alexametrics

5 Bansos yang Cair September 2021, Lihat Ketentuan Penerimanya

Rifan Aditya
5 Bansos yang Cair September 2021, Lihat Ketentuan Penerimanya
Bansos yang cair September 2021 - Ilustrasi Bansos (dok. istimewa)

Berikut daftar 5 bansos yang cair September 2021 mulai dari PKH, diskon listrik hingga BSU.

Suara.com - Bantuan sosial (bansos) dalam berbagai bentuk masih terus digulirkan merespons pandemi Covid-19. Apakah masih ada bansos yang cair September 2021?

Setidaknya ada 5 bansos yang cair September 2021 seperti dilansir dari berbagai sumber. Cermati ketentuan yang berhak menerimanya.

1.             Diskon Listrik PLN

Pemerintah masih akan memberikan diskon listrik untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA. Diskon berlaku Desember 2021. Jangka waktu ini diperpanjang dari rencana semula yakni September 2021.

Baca Juga: Lengkap Cara Dapat Diskon Listrik PLN September 2021

Diskon listrik akan diberikan kepada 32,6 juta pelanggan PT PLN (Persero). Pelanggan 450 VA diberikan diskon 50 persen dari tagihan dan 900 VA 25 persen dari tagihan dengan ketentuan berlaku.

Batas konsumsi listrik untuk pelanggan 450 VA adalah sebesar 324 kWh atau setara 720 jam nyala dengan diskon listrik 50%. Jika pelanggan 450 VA sampai melewati maksimal batas atas, maka pelanggan akan menggunakan listrik berbayar sesuai aturan berlaku.

Sementara itu bagi pelanggan 900 VA subsidi, batas atas penggunaan diskon listrik PLN sebesar 648 kWh atau setara 720 jam dengan diskon 25%. Jika pengguna daya 900 VA Subsidi pemakaiannya melebihi batas atas, maka akan dikenakan listrik berbayar sesuai aturan yang berlaku.

2.             Bantuan Sosial Tunai (BST)

Bantuan Sosial Tunai senilai Rp 300.000 akan diberikan kepada 10 juta warga terdampak yang belum terkaver bantuan pemerintah. Sebelumnya, bantuan ini sempat dihentikan pada April 2021 lalu. Penyaluran BST dilakukan lewat kantor PT Pos Indonesia (Persero).

Baca Juga: 5 Cara Dapat Diskon Listrik PLN September 2021, Tak Perlu Install Aplikasi

3.             Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Komentar