36.200 Jiwa di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Selama Agustus, Jateng Paling Banyak

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 01 September 2021 | 16:58 WIB
36.200 Jiwa di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Selama Agustus, Jateng Paling Banyak
Pemakaman Covid 19

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat 36.200 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia selama Agustus 2021. Jawa Tengah paling banyak.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah memaparkan ada 8.912 jiwa meninggal akibat Covid-19 di Jateng.

"Kontributor tertinggi ada di Jawa Tengah sebesar 8.912 jiwa, kemudian Jawa Timur 7.421 jiwa, dan Jawa Barat 3.902 jiwa," kata Dewi dalam diskusi virtual, Rabu (1/9/2021).

Selanjutnya di Kalimantan Timur 1.709 jiwa meninggal dunia, Lampung 1.492 jiwa, DI Yogyakarta 1.419 jiwa, Bali 1.344 jiwa, DKI Jakarta 1.107 jiwa, Riau 1.088 jiwa, dan Sumatera Utara 888 jiwa.

"Kontribusi dari 10 provinsi ini menyumbangkan angka kamatian sebesar 77,01 persen dari total kematian bulan Agustus," jelasnya.

Dewi mengatakan tingginya angka kematian disebabkan oleh banyaknya pasien yang tidak mendapatkan perawatan yang maksimal karena rumah sakit penuh dan masih banyak warga yang menolak diisolasi.

"Biasanya pasien itu datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi yang berat dan kritis, sehingga angka kematian kita lebih tinggi. Kematian pasien bukan terjadi di ICU saat perawatan tapi terjadi di IGD," ucapnya.

Suasana pilu menyelimuti prosesi pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (19/7/2021). (Suara.com/Yaumal Asri)
Suasana pilu menyelimuti prosesi pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (19/7/2021). (Suara.com/Yaumal Asri)

Dewi menjabarkan, angka kematian pasien Covid-19 di IGD sekitar 3,53 persen, Juni naik jadi 11,06 persen, Juli naik 14,36 persen.

"Nah untuk di Agustus turun ke angka 6,9 persen, jadi sebenarnya memang masalah kecepatan penanganan ini berpengaruh dengan angka kematian kita saat ini, banyak yang datang ke rumah sakit saturasi oksigennya sudah sangat rendah," tutur Dewi.

baca juga

Diketahui, pandemi Covid-19 di Indonesia telah menginfeksi 4.089.801, kini masih terdapat 196.281 kasus aktif, 3.760.497 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 133.023 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Turun 65,81 Persen dari Puncak Kedua

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Turun 65,81 Persen dari Puncak Kedua

News | Rabu, 01 September 2021 | 16:24 WIB

Puluhan Sekolah di Tebing Tinggi Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Puluhan Sekolah di Tebing Tinggi Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Sumut | Rabu, 01 September 2021 | 15:49 WIB

Dari 10 Daerah Ini, Kaltim di Posisi Ke-6 Soal Angka Kematian Akibat Covid-19

Dari 10 Daerah Ini, Kaltim di Posisi Ke-6 Soal Angka Kematian Akibat Covid-19

Kaltim | Selasa, 31 Agustus 2021 | 21:05 WIB

Innalillahi, 922 Pasien COVID-19 di Jawa Barat Meninggal dalam Sepekan

Innalillahi, 922 Pasien COVID-19 di Jawa Barat Meninggal dalam Sepekan

Jabar | Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:34 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB