alexametrics

Kementerian Agama Beri Beasiswa Untuk 330 Mahasiswa Papua

Erick Tanjung
Kementerian Agama Beri Beasiswa Untuk 330 Mahasiswa Papua
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi (Suara.com/Ummi HS).

Kemenag bertekad untuk membangun dan mewujudkan Papua yang bermartabat dan membanggakan melalui pembangunan di bidang agama dan pendidikan, kata Zainut.

Suara.com - Kementerian Agama memberikan beasiswa untuk 330 mahasiswa Papua pada tahun 2021. Program ini untuk mendorong kemajuan Papua.

"Kemenag bertekad untuk membangun dan mewujudkan Papua yang bermartabat dan membanggakan melalui pembangunan di bidang agama dan pendidikan dengan program Kita Cinta Papua/Papua Bangga," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan tertulis, Kamis (9/9/2021).

Program beasiswa itu diberikan kepada 280 mahasiswa yang kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri/PTKKN dan 50 mahasiswa di perguruan tinggi umum.

Zainut mengatakan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa terus dilakukan agar setiap anak bangsa tanpa terkecuali mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang layak dan berkualitas.

Baca Juga: Mudah Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital Kementerian Agama Lewat WhatsApp dan Email

Sebab, menurut dia, pendidikan untuk seluruh kalangan merupakan salah satu pilar penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia seutuhnya.

"Inti program Kita Cinta Papua/Papua Bangga adalah memajukan pendidikan dan keagamaan di Provinsi Papua dan Papua Barat dalam bentuk dukungan beasiswa kepada generasi muda, sehingga dapat mengenyam pendidikan secara berkelanjutan di setiap jenjang," ujar dia.

Wamenag berpesan kepada mahasiswa Papua untuk tidak berpangku tangan dan ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan perubahan bangsa. Sebagai agen perubahan, mahasiswa dituntut memanfaatkan kesempatan beasiswa ini sebagai jalan untuk membangun dan berkarya.

"Jadilah mahasiswa Kristen yang kreatif, inovatif, produktif, dan berkarakter. Mahasiswa yang mampu menghasilkan karya kreatif, berpikir inovatif, mampu menghasilkan solusi, dan memiliki jati diri, berakhlak mulia, dan memiliki moral," katanya.

Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury melaporkan bahwa program ini sudah berjalan dua tahun. Pada periode pertama atau 2020/2021 beasiswa diberikan kepada 253 mahasiswa.

Baca Juga: Cara Membedakan Kartu Nikah Palsu dan Kartu Nikah Asli Kementerian Agama

Tahun ini, beasiswa diberikan kepada 280 orang. Mereka tersebar di berbagai PTKKN, seperti IAKN Tarutung (20 Orang), IAKN Palangkaraya (25 Orang), IAKN Manado (55 Orang), IAKN Toraja (40 Orang), IAKN Kupang (60 Orang), IAKN Ambon (30 Orang), dan pada perguruan tinggi umum (50 orang).

Komentar