Cerita Oknum Pelajar Perampok HP, Nyerah Usai Ditipu Korbannya Lewat COD

Bangun Santoso

Minggu, 22 Agustus 2021 | 07:24 WIB
Cerita Oknum Pelajar Perampok HP, Nyerah Usai Ditipu Korbannya Lewat COD
Ilustrasi Penangkapan

Suara.com - Tidak butuh waktu lama, personel Reskrim Polsek Cibadak meringkus oknum pelajar yang melakukan perampokan terhadap warga di Jalan Raya Lodaya, Kampung Karanghilir, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kami apresiasi personel Polsek Cibadak yang gerak cepat dalam mengungkap kasus ini, bahkan tidak butuh waktu yang lama tersangka berstatus pelajar ini ditangkap saat hendak menjual barang hasil kejahatannya," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah di Sukabumi, Sabtu (21/8/2021).

Informasi yang dihimpun, perampokan yang dilakukan oleh oknum pelajar berinisial HA (18) warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dilakukan bersama rekannya berinisial SH yang alamatnya sama dengan HA.

Dengan cara berboncengan pada Jumat, (20/8) sekitar pukul 22.00 WIB kedua tersangka yang menggunakan sepeda motor ini mengintai warga untuk dijadikan calon korbannya. Saat melintas di Jalan Raya Lodaya, Kampung Karanghilir, RT003/008, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak kedua tersangka melihat ada dua pemuda yang tengah nongkrong di depan bengkel.

Tanpa basa basi, HA dan SH mendekati dua pemuda tersebut dan kemudian SH mengeluarkan sebelah golok untuk mengancam korbannya, bahkan senjata tajam tersebut ditempelkan ke paha korban agar mau menuruti setiap perintah pelaku.

Merasa terancam, akhirnya korban yang diketahui bernama Akbar Riadi ini memberikan handphonenya merek Redmi 5. Setelah merampas barang milik korbannya, tersangka langsung melarikan diri sambil menebar ancaman.

Setelah kedua tersangka menjauh, Akbar pun langsung melaporkan kejadian yang baru dialaminya itu kepada petugas Polsek Cibadak yang tengah berjaga. Setelah mendapatkan informasi, personel pun langsung bergerak.

Namun, pelarian kedua tersangka pun tidak berlangsung lama, pada Sabtu, (21/8) sekitar pukul 10.00 WIB bermula saat tersangka SH menjual hanphone hasil kejahatannya itu di media sosial Facebook, keluarga korban yang mencurigai bahwa telepon seluler itu milik korban, langsung menjebak tersangka dengan cara janjian bertemu untuk membeli handphone yang ditawarkannya.

SH dan keluarga korban yang didampingi pihak kepolisian pun sepakat bertemu atau cash on delivery (COD) di sekitar pabrik Muara tunggal Cibadak. Setelah memeriksa imei handphone tersebut sama dengan yang punya korban, petugas pun langsung meringkusnya.

baca juga

Pelaku pun akhirnya mengaku bahwa barang bukti itu merupakan hasil kejahatannya yang dilakukan bersama HA. Berkat keterangan SH, HA pun ditangkap dikediamannya di Kecamatan Cikembar dan dibawa ke Mapolsek Cibadak untuk dilakukan penyidikan.

"Kedua tersangka sudah mendekam di sel Mapolsek Cibadak dan masih menjalani pemeriksaan terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukannya, Selain handphone, kami juga menyita golok dan sepeda motor Honda Beat yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya," katanya.

Selain kasus perampokan yang dilakukan oknum pelajar bersama temannya di Kecamatan Cibadak, di tempat terpisah personel Polsek Parungkuda pun berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor milik penarik ojek warga Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug.

Adapun modus yang dilakukan tersangka berinisial HS (32) meminta diantar korbannya ke Kampung Pangadegan RT. 18/8, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda pada Jumat (20/8). HS yang berpura-pura akan menagih utang kepada rekannya meminjam motor korban jenis Honda Vario G 2289 TV.

Tanpa menaruh curiga penarik ojek yang kerap mangkal di sekitaran Koramil Cicurug itu pun memberikan kendaraannya, namun baru sadar setelah penumpang yang meminjam sepeda motornya itu tidak kembali.

Korban mencoba menghubungi rekannya dan ternyata melihat motornya akan dijual HS di wilayah Cimelati, Kecamatan Cicurug. Mendapatkan informasi tersebut, ia langsung melapor ke pertugas Polsek Parungkuda dan langsung melakukan pengejaran. Tersangka pun tidak bisa berdalih lagi dan harus kembali mendekam di balik jeruji besi.

"Dengan kecepatan personel, tidak lama tersangka bisa kami tangkap. Dari hasil penyidikan, HS merupakan residivis yang sudah sering keluar masuk penjara," kata Kapolsek Parungkuda Kompol Wawan Wahyudin. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Cara Begal Ini Ancam Korbannya Bikin Merinding

Ngeri! Cara Begal Ini Ancam Korbannya Bikin Merinding

Jabar | Minggu, 22 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Kejar Herd Immunity, Polisi Sisir Rumah Warga

Kejar Herd Immunity, Polisi Sisir Rumah Warga

Jabar | Minggu, 22 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Nyamar Jadi Penangih Utang, Pria Ini Bawa Kabur Motor Tukang Ojek Pangkalan Koramil

Nyamar Jadi Penangih Utang, Pria Ini Bawa Kabur Motor Tukang Ojek Pangkalan Koramil

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 20:21 WIB

Air Laut Naik ke Daratan, Warga Palabuhanratu Panik

Air Laut Naik ke Daratan, Warga Palabuhanratu Panik

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:46 WIB

Innalillahi, Seorang Nenek Meninggal saat Antre Pencairan BLT di Aula Desa

Innalillahi, Seorang Nenek Meninggal saat Antre Pencairan BLT di Aula Desa

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14:12 WIB

Tukang Kredit Nyaris Babak Belur Gara-gara Corat-coret Celana Dalam Perempuan

Tukang Kredit Nyaris Babak Belur Gara-gara Corat-coret Celana Dalam Perempuan

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:02 WIB

Tiga Tahun Hilang, Warga Pantai Ujung Genteng Kini Bisa Kembali Berburu Rebon

Tiga Tahun Hilang, Warga Pantai Ujung Genteng Kini Bisa Kembali Berburu Rebon

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×