinggung terkait gagasanya menghadirkan Senam SAH tersebut. Menurutnya, Senam SAH ini digagasnya bersama jajaran Kemenpora pada saat awal-awal pandemic Covid-19 tiba. Saat itu, semua kegiatan masyarakat dibatasi dan ada anjuran di rumah saja. Di sisi lain, semua kegiatan olahraga baik olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat semua terhenti.

Dalam situasi tersebut, dirinya berdiskusi dengan jajaran bahwa Kemenpora tidak boleh diam walaupun situasi pandemi dan tetap berada di rumah, dimana semua kegiatan dilakukan di rumah mulai dari bekerja, sekolah, dan beribadah.

“Tetapi kantor ini atau kantor Kemenpora tidak boleh diam, saya sampaikan kita mempersiapkan berbagai hal dan kita tunjukkan ketika suatu saat nanti sudah recovery, maka mungkin kita yang akan recovery duluan. Saya sampaikan pada teman-teman,” katanya.

Menurutnya, senam tersebut dibuat karena menyadari olahraga bisa dilakukan dimana saja tanpa harus dengan berbiaya mahal. Disisi lain, kebugaran menjadi syarat utama untuk menghasilkan talenta-talenta atlet berprestasi, sehingga dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pemerintah mendorong masyarakat untuk meningkatkan kebugaran jsamani.

“Di dalam Desain Besar Olahraga Nasional itu ada yang namanya pencarian bakat atau talenta-talenta yang akan kita dorong kepada olahraga yang prestasi. Tentu talenta yang berasal dari talenta yang sehat dan bugar. Kalau dia tidak sehat, tidak bugar, maka tidak mungkin kita akan mendapatkan talenta yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FIK UNNES, Prof. Dr. Tandiyo Rahayu menyampaikan apresiasi kepada Menpora yang telah meluncurkan Senam SAH. Sehingga pihaknya dapat mempraktikkan secara serentak bersama-sama para mahasiswa secara virtual dengan peserta 1015 mahasiswa.

“Di masa pandemi yang sangat sulit ini, dimana kita semua memiliki berbagai keterbatasan baik keterbatasan ruang maupun keterbatasan aktifitas. Khususnya aktivitas gerak, namun demikian keadaan yang serba sulit ini telah direspons dengan sangat cepat dan sangat cerdas oleh Menteri Pemuda dan Olahraga republik Indonesia melalui pengelolaan olahraga rekreasi meluncurkan Senam Stay At Home ini,” ujarnya.

Dia menilai, Senam Stay At Home atau Senam SAH berisi sejumlah rangkaian aktivitas fisik yang teratur, terukur dan berirama dan dapat dilakukan dimana saja termasuk di dalam rumah.

“Tentu saja senam ini tidak khusus untuk masa pandemi, harapannya senam ini akan terus bisa menggerakkan masyarakat secara luas di seluruh wilayah nusantara, kapanpun dan dimanapun agar cita-cita masyarakat Indonesia yang bugar dapat dicapai,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpora Amali Tegaskan DBON untuk Pabrik Prestasi Olahraga Jangka Panjang

Menpora Amali Tegaskan DBON untuk Pabrik Prestasi Olahraga Jangka Panjang

Sport | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:22 WIB

Cara dan Manfaat Senam Bio Energy Power yang Jarang Diketahui Umum

Cara dan Manfaat Senam Bio Energy Power yang Jarang Diketahui Umum

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:04 WIB

Ketum KONI Pusat Pastikan PON Papua XX Diselenggarakan Sesuai Jadwal

Ketum KONI Pusat Pastikan PON Papua XX Diselenggarakan Sesuai Jadwal

Sport | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:57 WIB

Grand Design Olahraga Nasional Jadi Momentum Anak Muda untuk Jadi Atlet

Grand Design Olahraga Nasional Jadi Momentum Anak Muda untuk Jadi Atlet

Sport | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:57 WIB

Menpora: Training Camp di Cibubur untuk Pelatihan Atlet Menuju Olimpiade

Menpora: Training Camp di Cibubur untuk Pelatihan Atlet Menuju Olimpiade

Sport | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:51 WIB

Menpora Bangga dan Harap Capaska 2021 Harumkan Nama Bangsa di HUT RI ke-76

Menpora Bangga dan Harap Capaska 2021 Harumkan Nama Bangsa di HUT RI ke-76

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB