Presiden AS Joe Biden: Perang Afganistan Berakhir, Ini Pelajaran Buat Kami

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Rabu, 01 September 2021 | 14:56 WIB
Presiden AS Joe Biden: Perang Afganistan Berakhir, Ini Pelajaran Buat Kami
Presiden AS Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden berpidato di Gedung Putih, sehati setelah pasukan terakhir negerinya angkat kaki dari Kabul, Afganistan.

"Sudah waktunya mengakhiri perang," kata Joe Biden dalam kesempatan itu.

Dalam pidatonya, Selasa (31/8/2021), Presiden Joe Biden mengatakan "perang di Afganistan kini telah berakhir”.

Biden berbicara di hadapan publik sehari setelah pasukan terakhir AS tinggalkan Kabul, yang menandai berakhirnya perang selama 20 tahun.

Jatuhnya Afganistan ke tangan Taliban telah mengakibatkan ribuan warga melarikan diri. Setelah pesawat terakhir AS lepas landas dari Kabul, Senin (30/8), Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul langsung dikuasai oleh Taliban.

Apa kata Biden terkait perang di Afganistan?

Biden mengatakan, diakhirinya perang di Afganistan adalah perwujudan komitmen dirinya terhadap rakyat Amerika.

Menurut Biden, AS telah menghabiskan biaya $300 juta setiap harinya di Afganistan sehingga sudah waktunya bagi AS untuk pergi.

"Saya menolak untuk membuka perang satu dekade lagi di Afganistan,” kata Biden.

baca juga

Dia menambahkan, selama ini 800.000 pasukan Amerika telah bertugas di negara itu dan 2.461 di antara mereka tewas, termasuk 13 "pahlawan” yang tewas akibat bom bunuh diri di Kabul pekan lalu.

Biden telah menerima banyak kritik menyusul penarikan pasukan AS dari Afganistan, tetapi ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang "perang tanpa akhir” tersebut.

"Sudah waktunya mengakhiri perang,” katanya mengulangi.

Kata Biden soal evakuasi

Pada momen yang sama, Biden juga berbicara tentang proses evakuasi yang selama ini berlangsung dari Afganistan.

Menurutnya, evakuasi ini adalah salah satu evakuasi via udara terbesar dalam sejarah.

"Tidak ada satu pun negara yang pernah melakukan hal seperti itu,” katanya.

Biden mengatakan, AS telah berhasil mengevakuasi 90 persen warga Amerika, bersama dengan ribuan diplomat Afganistan dan staf pendukung.

Menurutnya, lebih dari 120.000 orang telah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman, dan jumlah ini kata Biden, dua kali lipat lebih dari perkiraan para ahli kebanyakan.

Biden juga menjawab kritik yang mengatakan bahwa evakuasi sejatinya bisa dilakukan lebih awal dengan cara yang lebih teratur.

"Bayangkan kalau kita sudah memulai evakuasi pada Juni atau Juli, membawa ribuan tentara Amerika dan mengevakuasi lebih dari 120.000 orang di tengah perang saudara, pasti akan terburu-buru ke bandara, belum lagi gangguan dan kepercayaan akan kendali pemerintah,” katanya seraya menambahkan bahwa "itu masih akan menjadi misi yang sangat sulit dan berbahaya.”

Pelajaran untuk AS

Dalam pidatonya, Biden juga mengisyaratkan arah baru terkait kebijakan luar negeri AS, bahwa negara itu telah mendapat pelajaran penting di Afganistan.

"Pertama, kita harus menetapkan misi dengan tujuan yang jelas dan dapat dicapai, bukan kebalikannya,” katanya.

"Dan kedua, tetap fokus dengan kepentingan keamanan nasional fundamental Amerika Serikat.”

"Ini adalah tentang mengakhiri era operasi militer besar untuk merangkai ulang, negara lain,” tambahnya.

Biden menjelaskan maksudnya bahwa AS harus "beralih dari pola pikir terkait pengerahan pasukan skala besar semacam itu.”

Namun, ia juga menegaskan bahwa "hak asasi manusia akan menjadi pusat kebijakan luar negeri AS."

Pada saat yang sama, Biden menjelaskan bahwa "ancaman teror telah menyebar ke seluruh dunia jauh melampaui Afganistan.”

"Kewajiban mendasar seorang presiden menurut saya, adalah untuk membela dan melindungi Amerika, bukan dari ancaman tahun 2001, tetapi dari ancaman tahun 2021 dan ancaman di hari esok,” tambahnya.

"Itulah prinsip panduan di balik keputusan saya tentang Afganistan.” "Dunia sedang berubah,” lanjutnya.

"Tidak ada yang lebih diinginkan oleh Cina atau Rusia dalam kompetisi ini selain melihat Amerika Serikat terjebak selama satu dekade lagi di Afganistan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan AS Pergi, Jutaan Warga Afghanistan Jadi Pengungsi di Negeri Sendiri

Pasukan AS Pergi, Jutaan Warga Afghanistan Jadi Pengungsi di Negeri Sendiri

News | Rabu, 01 September 2021 | 13:58 WIB

Olok-olok Pendukung Taliban, Arak Peti Mati Berbendera AS dan Nato

Olok-olok Pendukung Taliban, Arak Peti Mati Berbendera AS dan Nato

Jatim | Rabu, 01 September 2021 | 13:51 WIB

Mahfud MD Klaim Pemerintah Bakal Sikat Habis Teroris di Tanah Air, Termasuk Taliban

Mahfud MD Klaim Pemerintah Bakal Sikat Habis Teroris di Tanah Air, Termasuk Taliban

News | Rabu, 01 September 2021 | 12:57 WIB

Beredar Video Milisi Taliban Berseragam Militer AS Kuasai Bandara Kabul

Beredar Video Milisi Taliban Berseragam Militer AS Kuasai Bandara Kabul

News | Rabu, 01 September 2021 | 12:51 WIB

Bahas Keselamatan Warganya, India Gelar Pertemuan Resmi Perdana dengan Taliban

Bahas Keselamatan Warganya, India Gelar Pertemuan Resmi Perdana dengan Taliban

News | Rabu, 01 September 2021 | 11:13 WIB

Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang

Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang

News | Rabu, 01 September 2021 | 13:29 WIB

Pembawa Acara TV Siaran Langsung Dikawal 2 Anggota Taliban Bersenjata

Pembawa Acara TV Siaran Langsung Dikawal 2 Anggota Taliban Bersenjata

Video | Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×