Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:14 WIB
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah. (bidik layar video DPR RI)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi III DPR RI menyesalkan oknum guru honorer di Jember menelanjangi 22 siswanya karena kehilangan uang.
  • Tindakan guru berinisial FT tersebut melanggar UU Perlindungan Anak dan TPKS, dapat diproses tanpa laporan.
  • DPRD mendesak penegakan hukum bagi guru pelaku dan sanksi bagi pihak sekolah yang mengetahui namun diam.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mengaku menyesali tindakan Guru SDN 02 di Kecamatan Jelbuk, Jember, Jawa Timur yang menelanjangi 22 siswanya karena kehilangan uang Rp75 ribu.

Dari perspektif hukum, Abdullah menilai peristiwa itu telah melanggar UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Pria yang akrab disapa Abduh itu menjelaskan pelanggaran yang dilakukan oknum guru tersebut terhadap kedua UU tadi merupakan delik biasa, bukan delik aduan.

“Artinya, guru yang menelanjangi 22 siswa tersebut dapat diproses hukum oleh kepolisian tanpa laporan dari orang tua atau wali murid. Kasus ini mesti diproses hukum demi kepentingan publik dan perlindungan anak,” kata Abduh, dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Dala, persoalan ini, guru yang berstatus sebagai PPPK dan berinisial FT menelanjangi 22 siswanya dengan alasan dirinya pernah kehilangan uang Rp200 ribu. Selain itu FT juga disebut mengalami gangguan kesehatan dan tekanan psikologis.

Menanggapi itu, Abduh menegaskan alasan tersebut bukan menjadi pembenar untuk menelanjangi 22 siswanya demi mencari uang Rp75 ribu. 

Mestinya, tegas dia, oknum guru tersebut lebih bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan melampaui batas yang membuat kerugian lebih besar terhadap siswanya.

Selain itu, Abduh juga mendesak kepada pihak yang berwenang untuk memberikan sanksi jika ada rekan FT yang mengetahui dan membiarkan tindakan penelanjangan 22 siswa tersebut. 

“Dengan ini, saya mendesak kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Jember tidak hanya memberikan sanksi pada Guru FT, melainkan juga guru lainnya yang diam atau seolah mendukung tindakan Guru FT tersebut,” tegas Abduh.

baca juga

Terakhir, Politisi Fraksi PKB ini juga meminta agar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan pihak terkait untuk berkoordinasi dengan orang tua dari korban anak yang ditelanjangi untuk memulihkan trauma mereka. 

“Sekolah harus menjadi tempat tumbuh kembang yang aman untuk anak. Tidak boleh ada toleransi sekecil apapun terhadap kekerasan pada anak di sekolah,” tandas Abduh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman

DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:07 WIB

Guru Telanjangi 22 Siswa SD di Jember, Komisi X DPR: Harus Ada Efek Jera, Bila Perlu Diberhentikan

Guru Telanjangi 22 Siswa SD di Jember, Komisi X DPR: Harus Ada Efek Jera, Bila Perlu Diberhentikan

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:19 WIB

Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!

Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir

Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Wamensos Agus Jabo Kawal Kesiapan Tiga Daerah Ajukan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Kawal Kesiapan Tiga Daerah Ajukan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:31 WIB

MK Tolak Hadirkan Gibran di Sidang Gugatan Ijazah Denny Indrayana

MK Tolak Hadirkan Gibran di Sidang Gugatan Ijazah Denny Indrayana

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Review Ibadah & Cinta: Konflik Keluarga Menarik, Eksekusinya Kurang Terarah

Review Ibadah & Cinta: Konflik Keluarga Menarik, Eksekusinya Kurang Terarah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Reshuffle Jilid 7: Paradoks Efisiensi Anggaran di Tengah Penggemukan Kabinet

Reshuffle Jilid 7: Paradoks Efisiensi Anggaran di Tengah Penggemukan Kabinet

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Saat Gen Z Makin Peduli Isu Keberlanjutan, Bagaimana Perusahaan FMCG Ini Beradaptasi?

Saat Gen Z Makin Peduli Isu Keberlanjutan, Bagaimana Perusahaan FMCG Ini Beradaptasi?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Tarot, Primbon, dan Ilusi Kendali: Cara Unik Founder Startup Hadapi Ketidakpastian Bisnis

Tarot, Primbon, dan Ilusi Kendali: Cara Unik Founder Startup Hadapi Ketidakpastian Bisnis

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Mau Introspeksi, Alasan Timothy Ivan Mundur dari Bakom RI

Mau Introspeksi, Alasan Timothy Ivan Mundur dari Bakom RI

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Silsilah Keluarga Hannah Al Rashid: Akar Budaya Bugis yang Membentuk Identitas Multitalenta

Silsilah Keluarga Hannah Al Rashid: Akar Budaya Bugis yang Membentuk Identitas Multitalenta

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Gak Mau Kalah dari Avengers, Spider-Man: Brand New Day Bakal Dirilis Ulang

Gak Mau Kalah dari Avengers, Spider-Man: Brand New Day Bakal Dirilis Ulang

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:25 WIB

×